Dirjen WHO Tedros Berkantor: Saya Sehat, Tidak Ada Gejala Bendera Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) (ANTARA/Ardika/am)

MerahPutih.com - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus kembali berkantor usai karantina karena kontak dengan orang terpapar virus corona, di Jenewa, Senin (16/11) kemarin.

Tedros merasa tidak perlu untuk melakukan tes.

"Saya sehat, tidak ada gejala. Sekarang hari ke-17 dan saya mengikuti protokol kesehatan. Karena tanpa gejala dan mematuhi protokol, saya merasa tidak perlu melakukan tes," katanya saat konferensi pers di Jenewa.

Baca Juga:

Puluhan Murid Terinfeksi Wabah Baru, Sekolah di Fujian Ditutup

"Saya yakinkan Anda bahwa saya baik-baik saja dan sebenarnya sangat-sangat sibuk. Yang terpenting adalah mengikuti protokol," katanya seperti dikutip Reuters.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada hari Minggu (1/11) bahwa dia telah diidentifikasi sebagai orang kontak erat dengan seseorang yang dites positif COVID-19.

Tangkapan Layar: Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus memberi sambutan untuk jumpa pers rutin WHO dari tempat karantina, yang disiarkan langsung di Markas WHO, Jenewa, Senin waktu setempat (2/11/2020). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)
Tangkapan Layar: Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus memberi sambutan untuk jumpa pers rutin WHO dari tempat karantina, yang disiarkan langsung di Markas WHO, Jenewa, Senin waktu setempat (2/11/2020). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

Tedros menambahkan bahwa dirinya merasa sehat dan tidak memiliki gejala apa pun.

"Saya telah diidentifikasi sebagai kontak seseorang yang dites positif # COVID19. Saya baik-baik saja dan tanpa gejala tetapi akan melakukan karantina sendiri dalam beberapa hari mendatang, sejalan dengan protokol @WHO, dan bekerja dari rumah," kata Tedros via Twitter.

Baca Juga:

Lonjakan COVID-19, India Kerahkan Dokter dari Wilayah Lain ke Delhi

Tedros juga menyatakan bahwa ia dan rekan-rekannya di WHO akan terus terlibat dalam solidaritas untuk menyelamatkan nyawa dan melindungi mereka yang rentan.

"Sangat penting bagi kita semua untuk mematuhi pedoman kesehatan. Inilah cara kita memutus rantai penularan COVID-19, menekan virus, dan melindungi sistem kesehatan," lanjutnya, dikutip Xinhua. (*)

Baca Juga:

WHO Peringatkan Masyarakat Dunia Jangan Lelah Lawan Virus Corona

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kisah Mantan Napi Terorisme Beri Pelatihan Pertanian dan Peternakan untuk Santri
Indonesia
Kisah Mantan Napi Terorisme Beri Pelatihan Pertanian dan Peternakan untuk Santri

Pondok Pesantren Al-Hidayah berada di bawah pimpinan Khaerul Ghazali yang merupakan eks napi terorisme.

Rizky Effendi Melatih Bibit Pebasket dari Kampung
Indonesia
Rizky Effendi Melatih Bibit Pebasket dari Kampung

TMI Basketball Academy menggandeng sejumlah pemuda yang memiliki keahlian bermain basket. Salah satu yang dikenal masyarakat luas adalah Rizky Effendi.

Ini Jam Operasional KRL pada Malam Tahun Baru
Indonesia
Ini Jam Operasional KRL pada Malam Tahun Baru

KAI Commuter sebagai operator KRL Commuter Line Jabodetabek melakukan sejumlah penyesuaian layanan dan operasional di malam tahun baru 2021

 Bamsoet Ungkap Gegara Prank M Nuh, Motor Bertandatangan Jokowi Langsung Banyak Peminat
Indonesia
Bamsoet Ungkap Gegara Prank M Nuh, Motor Bertandatangan Jokowi Langsung Banyak Peminat

Sebab tanpa M Nuh yang nge-prank, saya yakin dan percaya, harga motor presiden ini belum tentu bisa mencapai Rp 2,55 miliar. Saya ucapkan terima kasih

Anies Prioritaskan Rapid Test Corona bagi Tenaga Medis
Indonesia
Anies Prioritaskan Rapid Test Corona bagi Tenaga Medis

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, rapid test atau pemeriksaan cepat virus corona akan diprioritaskan bagi tenaga medis.

Pemprov DKI Ganti Kerugian UMKM Terdampak Demo Tolak UU Cipta Kerja
Indonesia
Pemprov DKI Ganti Kerugian UMKM Terdampak Demo Tolak UU Cipta Kerja

Riza juga mengundang partisipasi warga lain untuk membantu mereka yang terdampak demo

Update COVID-19 Minggu (26/7): 98.778 Positif, 56.655 Orang Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Minggu (26/7): 98.778 Positif, 56.655 Orang Sembuh

Kasus corona sendiri tersebar di 34 Provinsi Indonesia

Dua Jenderal Polisi Siap Duduk di Kursi Pesakitan
Indonesia
Dua Jenderal Polisi Siap Duduk di Kursi Pesakitan

Ketiga tersangka disangkakan Pasal 5 ayat (2), Pasal 11, Pasal 12 huruf a dan Pasal 12 huruf b Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999

Suhu di Solo Terasa Dingin, BMKG Prediksi Musim Kemarau Lebih Pendek
Indonesia
Suhu di Solo Terasa Dingin, BMKG Prediksi Musim Kemarau Lebih Pendek

Suhu dingin tersebut merupakan fenomena alamiah yang biasa terjadi saat puncak musim kemarau.

 Petugas Medis Jadi Korban Corona, Pemerintah Dianggap Lalai dan Gagal
Indonesia
Petugas Medis Jadi Korban Corona, Pemerintah Dianggap Lalai dan Gagal

"Apabila tidak segera diatasi, kondisi ini berisiko membuat jebolnya pertahanan bangsa Indonesia terhadap COVID-19," jelas dia.