Disebut Lambat Ungkap Penyerang Novel, Polisi Berdalih Kurangnya Bukti Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Merahputih.com - Polri mengklaim masih bekerja keras menemukan tersangka penyerang penyidik KPK Novel Baswedan

Karopenmas Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan, alat bukti yang belum cukup memang menyulitkan polisi dalam mengungkap perkara ini.

Baca Juga:

Kader PDIP Dewi Tanjung Diperiksa Polisi Karena Laporkan Dugaan Rekayasa Kasus Novel

“Namanya penyidikan itu tergantung alat bukti. Contoh, banyak kasus lain belum terungkap, tentunya penyidik tetap melakukan kegiatan mencari bukti baik deduktif ataupun induktif,” kata Argo kepada wartawan di Mabes Polri Senin (9/12).

Argo juga merespons ucapan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang yang meminta perkembangan kasus itu diumumkan walaupun tak ada kemajuan. Argo mengatakan tim penyidik sudah beberapa kali menyampaikan paparan ke pimpinan KPK.

"Nanti, kan tim belum dapat info dari tim penyidik. Kita paparan juga ada, paparan ke pimpinan KPK beberapa kali, kita libatkan penyidik KPK juga untuk kasus ini," ucap Argo.

Teatrikal penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan saat melakukan aksi damai di halaman gedung KPK, Jakarta, Selasa (20/9). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Sebelumnya, Presiden Jokowi memberi tambahan waktu kepada Polri untuk mengusut kasus yang terjadi sejak dua tahun lalu itu.

Presiden Jokowi memberikan tambahan waktu untuk mengusut tuntas kasus tersebut sampai awal Desember 2019. Namun bukan baru kali ini saja Jokowi memberikan tenggat waktu penyelesaian kasus Novel dan polisi masih gagal memenuhi tenggat waktu tersebut.

Baca Juga:

Kader PDIP Dewi Tanjung Dilaporkan Atas Dugaan Pengaduan Palsu

Sebelumnya, Jokowi memberikan waktu tiga bulan kepada Polri untuk mengungkap kasus tersebut sejak Polri membentuk tim khusus pada Juli 2019 lalu. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH