Dirjen Otda Akmal Malik Bakal Dilantik Jadi Pj Gubernur Sulbar Besok Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik. ANTARA/Hendrina Dian Kandipi/am.

MerahPutih.com - Masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Ali Baal Masdar (ABM) dan Hj. Enny Anggraeni Anwar berakhir pada Kamis, 12 Mei 2022. Pejabat (Pj) Gubernur Sulbar direncanakan akan dilantik di kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), besok.

Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik dikabarkan telah ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai (Pj) Gubernur Sulbar.

Baca Juga

Tito Izinkan ASN Kemendagri dan BNPP Laksanakan WFH

Sebelumnya, ada 4 nama yang diusulkan menjadi Pj Gubernur Sulbar, salah satunya ada nama Akmal Malik. Namun Presiden Jokowi memilih Akmal untuk memimpin Sulbar selama dua tahun mendatang hingga nanti dilakukan pilkada serentak pada 2024 untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur baru.

Kepastian adanya pelantikan Pj Gubernur Sulbar terlihat dari beredarnya surat undangan pelantikan berlogo Garuda emas yang dibawahnya ada tulisan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Surat undangan bernomor 005/2479/SJ telah ditandatangani Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro pada tanggal 10 Mei 2022.

Baca Juga

Anies-Riza Dikejar Tenggat Naskah Akademik RUU Kekhususan DKI dari Kemendagri

Namun, dalam surat undangan pelantikan tersebut tidak mencantumkan nama Penjabat Gubernur Sulbar yang akan dilantik. Hanya tertulis tempat pelaksanaan pelantikan di Ruangan Sasana Praja Gedung C lantai 3 Kemendagri Jl Medan Merdeka Utara nomor 7 Jakarta Pusat pada Kamis 12 Mei 2022, pukul 09.00 WIB. Para tamu undangan diharapkan datang 30 menit sebelum acara dimulai.

Kemudian, dituliskan mengenai pakaian yang digunakan dalam acara pelantikan. Untuk pria menggunakan pakaian sipil lengkap (PSL), wanita mengenakan kebaya nasional dan TNI/Polri mengenakan PDU IV. (Pon)

Baca Juga

Open House Dilarang, Halalbihalal di Metaverse Jadi Solusi Kemendagri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Indonesia Temui Taliban di Qatar, Apa yang Dibahas?
Indonesia
Pemerintah Indonesia Temui Taliban di Qatar, Apa yang Dibahas?

Taliban menyampaikan akan menunjuk pejabat sementara di beberapa posisi

[HOAKS atau FAKTA]: Lemon Sembuhkan Kanker, Lebih Ampuh dari Kemoterapi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Lemon Sembuhkan Kanker, Lebih Ampuh dari Kemoterapi

Sebuah akun Facebook mengunggah postingan berupa narasi berisi klaim bahwa buah lemon dapat membunuh sel-sel kanker hingga 10.000 kali lebih kuat daripada kemoterapi.

Indonesia Kecolongan Omicron, Jokowi: Penularannya Sangat Cepat
Indonesia
Indonesia Kecolongan Omicron, Jokowi: Penularannya Sangat Cepat

"Penularannya sangat cepat," ujar Jokowi seperti disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (16/12).

Atas Stadion Terpasang, Pembangunan JIS Tinggal 12 Persen
Indonesia
Atas Stadion Terpasang, Pembangunan JIS Tinggal 12 Persen

Pemasangan kursi terutama tier tiga akan lebih aman

Kapolri Berkomitmen Benahi Internal Polri
Indonesia
Kapolri Berkomitmen Benahi Internal Polri

"Tentunya kami akan terus pegang teguh amanah yang telah diberikan terkait dengan perubahan-perubahan di bidang organisasi, perubahan-perubahan di bidang operasional dan pelayanan publik," ucap Kapolri Listyo, Kamis.

Bangkitkan Ekonomi, Polda Jateng Dorong UMKM Manfaatkan Digital Marketing
Indonesia
Bangkitkan Ekonomi, Polda Jateng Dorong UMKM Manfaatkan Digital Marketing

Terobosan baru sangat diperlukan guna meningkatkan dan mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), terutama di tengah kondisi masih pandemi.

Pemprov DKI Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng di Jakbar dan Jakut
Indonesia
Pemprov DKI Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng di Jakbar dan Jakut

Kegiatan operasi pasar ini bekerja sama dengan PT Sinar Mas dan Kementerian Perdagangan

Satgas Gabungan Belum Berhasil Tangkap Pelaku Penembakan Delapan Karyawan PTT
Indonesia
Satgas Gabungan Belum Berhasil Tangkap Pelaku Penembakan Delapan Karyawan PTT

Aparat gabungan TNI dan Polri masih memburu gerombolan bersenjata yang telah menewaskan delapan karyawan PT Palapa Timur Telematika (PTT) hingga tewas.

Kini, Waktu Tempuh Kereta Api Bandung Solo Lebih Cepat 45 Menit
Indonesia
Kini, Waktu Tempuh Kereta Api Bandung Solo Lebih Cepat 45 Menit

Berbagai inovasi dihadirkan guna menciptakan customer experience yang lebih baik dan memberi nilai tambah kepada para penumpang.

Sejumlah Faktor Sebabkan Mobilitas Warga Jakarta Turun Drastis
Indonesia
Sejumlah Faktor Sebabkan Mobilitas Warga Jakarta Turun Drastis

Volume kendaraan di kawasan DKI Jakarta mengalami penurunan yang signifikan dalam beberapa hari terakhir.