Disebut Jadi Bacagub DKI 2024, Risma Bicara soal Ambisi Kekuasaan Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau dampak gempa bermagnitudo 6,6 di Desa Taman Jaya, Kecamayan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (17/1). ANTARA/HO-Kemensos

MerahPutih.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengindikasikan mengusung Menteri Sosial Tri Rismaharini untuk maju di pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024.

Terkait kabar itu, Risma angkat suara. Mantan Wali Kota Surabaya ini mengaku tak pernah meminta dicalonkan untuk jadi gubernur karena dirinya takut.

Baca Juga

PDIP Sodorkan Risma Jadi Bacagub DKI 2024

"Demi Allah, saya tidak pernah meminta jabatan, karena itu berat pertanggungjawabannya. Kenapa ada sumpah (jabatan), karena pertanggungjawabannya tidak hanya di dunia. Itu berat," kata Risma dengan nada terheran-heram kepada wartawan di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa (18/1).

Bahkan, kata Risma, dirinya tak pernah meminta untuk dicalonkan sebagai wali kota Surabaya dulu. Karena itu, dia tak menyangka sama sekali akhirnya bisa menjabat sebagai orang nomor satu di Kota Pahlawan sejak 2010 hingga 2020.

"Saya jadi wali kota pun tidak menyangka-nyangka. Maksudnya, saya tidak berani ngomong, 'Bu saya pingin', ndak ada sama sekali dipikiran saya," ujar Risma santai.

Bahkan, sambil sedikit berkelit, Risma mengaku tak mau menjadi Wali kota Surabaya yang ia jabat sebelumnya.

"Kalau kepingin itu ndak ada. Saya jadi wali kota saja ndak berani. Berdoa untuk jadi (wali kota) aja ndak berani," imbuhnya.

Risma pun mengaku tak setuju dengan pendapat yang menyatakan bahwa jabatan atau kekuasaan itu harus direbut. Dia takut akan ada berbagai masalah yang datang jika mendapatkan jabatan dengan cara merebut. Baginya, jabatan itu amanah yang dititipkan, bukan diminta.

"Jadi karena itu, saya tidak berani meminta dan berdoa untuk jabatan," ujar Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan ini.

Baca Juga

Dikritik Minta Disabilitas Rungu Bicara, Risma: Agar Bisa Strive Beyond The Limit

Risma menegaskan, sikapnya yang tak pernah meminta-minta jabatan adalah sebuah prinsip yang tak bisa lagi diubah.

"Bahkan guru ngaji saya, kyai saya, nggak bisa ubah itu," katanya.

Risma kini akan fokus saja menjalankan amanah sebagai Menteri Sosial. Dia mengaku akan melakoni tugas sebagai menteri ini sekuat tenaga hingga batas kemampuan.

"Jadi saya jalani apa yang diberikan Tuhan kepada saya. Saya jalani sekuat saya, nanti kalau memang kuat seperti ini ya memang itulah kemampuan saya," katanya.

Risma menyebut tidak mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat DKI Jakarta sehingga tak yakin bisa menyelesaikan permasalahan masyarakat Ibu Kota.

"Karena saya tidak tahu masalahnya apa di Jakarta, makanya saya tidak berani meminta, atau berdoa untuk jabatan itu," kata Risma.

Sebelumnya nama Tri Rismaharini disebut diusung oleh PDIP menjadi Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2024. Kabar itu berasal dari Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

Selain Risma, nama lainnya yang juga diusung adalah Wali Kota Solo yang juga putra sulung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka. (Knu)

Baca Juga

Penyaluran Bansos di Surabaya Tersendat, Risma Turun Tangan Langsung

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Polresta Surakarta Vaksinasi Corona Massal 4.000 Warga Solo
Indonesia
Polresta Surakarta Vaksinasi Corona Massal 4.000 Warga Solo

Saat ini Solo dikepung daerah zona merah. Untuk melindungi warga Solo dibutuhkan percepatan vaksinasi.

Tidak Perlu Rentenir, Pekerja Migran Bisa Berangkat ke Luar Negeri dengan KUR
Indonesia
Tidak Perlu Rentenir, Pekerja Migran Bisa Berangkat ke Luar Negeri dengan KUR

PMI mengirimkan devisa negara yang jumlahnya kurang lebih Rp 159,7 triliun per tahun.

Jokowi Beri Catatan Para Menteri untuk Tanggulangi Problematika Pangan
Indonesia
Jokowi Beri Catatan Para Menteri untuk Tanggulangi Problematika Pangan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sejumlah catatan kepada p, agar diperhatikan secara serius. Salah satunya terkait dengan penanganan gejolak harga pangan di Indonesia.

Survei SMRC: Pilpres 2024 Diprediksi Diikuti Tiga Calon, Duet Anies-AHY Menang
Indonesia
Survei SMRC: Pilpres 2024 Diprediksi Diikuti Tiga Calon, Duet Anies-AHY Menang

Dari survei tersebut didapati pasangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memiliki peluang untuk menang Pemilu 2024.

Kuota CPNS dan PPPK Kota Tangerang Didominasi Tenaga Kesehatan dan Guru
Indonesia
Kuota CPNS dan PPPK Kota Tangerang Didominasi Tenaga Kesehatan dan Guru

Seleksi CPNS Pemkot Tangerang terbuka untuk umum dengan usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun pada saat melakukan pendaftaran.

Menkominfo Ajak UMKM Bangkit di Tengah Digitalisasi
Indonesia
Menkominfo Ajak UMKM Bangkit di Tengah Digitalisasi

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengajak masyarakat untuk mendukung dan membeli karya kreatif dalam negeri dan produk etnik warisan nenek moyang Indonesia. Menurutnya, dengan menggunakan produk dalam negeri akan menjadikan UMKM bangkit di tengah digitalisasi yang tengah berlangsung.

Jurus Sobat Anies dan Ganjar Milenial Center Berebut Simpati di Wilayah Gibran
Indonesia
Jurus Sobat Anies dan Ganjar Milenial Center Berebut Simpati di Wilayah Gibran

Relawan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo mulai bergerilya mencari simpati pada warga Solo melalui kegiatan sosial.

Eks Penyidik KPK AKP Robin Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini
Indonesia
Eks Penyidik KPK AKP Robin Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

Eks penyidik KPK asal Korps Bhayangkara itu akan menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, hari ini.

Survei IndEX: Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Jokowi 60,8 Persen
Indonesia
Survei IndEX: Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Jokowi 60,8 Persen

Indonesia berhasil keluar dari gelombang kedua nisbi lebih cepat daripada negara-negara tetangga

Angka Kesembuhan Meningkat, Wagub Riza Tetap Meminta Warga di Rumah
Indonesia
Angka Kesembuhan Meningkat, Wagub Riza Tetap Meminta Warga di Rumah

"Tetap laksanakan protokol kesehatan sekalipun di rumah. Mari kita tuntaskan PPKM level 4 ini dengan disiplin dan tanggung jawab," ujarnya.