Disebut Konflik dengan Romahurmuziy dan Laoly, Djan Faridz: Demi Allah, Kami Berteman Djan Faridz saat menggelar konferensi pers di kantor DPP PPP Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (20/9). (MP/Fadhli)

MerahPutih.com - Dualisme kepemimpinan di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus memanas. Saling klaim legalitas kepengurusan masih berlanjut di ranah hukum.

Puncaknya, terjadi insiden penyerangan kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Seolah ingin mendinginkan suasana, Ketua Umum PPP Djan Faridz mengatakan bahwa sebetulnya tidak ada konflik antara dirinya dengan Romahurmuziy. Ia menyebut hanya terjadi perbedaan pandangan saja.

"Saya tidak berantem sama Romi, dia saudara saya, puluhan tahun saya berteman dengan Romi," kata Djan saat konferensi pers di DPP PPP, Menteng Jakarta Pusat, Kamis (20/7).

Selain itu, ia juga membantah jika disebut berbenturan dengan Menkumham Yasonna Laoly.

"Saya berantem dengan Menkumham, Laoly? Kami teman dekat, demi Allah. Begitu juga dengan Romahurmuziy. Kami sering ketemu dia dikantornya," katanya.

Lebih lanjut, Djan pun menyayangkan peristiwa penyerangan kantor DPP PPP. Ia menilai insiden tersebut bukanlah akhlaq yang diajarkan Islam dan tidak mencerminkan perilaku kader partai Islam.

"Saya sebenarnya sedih, sampai hari ini belum ada perintah dari pengadilan untuk mengosongkan DPP. Jadi, tidak ada satupun manusia yang berhak memerintahkan pengosongan kantor," tandasnya.

Djan berdalih bahwa pintu kantor DPP PPP setiap saat terbuka untuk kubu Romahurmuziy, tidak perlu menggunakan kekerasan.

"Jadi, kalau mereka mau kemari tinggal telepon saya. Mereka itu bekerja mewakili umat Islam, mau jam berapa pun. Kalau sore saya siapin kue, kalau malam saya siapin makanan, kalau mau dini hari, saya siapin buah-buahan. Kalau orangnya banyak supaya nggak kehujanan saya siapkan tenda," tuntasnya. (Fdi)

Baca berita terkait PPP lainnya di: Sambil Menitikan Air Mata, Djan Faridz Harap PPP Bersatu



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH