Diserahkan ke Jaksa, John Kei Cs Segera Duduk di Kursi 'Panas' Pengadilan Polda Metro Jaya gelar kasus John Kei dalam rangkaian pengeroyokan yang menewaskan satu orang. ANTARA/Polda Metro Jaya

MerahPutih.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menyerahkan tersangka John Kei dan enam anak buahnya ke Kejaksaan Negeri beserta barang bukti yang digunakan untuk aniaya EW hingga tewas Pada (19/10).

Polisi menyerahkan John Kei dan anak buahnya setelah berkas perkara kasus penganiyaan dan peruskan Rumah Nus Kei di kawasan Tangerang serta penganiayaan di Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simantuntak menerangkan, beberapa waktu lalu pihaknya telah menyerahkan 29 tersangka. Dan, saat ini ada 7 orang tersangka lainnya yang sudah siap sidang termasuk pelaku utama John Kei dan Daniel Farfar.

Baca Juga

Temannya masih Buron, John Kei Bersiap Duduk di Kursi 'Panas' Pengadilan

"7 tersangka ini diserahkan ke kejaksaan beserta barang bukti hari ini itu meliputi lima eksekutor pembunuhan yang dilaksanakan di jalan Kosambi. dua di diantaranya adalah mastermind yang merupakan pelaku utama. Yang pertama JK itu sendiri dan kedua tersangka DF," kata dia di Polda Metro Jaya, Senin (19/10).

Dari total keseluruhan 37 tersangka, masih tersisa tersangka 1 berinisial FR yang berkas perkaranya masih diteliti oleh pihak Kejaksaan. Sementara untuk bukti yang sudah diserahkan berupa senjata tajam dan senjata api yang digunakan saat menyerang kediaman serta anak buah Nus Kei.

"Kemudian di TKP 3 di Perumahan Titian Cipondoh itu juga sudah dilakukan tahap dua beberapa waktu lalu. Dan tambahan pengembangan kasusnya termasuk ada senpi dan softgun. begitu juga sajam itu sudah dilakukan untuk penyerahan tersangka dan barang bukti beberapa waktu lalu," tutur dia.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simantuntak
Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simantuntak (kemeja putih) dan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Negeri Tinggi DKI, Nirwan Nawawi. Foto: MP/Kanu

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Negeri Tinggi DKI, Nirwan Nawawi menambahkan, pihak memperpanjang masa tahanan selama 20 hari seluruh tersangka kasus tersebut di Rumah Tahanan Mapolda Metro Jaya.

"Jadi ini telah dilaksanakan penyerahan barang bukti dan tersangka di Polda Metro Jaya terkait 7 tersangka yakni JK dan DH dari empat berkas rekan-rekan semua," terang dia.

Kemudian, selama 20 hari ke depan Jaksa akan menyipkan dakwaan untuk memenuhi syarat persidangan. Apabila sudah dianggap memenuhi syarat formil, maka pihak Pengadilan Negeri akan segera menyidangkan kasus ini.

Baca Juga

Ketahui Peran John Kei, Polisi: Kan Big Bos

"Yang menjadi ancaman dan pasal yang diterapkan adalah mulai dari Pasal 340, 338, dan kepemilikan sajam 170 dan uu darurat nomor 12 tahun 1950," terang dia. (Knu)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Ketua DPR Minta Watimpres Berikan Masukan yang Bermutu Kepada Jokowi
Indonesia
Ketua DPR Minta Watimpres Berikan Masukan yang Bermutu Kepada Jokowi

Puan pun berharap Wantimpres yang ditunjuk bisa memberikan pertimbangan yang strategis dan konkret kepada Jokowi. Khususnya, kata dia, dalam tujuan membangun bangsa dan negara.

Polisi Klaim KSP Bakal Fasilitasi Pertemuan Buruh dan Istana Soal UU Omnibus Law
Indonesia
Polisi Klaim KSP Bakal Fasilitasi Pertemuan Buruh dan Istana Soal UU Omnibus Law

Jika hanya sekedar menampung aspirasi hal itu sudah sering terjadi sejak Januari 2020

[HOAKS atau FAKTA]: Khalifah Otoman Temukan Vaksin Pertama Dunia Tahun 1717
Indonesia
10 Provinsi Sukses Tekan Penambangan Kasus Positif Corona
Indonesia
10 Provinsi Sukses Tekan Penambangan Kasus Positif Corona

hingga Kamis (18/6), pemerintah telah memeriksa 580.522 spesimen dari 358.659 orang terkait COVID-19

Berkaca dari Kasus Harun Masiku, Proses PAW di PDIP Diduga Kental Aroma Politik Uang
Indonesia
Berkaca dari Kasus Harun Masiku, Proses PAW di PDIP Diduga Kental Aroma Politik Uang

Praktisi Hukum Petrus Selestinus mengkritik proses pengkaderan di PDIP yang dinilai rentan bermasalah dari segi hukum.

Menteri Edhy Janji Perbanyak Eksportir Benih Lobster
Indonesia
Menteri Edhy Janji Perbanyak Eksportir Benih Lobster

"Kalau ada tiga orang yang secara langsung berkorelasi dengan saya apakah salah. Kalau saya menteri apakah teman-teman saya tidak boleh berusaha. Yang penting kan perjanjiannya," katanya.

Hari Ini, Baru 100 Ribu APD Distribusikan ke Wilayah Skala Prioritas COVID-19
Indonesia
Hari Ini, Baru 100 Ribu APD Distribusikan ke Wilayah Skala Prioritas COVID-19

25 ribu unit APD didistribusikan untuk wilayah Jawa Barat, Bogor dan Banten

Pemerintah Didesak Investigasi Menyeluruh Terkait Dugaan Joki Kartu Pra Kerja
Indonesia
Pemerintah Didesak Investigasi Menyeluruh Terkait Dugaan Joki Kartu Pra Kerja

"Kasus adanya joki ini bisa menyebabkan pergeseran peruntukan bantuan bagi korban PHK maupun para pencari kerja," ucapnya

Akui Pakai Narkoba Dua Bulan, Catherine Wilson Merasa Bodoh
Indonesia
Akui Pakai Narkoba Dua Bulan, Catherine Wilson Merasa Bodoh

Artis yang juga pemakai narkona Catherine Wilson menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat.

Di Sektor Kesehatan, KPK Selamatkan Rp18,15 Triliun Potensi Kerugian Negara
Indonesia
Di Sektor Kesehatan, KPK Selamatkan Rp18,15 Triliun Potensi Kerugian Negara

E-catalogue sebagai solusi belum optimal karena jumlah alat kesehatan dan penyedia relatif sedikit