Dirut Jiwasraya Bantah Rekayasa Hasil Laporan Keuangan 2018 Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hexana Tri Sasongko berbicara kepada wartawan di sela Rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2

MerahPutih.com - Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko membantah direksi dan komisaris perusahaan pelat merah itu meminta PricewaterhouseCoopers (PwC) untuk merekayasa hasil laporan keuangan pada 2018.

Hal itu terungkap dalam persidangan lanjutan atas Perkara Pidana Nomor : 33/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Jkt.Pst di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (1/7).

Baca Juga

Terdakwa Korupsi Jiwasraya Hendrisman Isolasi Mandiri di Rutan KPK

“Saya tidak tahu,” tegasnya ketika menjawab pertanyaan Tim Kuasa Hukum Heru Hidayat, Aldres Napitupulu dalam persidangan.

Aldres mengatakan bahwa berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), M. Jusuf Wibisana, selaku auditor PwC, menyatakan ada permintaan tersebut dari Direksi dan Komisaris.

Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko
Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko

Menurutnya, direksi dan komisaris meminta agar laporan keuangan Asuransi Jiwasraya pada 2018 mencatatkan kerugian. Namun, jelas dia, Jusuf menolak lantaran permintaan tersebut melanggar standar audit PwC.

“Pak Jusuf, dalam BAP-nya bilang, ada permintaan dari Direksi dan Komisari AJS dibuat rugi tapi PwC gak mau karena itu melanggar standar audit mereka,” jelas Aldres.

Aldres juga mempertanyakan alasan penggantian PwC sebagai kantor akuntan publik untuk audit laporan keuangan 2018 Asuransi Jiwasraya.

“Karena Pak Jusuf tidak bisa memenuhi TOR (Term of Reference). Kewenangan menentukan Kantor Akuntan Publik (KAP) adalah pemegang saham,” jawab Hexana.

Lebih lanjut, Aldres mengetengahkan tentang hasil audit laporan keuangan Asuransi Jiwasraya 2017 yang mendapatkan opini tidak wajar atau adverse opinion.

Dia meminta konfirmasi kepada Hexana bahwa opini tersebut muncul karena rasio pencapaian solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC), tetapi bukan akibat investasi.

“Iya, karena perhitungan cadangan. (terkait RBC-nya?) Iya. Tidak ada karena investasi,” jawab Hexana.

Selain Hexana, sejumlah mantan petinggi Asuransi Jiwasraya lain juga diagendakan hadir sebagai saksi dalam lanjutan persidangan kasus tersebut.

Baca Juga

Terdakwa Korupsi Jiwasraya Hendrisman Rahim Reaktif COVID-19

Para petinggi tersebut antara lain mantan Komisaris Utama Djonny Wiguna, Kepala Divisi Investasi Faisal Satria Gumay, dan eks Bagian Pengembangan Dana Jiwasraya Lusiana.

Dua nama terakhir belum sempat dihadirkan dalam persidangan lantaran sidang diskors dan ditunda akibat Hendrisman Rahim, salah satu terdakwa, dilaporkan reaktif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test. (Pon)

Penulis : Andika Pratama Andika Pratama
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pelarangan Ibadah Natal di Sumbar Dinilai Bentuk Ketidakhadiran Negara
Indonesia
Pelarangan Ibadah Natal di Sumbar Dinilai Bentuk Ketidakhadiran Negara

Kebebasan beragama dan pelaksanaan ibadah agama tidak boleh dijadikan "obyek perjanjian"

DKI, Jatim dan Jabar Laporkan Penambahan Kesembuhan Pasien Cukup Tinggi
Indonesia
DKI, Jatim dan Jabar Laporkan Penambahan Kesembuhan Pasien Cukup Tinggi

Provinsi yang melaporkan tidak ada penambahan kasus positif baru adalah Aceh, Bengkulu, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sumatera Utara, Riau, Nusa Tenggara Timur

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Dapat Penghargaan Bergengsi Tak Pernah Diekspose Media
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Dapat Penghargaan Bergengsi Tak Pernah Diekspose Media

Akun Facebook @DjunaidiNawawiArifin mengunggah tangkapan layar berisi klaim narasi bahwa tidak ada satu pun media yang memberitakan Pemprov DKI Jakarta meraih tiga penghargaan dari KPK.

Orang Sakit Dilarang Masuk Sumatera Barat
Indonesia
Orang Sakit Dilarang Masuk Sumatera Barat

Satpol PP bersama TNI Polri akan melakukan pengecekan pada delapan pintu perbatasan Sumbar

Pemerintah Sebut Corona Penyakit Influenza, Tak Terlalu Berbahaya
Indonesia
Pemerintah Sebut Corona Penyakit Influenza, Tak Terlalu Berbahaya

COVID-19 juga masih satu keluarga dengan MERS dan SARS

Update Corona DKI Senin (15/6): 8.968 Positif, 4.197 Orang Sembuh
Indonesia
Update Corona DKI Senin (15/6): 8.968 Positif, 4.197 Orang Sembuh

4.197 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 580 orang meninggal dunia.

[HOAKS atau FAKTA] Sepatu Berlogo Palu Arit Dijual Bebas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Sepatu Berlogo Palu Arit Dijual Bebas

Pengguna media sosial Facebook tengah membahas soal kemunculan foto sepatu berlambang 'Palu Arit'.

Pagi Tadi Kacau, Halte TransJakarta dan Stasiun MRT Sore Ini Mulai Dijaga TNI
Indonesia
Pagi Tadi Kacau, Halte TransJakarta dan Stasiun MRT Sore Ini Mulai Dijaga TNI

Dandim 0501/JP BS Kolonel (Inf) Wahyu Yudhayan mengatakan, setiap halte dan stasiun bakal ditempatkan personel yang berjaga.

Klarifikasi Dubes Palestina Terkait Kehadiran di Deklarasi KAMI
Indonesia
Klarifikasi Dubes Palestina Terkait Kehadiran di Deklarasi KAMI

Zuhair menegaskan bahwa kehadirannya di acara KAMI karena diundang Din Syamsuddin

 Bela Anies, Fadli Zon: Banjir Sudah Ada Sejak Zaman Belanda
Indonesia
Bela Anies, Fadli Zon: Banjir Sudah Ada Sejak Zaman Belanda

Menurut Fadli, persoalan banjir tidak bisa serta merta menyalahkan salah satu pihak dalam hal ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pasalnya, banjir bukan hanya melanda Jakarta.