Dirjen Imigrasi Cabut Status Pencekalan Kivlan Zen Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zein. (Ist)

MerahPutih.Com - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM telah mencabut pencekalan Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen ke luar negeri. Dengan demikian, Kivlan Zen diperbolehkan kembali berplesiran ke luar negeri.

Pencabutan pencekalan itu dilakukan setelah Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM menerima permintaan dari pihak kepolisian untuk mencabut.

"Boleh, sudah boleh ke luar negeri," ujar Kasubag Humas Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Sam Fernando saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (11/5).

Lebih lanjut, Sam Fernando mengaku, pencabutan pencekalan itu dilaksanakan saat sahur Sabtu (11/5) pagi dini hari tadi.

"Tadi pagi jam tiga pagi dikeluarin surat cekalnya dicabut," jelasnya.

Kivlan Zen saat diamankan di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat 10 Mei
Terlapor kasus dugaan makar Kivlan Zen ditangkap oleh pihak kepolisian saat tengah berada di Bandara Soekarno-Hatta

Sebelumnya diberitakan, Kivlan dicekal sehingga tak bisa terbang ke Brunei Darussalam kemarin, 10 Mei 2019. Alhasil dia tak jadi bertolak dari Bandara Soekarno Hatta, Jumat (10/5) kemarin.

"Yang bersangkutan mau ke Brunei melalui Batam di Bandara Soetta," ujar Asep, di Kantor Bareskrim Polri, Jumat (10/5).

Diketahui, Kivlan Zen dilaporkan seseorang bernama Jalaludin ke Bareskrim Mabes Polri atas kasus dugaan penyebaran berita bohong alias hoax dan juga makar.

Jalaludin melaporkan Kivlan ke Bareskrim Mabes Polri atas kasus dugaan penyebaran berita bohong alias hoax pada 7 Mei 2019. Laporan bernomor LP/B/0442/V/2019/Bareskrim.

Kivlan diduga melakukan tindak pidana itu pada 6 Mei 2019, pukul 20.00 WIB dan terancam sejumlah pasal antara lain UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 terhadap keamanan negara/makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 juncto Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis juncto Pasal 107.(Asp)

Kredit : asropih


Eddy Flo