Disabilitas di Tangerang Dapat Pelatihan Usaha foto bersama dalam Pelatihan Vocational Bagi Usaha Mikro di Sektor Fesyen di Kota Tangerang, Banten, Senin (24/10/2022). ANTARA/HO-KemenkopUKM.

MerahPutih.com - Pemerintah telah mengesahkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Aturan ini menempatkan disabilitas setera dalam berbagai layanan dan program pemerintah dengan warga negara lainnya.

Kementerian Koperasi dan UKM mengadakan program pengembangan kapasitas usaha mikro yang diikuti 30 orang penyandang disabilitas di Kota Tangerang Selatan, Banten.

Baca Juga:

Indonesia Tuan Rumah Pertemuan Terkait Disabilitas di Asia Pasifik

"Ini menandai perubahan paradigma penyandang disabilitas menjadi tidak lagi dipandang sebagai objek tetapi subjek," kata Sekretaris Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop Novieta saat acara pelatihan di Kota Tangerang Selatan, Banten, lewat keterangan resmi di Jakarta, Rabu (26/10).

Para peserta pelatihan telah dikurasi oleh Yayasan Mata Hatiku sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.

Kemenkop menggencarkan, upaya peningkatan kualitas dan kompetensi usaha mikro, salah satunya melalui bidang fesyen.

Pelaku usaha mikro didorong untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing dari hulu ke hilir agar mampu menjaga ketahanan, kemandirian, dan keberlangsungan usaha dalam situasi disrupsi semisal globalisasi, digitalisasi, atau pandemi COVID-19.

Kota Tangerang Selatan diklaim memiliki potensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang luar biasa sehingga berkontribusi untuk mendukung pergerakan ekonomi Banten.

"Karena itu, kita perlu meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan pelaku usaha di sektor fesyen khususnya bagi penyandang disabilitas di Kota Tangerang," ucapnya.

Program pelatihan itu merupakan sinergi antara Kemenkop, Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan, dan Yayasan Permata Hatiku yang dilakukan dengan pendekatan literasi, pelatihan, dan pendampingan nan bersifat vokasi dan kompetensi.

Novieta menyampaikan, para penyandang disabilitas sekalipun memiliki peluang yang sama untuk dapat mandiri dan menjadi wirausaha.

"Pihaknya disebut siap membantu mereka melalui dukungan pelatihan keterampilan, model bisnis, pembiayaan, dan digitalisasi pasar," ungkapnya.

Melalui program ini, diharapkan penyandang disabilitas diberikan jalan agar mereka bisa berusaha lebih baik dan menjadi bagian terintegrasi dalam ekonomi Indonesia khususnya untuk UMKM.

"Saya harapkan melalui kegiatan ini para peserta dapat membangun jejaring/kolaborasi bisnis dengan para peserta lain. Jangan menyerah, tetap ikhtiar dalam kreativitas dan inovasi bisnis," ujarnya. (Asp)

Baca Juga:

Modus Baru Peredaran Narkoba, Jadikan Penyandang Disabilitas Kurir Sabu Diupah Rp 20 Juta

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kapolda Metro Berambisi Setiap Wilayah di Jakarta Punya Area Drag Race
Indonesia
Kapolda Metro Berambisi Setiap Wilayah di Jakarta Punya Area Drag Race

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memiliki harapan agar area drag race dapat tersebar di sejumlah kabupaten atau kota di DKI Jakarta pada 2023.

Tolak Kenaikan Harga BBM, Driver Ojol Datangi Kantor PKS
Indonesia
Tolak Kenaikan Harga BBM, Driver Ojol Datangi Kantor PKS

Ratusan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Serikat Pengemudi Daring mendatangi kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Kamis (8/9).

Puncak Arus Balik Akhir Pekan Ini, 700.000 Kendaraan Diprediksi Lewat Tol Solo-Ngawi
Indonesia
Puncak Arus Balik Akhir Pekan Ini, 700.000 Kendaraan Diprediksi Lewat Tol Solo-Ngawi

PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) memperkirakan puncak arus balik di Tol Solo-Ngawi terjadi pada Sabtu-Minggu (7-8/5). Tol sebanyak 700.000 kendaraan akan lewat jalan tol Solo-Ngawi pada puncak arus balik Lebaran.

Majelis Hakim Beberkan Hal yang Memberatkan Munarman
Indonesia
Majelis Hakim Beberkan Hal yang Memberatkan Munarman

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis tiga tahun penjara terhadap Munarman selaku terdakwa kasus dugaan tindak pidana terorisme. Dalam putusan tersebut, majelis hakim turut membeberkan hal-hal yang memberatkan.

Seorang Perempuan Diduga Todongkan Senjata ke Paspampres di Istana Merdeka
Indonesia
Seorang Perempuan Diduga Todongkan Senjata ke Paspampres di Istana Merdeka

Barang bukti yang diamankan dari pelaku, yakni satu jenis senjata api jenis FN, satu tas hitam berisi kitab suci, dompet warna pink, dan satu unit ponsel

Legislator Gerindra Usul Koruptor Rp 100 Miliar Dituntut Hukuman Mati
Indonesia
Legislator Gerindra Usul Koruptor Rp 100 Miliar Dituntut Hukuman Mati

Anggota Komisi III Fraksi Gerindra Habiburokhman mengusulkan agar pelaku korupsi yang merugikan keuangan negara di atas Rp 100 miliar dituntut pidana hukuman mati.

Bharada E Menyesal Habisi Nyawa Brigadir J
Indonesia
Bharada E Menyesal Habisi Nyawa Brigadir J

Bharada E mengungkapkan penyesalannya membantu Ferdy Sambo menghabisi nyawa Brigadir Yosua.

[HOAKS atau FAKTA]: Makan Pisang Tak Baik bagi Penderita Asma dan Batuk
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Makan Pisang Tak Baik bagi Penderita Asma dan Batuk

Beredar unggahan video di sosial media Facebook yang melarang mengonsumsi pisang saat asma, batuk, pilek, dan sedang mengalami gangguan pencernaan.

Pasangan Prabowo-Jokowi Dinilai Diembuskan Pihak Tak Ingin Kehilangan Kekuasaan
Indonesia
Pasangan Prabowo-Jokowi Dinilai Diembuskan Pihak Tak Ingin Kehilangan Kekuasaan

Wacana duet pasangan Prabowo dan Joko Widodo (Jokowi) sebagai pasangan presiden dan wakil presiden di Pemilu 2024 mengemuka ke publik.

Menaker Jalin Kerjasama dengan UEA Terkait Penempatan PMI
Indonesia
Menaker Jalin Kerjasama dengan UEA Terkait Penempatan PMI

Menaker, Ida Fauziyah menyambut baik keinginan dari Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) yang membahas perjanjian kerja sama mengenai penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Uni Emirat Arab.