Disahkan November, RUU Perlindungan Data Pribadi Masuk Panitia Kerja Ilustrasi Data Pribadi. (Foto: Fixabay).

MerahPutih.com - Rancangan Undang Undang Perlidungan Data Pribadi (RUU PDP) ditargetkan rampung pada November 2020. Pemerintah dan DPR sudah menyepakati Daftar Inventasisasi Masalah (DIM yang akan dibahas panitia kerja.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan, pihaknya siap bergerak cepat guna mengakselerasi pembahasan RUU PDP.

"Kami tentu berharap dengan keputusan rapat kerja hari ini Panja Timus dan bisa bekerja secara cepat dan efektif. Pemerintah siap dan masyarakat menanti kita untuk menghasilkan payung hukum yang memadai untuk pelindungan data pribadi rakyat," ujarnya.

Baca Juga:

Dugaan Potensi Abuse of Power Menguat Dalam RUU Perlindungan Data Pribadi

Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate dan Menteri Hukum dan HAM Yasona H. Laoly membahas materi Daftar Invetarisasi Masalah (DIM) tentang Rancangan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (RUU PDP).

Menkominfo
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate >(Foto: Antara /HO-Kemkominfo TV/am).

Dalam rapat telah disetujui 66 DIM usulan tetap yang telah disepakati DPR RI bersama pemerintah, dalam hal ini Kominfo. Dengan usulan tetap dengan catatan berjumlah 49 DIM, usulan perubahan substansi ada 179 DIM dan usulan perubahan redaksional sebanyak 9 DIM. Sementara, ada 68 DIM usulan baru.

"Untuk klaster DIM usulan tetap dengan catatan, DIM usulan perubahan substansi, DIM usulan baru dapat kita setujui untuk dibahas dalam rapat Panja," ujar Wakil Ketua Komisi I Abdul Kharis Almasyhari di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (7/9).

Baca Juga:

MPR Kritik Kemendagri Berikan Data Pribadi Warga ke Pinjol

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ingat! Klorokuin dan Hidroksiklorokuin Tak Bisa Sembarangan Digunakan ke Pasien COVID-19
Indonesia
Ingat! Klorokuin dan Hidroksiklorokuin Tak Bisa Sembarangan Digunakan ke Pasien COVID-19

Penggunaan kedua obat ini harus tetap merujuk pada informasi kehati-hatian

Marak Demo Tolak UU Cipta Kerja, Masyarakat Diminta Tahan Diri
Indonesia
Marak Demo Tolak UU Cipta Kerja, Masyarakat Diminta Tahan Diri

Baik itu pendemo maupun aparat yang mengamankan aksi demo

Ini Cara Buat Dapat Rumah Subsidi Dengan Bantuan Rp40 Juta dari Pemerintah
KPR
Ini Cara Buat Dapat Rumah Subsidi Dengan Bantuan Rp40 Juta dari Pemerintah

KPR BP2BT melengkapi fasilitas KPR subsidi yang bisa dimanfaatkan MBR untuk memiliki hunian, baik rumah tapak dan rumah yang dibangun secara swadaya.

KPK Datangi Kantor PDIP dan PPP
Indonesia
KPK Datangi Kantor PDIP dan PPP

KPK mendatangi kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), di Jakarta, Rabu (14/4).

Ketua KPU Benarkan Salah Satu Komisionernya Positif COVID-19
Indonesia
Ketua KPU Benarkan Salah Satu Komisionernya Positif COVID-19

Evi dinyatakan positif usai menjalani tes usap atau swab test secara rutin

 LockVid 2020, Loket Virtual Gerbang Pelindungan Ciptaan Anak Negeri
Indonesia
LockVid 2020, Loket Virtual Gerbang Pelindungan Ciptaan Anak Negeri

“Virtual Loket itu bagian dari keinginan DJKI harus bisa menanggulangi dan memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan murah tentunya,” kata Sucipto

Cegah Resesi, Ekonomi Masyarakat Harus Dibuka Bertahap
Indonesia
Cegah Resesi, Ekonomi Masyarakat Harus Dibuka Bertahap

"Ketika mencoba meningkatkan permintaan, harus ada kemampuan pasar, kemampuan masyarakat, untuk benar-benar menyerap produk yang ada di pasar," kata Nurhaida.

Ruko di Cideng Roboh, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Indonesia
Ruko di Cideng Roboh, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Kapolsek Metro Gambir Kompol Kade Budiyarta menuturkan, bangunan ruko tersebut memang akan dirobohkan.

DPRD Dukung Pemprov DKI Tempuh Jalur Hukum ke Artis Ike Muti
Indonesia
DPRD Dukung Pemprov DKI Tempuh Jalur Hukum ke Artis Ike Muti

"Kegiatannya tidak ada tapi diributkan," papar Mujiyono.

Update COVID-19 Selasa (29/12): Pasien Positif Bertambah 7.903 Kasus
Indonesia
Update COVID-19 Selasa (29/12): Pasien Positif Bertambah 7.903 Kasus

Doni meminta masyarakat memiliki kesadaran kolektif