Dirut Telkomsel Penuhi Panggilan Polisi Terkait Dugaan Korupsi Rp 300 Miliar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. /Foto: ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

MerahPutih.com - Eks Dirut Telkomsel Setyanto Hantoro dan Dirut PT Telkom, Edi Witjara, akhirnya memenuhi panggilan polisi soal dugaan korupsi. Sebelumnya, keduanya tidak hadir karena ada kegiatan lain.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menyampaikan, Setyanto Hantoro dan Edi Witjara telah tiba penuhi pemeriksaan polisi hari ini. Awalnya, keduanya bakal diperiksa pada Kamis (27/5).

Baca Juga

Bos Telkomsel Mangkir dalam Pemeriksaan Kasus Dugaan Korupsi

"Kami ambil keterangan menyangkut adanya pembiayaan di PT Telkom sebesar Rp300 M, hari ini hadir untuk diambil keterangannya untuk diklarifikasi," jelas Yusri kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (31/5).

Yusri tidak menyampaikan lebih rinci terkait pemeriksaan keduanya itu. Pemeriksaan terhadap Setyanto Hantoro dan Edi Witjara masih berlangsung hingga sore ini.

"Nanti kita tunggu saja hasilnya apa, saat ini masih penyelidikan," imbuhnya.

Mantan Direktur utama Telkomsel Setyanto Hantoro. (ANTARA/youtube.com/kemkominfotv)
Mantan Direktur utama Telkomsel Setyanto Hantoro. (ANTARA/youtube.com/kemkominfotv)

Yusri juga tidak menjelaskan berapa kerugian negara akibat dugaan korupsi tersebut. Sementara saksi lain telah diperiksa terkait kasus tersebut.

"Sudah ada 7 saksi sudah diambil keterangan," imbuhnya.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis mengatakan, SH dan EW tidak memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, pada 27 Mei 2021.

"Memang seharusnya hari ini ada klarifikasi, namun karena ada kegiatan di Telkomsel," ujar Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis di Polda Metro.

"Alasannya adalah karena hari ini Telkomsel sedang ada kegiatan peluncuran untuk 5G dan HUT Telkomsel itu sendiri," tambah Auliansyah.

Auliansyah mengatakan, melalui tim hukum SH dan EW sebelumnya telah menyampaikan surat keterangan untuk dilakukan penundaan pemanggilan klarifikasi.

Adapun penyidik Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan terkait adanya laporan dugaan tindak pidana korupsi itu.

"Sudah ada surat dari legal yang bersangkutan dan meminta penundaan terkait klarifikasi hari ini. Terkait dengan adanya pengaduan masyarakat yang kemudian kita tindaklanjuti kemudian kita sedang melakukan penyelidikan," kata Auliansyah. (Knu)

Baca Juga

Abdi "Slank" Diangkat Jadi Komisaris Telkom

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemenperin Target Datangkan 20.000 Unit Generator Oksigen Bagi Pasien COVID-19
Indonesia
Kemenperin Target Datangkan 20.000 Unit Generator Oksigen Bagi Pasien COVID-19

Oxygen concentrator diklaim dapat memproduksi oksigen dan mendistribusikan langsung pada pasien COVID-19 di lokasi perawatan.

Mulai Hari Ini, BI Terapkan Sistem Penukaran Uang Rusak Lewat Aplikasi
Indonesia
Mulai Hari Ini, BI Terapkan Sistem Penukaran Uang Rusak Lewat Aplikasi

Aplikasi untuk terus memperkuat layanan publik di era kenormalan baru.

Menaker Ingatkan Tiga Hal Penting bagi Industri Kreatif untuk Bertahan
Indonesia
Menaker Ingatkan Tiga Hal Penting bagi Industri Kreatif untuk Bertahan

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyakini industri kreatif di Indonesia mampu menghadapi tantangan pandemi COVID-19.

Dilengkapi Alat Canggih, RSKIA Jadi RSUD Bandung Kiwari
Indonesia
Dilengkapi Alat Canggih, RSKIA Jadi RSUD Bandung Kiwari

RSUD Bandung Kiwari memiliki 12 lantai dan 2 lantai dasar (basement).

Duet Prabowo dengan Puan Dinilai Tak Mungkin
Indonesia
Duet Prabowo dengan Puan Dinilai Tak Mungkin

Upaya menduetkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dipasangkan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2024 mendatang dinilai sulit terjadi.

Pemerintah Blokir Ribuan Pinjol Ilegal, Modus Mirip Rentenir
Indonesia
Pemerintah Blokir Ribuan Pinjol Ilegal, Modus Mirip Rentenir

Upaya menekan aksi pinjaman online (pinjol) ilegal terus dilakukan.

Jokowi Pastikan Proyek Kereta Cepat Molor Operasi Sampai 2023
Indonesia
Jokowi Pastikan Proyek Kereta Cepat Molor Operasi Sampai 2023

Pada akhir tahun ini, KCJB sudah bisa diuji coba dan kemudian pada Juni 2023 bisa dioperasionalkan.

[HOAKS atau FAKTA]: Cacar Monyet Berhubungan Dengan Sistem Imun Manusia dan VAIDS
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Cacar Monyet Berhubungan Dengan Sistem Imun Manusia dan VAIDS

VAIDS adalah istilah yang digunakan untuk menarasikan efek samping dari vaksin COVID-19.

Kronologis Anggota Brimob Jualan Rokok Ribut dengan Kopassus di Papua
Indonesia
Kronologis Anggota Brimob Jualan Rokok Ribut dengan Kopassus di Papua

keributan melibutkan anggota TNI tergabung dalam Satgas Nanggala Kopassus dan anggota Polri dari Satgas Amole di Kabupaten Mimika.

Presidential Threshold Dinilai Perlemah Sistem Demokrasi
Indonesia
Presidential Threshold Dinilai Perlemah Sistem Demokrasi

Jika polarisasi rakyat dan kegaduhan terjadi dalam skala nasional serta masif, siapa yang diuntungkan? Jelas para Oligarki