Diserang Andi Arief, Hasto Sarankan Partai Demokrat Introspeksi Diri Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberikan keterangan pers kepada awak media di Jakarta (Foto: MP/Fadhli)

MerahPutih.com - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjawab tudingan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut PDIP partai pembajak kader.

Hasto mengatakan, PDIP tidak punya pengalaman tarik menarik apalagi membajak kader partai lain.

"Kami gak pernah tarik-menarik, kami gak punya pengalaman membajak kader partai lain, ngak ada coba dilihat. Kami gak pernah," kata Hasto kepada awak media di Posko Cemara, Kamis (30/8).

Menurut dia, bergabungnya sejumlah kader Demokrat ke kubu KIK lebih dikarenakan kepemimpinan Presiden Jokowi yang dinilai merangkul.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberikan keterangan pers kepada awak media di Jakarta (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

"Kemarin bukan bergabung ke PDIP, ini bergabung mendukung pak Jokowi karena kepemimpinannya," tukas Hasto.

"Sebetulnya karena kepemimpinan pak Jokowi yang menyatukan, yang merangkul yang mereka berteriak lantang ke pak Jokowi pun dirangkul," tambahnya.

Sehubungan dengan banyaknya kader Demokrat yang beralih dukungan, Sekretaris TKN KIK ini pun menyarankan partai berlambang bintang Mercy itu introspeksi diri.

"Ya kalau kami PDIP juga sama, kami tanya Bung Antoni di PSI ketika ada kader kami yang pindah kami lebih memilih intropeksi ke dalam," imbaunya.

Sebelumnya, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menuding Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto merusak partai Demokrat dengan cara merayu kadernya untuk pindah haluan dukungan.

Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief. Foto: Kricom

Melalui akun Twitter pribadinya, Andi bahkan meminta Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menegur Hasto karena kelakuannya itu.

"Ya, lebih baik nyerang saya dari pada nyerang pak Jokowi ya. Saya nggak nanggapi hal tersebut karena kami ini baru bergembira dan bersyukur bahwa Asian Games kemarin telah mempersatukan para pemimpin dan di situ kami pun belajar dari politik olahraga, dari nilai-nilai sportifitas kemudian daya juang," pungkas Hasto. (Fdi)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH