Dirut IBL Angkat Bicara Soal Mobilisasi Tim untuk Pilpres 2019 Direktur IBL, Hasan Gozali. (Ist)

MerahPutih.com - Klub-klub Indonesia Basketball League (IBL) menerima pesan yang berisi ajakan deklarasi mendukung pasangan calon presiden. Dalam surat tersebut tertulis pendeklarasian akan berlangsung di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Minggu (7/3).

Ajakan ini berseberangan dengan peraturan pertandingan (PP) IBL nomor delapan. Di situ tertulis setiap klub yang menyiarkan pandangan-pandangan politik akan dikenakan denda sebesar Rp 25 juta.

Joko Widodo dan Prabowo Subianto bersama Ketua KPU Arief Budiman di panggung debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3) ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.
Joko Widodo dan Prabowo Subianto bersama Ketua KPU Arief Budiman di panggung debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3) ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.

Direktur IBL, Hasan Gozali, tak menampik jika benar ada surat ajakan deklarasi yang dikirimkan ke klub dari liga. Namun, Hasan menyebut surat tersebut bukan paksaan.

“Kami dapat (surat), jadi kami forward ke tim-tim. Sifatnya itu surat undangan, bukan kewajiban. Kalau nggak mau ya tidak masalah,” ujar Hasan.

Mengacu pada PP nomor delapan, Hasan menilai deklarasi pendukungan masih dapat ditolerir. Sifatnya masih belum berlebihan.

"Mengenai PP (peraturan pertandingan) IBL, itu kalau berlebihan. Dalam arti kalau memprovokasi atau menjatuhkan (nama baik) sebelah pihak, baru kena (sanksi Rp 25 juta),” kata Hasan. (bolaskor.com)

Baca Juga: TKN Beberkan Empat Cara 'Framing' Pemilu Curang Strategi BPN Prabowo-Sandi



Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH