Dirut KAI: Jumlah Penumpang Kereta Saat Nataru Naik 12 Persen Kereta Api jarak jauh. Foto: PT KAI

MerahPutih.com - Momen perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada periode 20 Desember 2018-6 Januari 2019 membawa dampak positif bagi PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan jumlah penumpang itu naik sekitar 12 persen dari capaian pada 2017 sebesar 5,1 juta penumpang.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro (kiri) menginpeksi gerbong kereta api (KA) Kamandaka rute Semarang-Purwokerto di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (16/3/2018). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro (kiri) menginpeksi gerbong kereta api (KA) Kamandaka rute Semarang-Purwokerto di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (16/3/2018). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.

"Jumlah penumpang yang kami prediksi naik menjadi 5,3 juta penumpang pada 2018 ternyata kami mendapati jumlahnya mencapai 5,7 juta penumpang," kata Edi dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (10/1)

Edi menyebut selama 18 hari pelaksanaan angkutan Natal dan Tahun Baru 2019, perseroan mencatat tidak adanya gangguan dan kecelakaan (zero accident).

Ia menambahkan tren positif kenaikan penumpang pada Natal dan Tahun Baru 2019 ditunjang oleh penambahan perjalanan kereta api hingga 346 perjalanan kereta api reguler serta 48 perjalanan kereta api tambahan.

Penambahan perjalanan ini naik 5 persen dari tahun lalu sebanyak 375 perjalanan kereta api menjadi 394 perjalanan kereta api pada tahun ini.

Kenaikan penumpang pada masa Natal dan Tahun Baru kali ini juga didorong oleh peluncuran angkutan baru yakni KA Galunggung pada 26 Desember 2018 dan KA Pangandaran pada 2 Januari 2019.

"KA Galunggung kami berikan masa promosi sebulan dengan tiket gratis. Jadi penumpang dari Bandung ke Tasikmalaya bisa naik kereta dengan percuma. Lalu KA Pangandaran juga kami umumkan masa promosi sebulan bayar hanya Rp 1. Sudah berjalan dan okupansinya 100 persen," terangnya.

Lebih lanjut, Edi mengatakan kenaikan penumpang saat musim liburan seperti Natal, Tahun Baru atau Lebaran memang tergantung ketersediaan tempat duduk. Oleh karena itu, pihak menyiapkan tambahan kursi untuk mengantisipasi kenaikan penumpang.

Kereta Api

"Lalu, untuk jurusan favorit, itu kami sudah mulai kami tambah armada. Misal KA Parahyangan Jakarta-Bandung yang tadinya 8 kereta atau 16 perjalanan, itu kami tambah hingga sekarang ada 30 perjalanan. Hal-hal ini yang tambah jumlah penumpang drastis, maka kalau sampe 12 persen ya lumayan tinggi," katanya.

Atas capaian sukses dalam pelaksanaan angkutan masa Natal dan Tahun Baru itu, Edi pun mengucapkan terima kasih kepada pengguna jasa kereta api, Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, TNI, Polri, dan anggota komunitas pecinta KA yang menjadikan perjalanan pada masa angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 berjalan aman, lancar dan terkendali. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH