Disdik DKI Targetkan Pertengahan November PTM Dibuka 100 Persen Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tahap 2 di SDN Kebayoran Lama Selatan 17 Pagi, Jakarta, Rabu (9/6/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.

MerahPutih.com - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menargetkan pertengahan November 2021 pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah dibuka secara keseluruhan. Hal ini seiring landainya kasus COVID-19 di ibu kota dan PPKM turun jadi Level-1.

"Saya lupa angkanya. Yang jelas kami akan selesaikan di pertengahan November ini dari target kita," kata Kadisdik DKI, Nahdiana di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (10/11).

Baca Juga

Lebih dari 140 Sekolah di DKI Jakarta Belum Siap Gelar PTM

Sejauh ini, ucap Nahdiana, sekolah yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka sudah lebih dari 90 persen.

"Tapi sejauh ini kita sudah lebih dari 90 persen anak-anak yang masuk," paparnya.

Anak buah Gubernur Anies Baswedan ini juga mengatakan, seiring diberlalukankan pembelajaran tatap muka dalam masa PPKM Level-1, pihaknya mengakui, bahwa vaksinasi anak umur 12-17 Tahun sudah rampung sampai 90 persen.

"Vaksinasi kita yg 12-17 tahun sudah 90 persen ya. Sama gurunya juga yak. Yang sebelumnya punya komorbid juga sudah mulai terselesaikan," pungkasnya.

Baca Juga

3,6 Persen Siswa Terpapar COVID-19, PTM Di Kota Bandung Akan Diteruskan

Untuk diketahui, metode pelaksanaan pembelajaran di Jakarta saat ini dilakukan melalui blended learning, yakni belajar di kelas dan belajar secara daring.

Adapun waktu pembelajaran tatap muka setiap jenjang, sebagai berikut:

a. SMA/SMK sederajat mamksimal 35 menit x 5 jam pelajaran (175 menit dalam seminggu)

b. SMP sederajat maksimal 35 menit x 4 jam pelajaran (140 menit dalam seminggu)

c. SD sederajat mamksimal 35 menit x 3 jam pelajaran (105 menit dalam seminggu)

d. PAUD mamksimal 30 menit x 2 jam pelajaran (60 menit dalam seminggu)

Kondisi kelas yang menerapkan belajar tatap muka:

a. SMA, SMK, MA, MAK, SMP, MTs, SD, MI, dan program kesetaraan belajar dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 18 peserta didik per kelas.

b. SDLB, MILB, SMPLB, MTsLB dan SMLB, MALB belajar dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas.

c. PAUD belajar di kelas dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas. (Asp)

Baca Juga

Pimpinan DPRD Minta Disdik DKI Tindak Lanjuti Temuan 25 Klaster PTM

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Marak Bansos Dipotong, Menko PMK: Ingat Ini Orang Lagi Susah
Indonesia
Marak Bansos Dipotong, Menko PMK: Ingat Ini Orang Lagi Susah

Pemerintah terus berupaya mencairkan berbagai bantuan jaring pengaman sosial

BOR COVID-19 Menurun, Mayoritas Warga Yogyakarta Isolasi Mandiri di Rumah
Indonesia
BOR COVID-19 Menurun, Mayoritas Warga Yogyakarta Isolasi Mandiri di Rumah

BOR menurun juga disebabkan karena adanya penambahan jumlah bed isolasi pasien COVID-19 dari rumah sakit.

Polri Buka Hotline Pengaduan Harga dan Kelangkaan Obat dan Tabung Oksigen
Indonesia
Polri Buka Hotline Pengaduan Harga dan Kelangkaan Obat dan Tabung Oksigen

Di tengah meningkatnya kebutuhan tabung oksigen dan obat-obatan, ada saja oknum penjual memanfaatkan situasi dengan mematok harga tinggi.

Permintaan Khusus Menko PMK untuk Umat Kristiani saat Natal dan Tahun Baru
Indonesia
Permintaan Khusus Menko PMK untuk Umat Kristiani saat Natal dan Tahun Baru

Perayaan Natal dan Tahun Baru yang berlangsung sebulan lagi jangan sampai mengikis kewaspadaan akan bahaya COVID-19.

Menteri Sandiaga Usul Kelompok Prioritas Urutan Kedua Vaksin Setelah Nakes
Indonesia
Menteri Sandiaga Usul Kelompok Prioritas Urutan Kedua Vaksin Setelah Nakes

Mereka berada di garda terdepan dalam mengembangkan dan membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif

Waspadai Cuaca Ekstrem di Jabodetabek Hari ini
Indonesia
Waspadai Cuaca Ekstrem di Jabodetabek Hari ini

Masyarakat diminta waspada potensi hujan disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat untuk wilayah Jakarta, Selasa (2/2).

Diisukan Bakal Gantikan Mahfud Md, Ini Respons Anak Buah Prabowo
Indonesia
Diisukan Bakal Gantikan Mahfud Md, Ini Respons Anak Buah Prabowo

Sebelumnya beredar wacana adanya perombakan kabinet

Anies Klaim Banjir di Jakarta Sudah Surut
Indonesia
Anies Klaim Banjir di Jakarta Sudah Surut

"Dini hari jam 3 pagi tadi dipastikan 100 persen sudah surut," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

Kapolri Harap Pers Jadi Garda Terdepan Dalam Mencerahkan Masyarakat
Indonesia
Kapolri Harap Pers Jadi Garda Terdepan Dalam Mencerahkan Masyarakat

Pers juga diminta membantu Polri dalam menangkal timbulnya hoaks

Polemik Celeng Vs Banteng di PDIP, Aria Bima: Kader Jangan Kebablasan
Indonesia
Polemik Celeng Vs Banteng di PDIP, Aria Bima: Kader Jangan Kebablasan

"Dinamika politik itu hal biasa, tetapi jangan kebablasan," kata dia.