Diresmikan Jokowi, SPAM Umbulan Cukupi Kebutuhan Air 1,3 Juta Warga Jatim Presiden Joko Widodo saat meninjau salah satu lokasi SPAM Umbulan. (Foto: MP/Istimewa)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan di Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Senin, (22/3). SPAM ini mampu menyuplai air hingga 4.000 liter per detik.

Nilai investasi yang digunakan untuk membangun SPAM Umbulan sebesar Rp2,05 triliun yang terdiri dari badan usaha senilai Rp1,232 triliun dan VGF dari pemerintah yakni Kementerian Keuangan senilai Rp818 Miliar.

Presiden Jokowi dalam sambutannya menyampaikan, SPAM Regional Umbulan ini mampu mencukupi kebutuhan 1,3 juta warga di 5 kota/kabupaten di Jawa Timur.

Baca Juga:

Skala Mikro Begitu Ampuh, Gubernur Jatim Perpanjang PPKM hingga 5 April

"Alhamdulillah SPAM Umbulan yang telah lama dikerjakan, kini telah rampung," tutur Presiden Jokowi saat berpidato.

Bahkan, SPAM Umbulan tersebut mampu menjangkau Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, dan Kota Pasuruan, berikut Kabupaten Pasuruan tentunya.

"Air Umbulan ini merupakan air yang kondisinya bersih dan langsung bisa dimanfaatkan oleh masyarakat tanpa pengelolaan rumit," tandasnya.

Presiden menambahkan, sebelumnya pengelolaan SPAM Umbulan ini sudah diujicobakan dengan kapasitas 900 liter air per detik.

Setelah peresmian, Jokowi meminta agar sisa 3.200 liter air per detik yang belum tersalurkan dari pipa utama, agar segera disalurkan ke 310.000 jaringan pipa rumah tangga.

"Saya minta bupati, wali kota yang wilayahnya akan teraliri air Umbulan agar dengan gubernur dan Menteri PU-PR dan manajemen PT META duduk bersama. Dan siapa yang mengerjakan apa dan tanggung jawab di mana. Jadi, harus maksimal dan dirasakan masyarakat, jangan sampai proyek besar jadi, pipa utama selesai, tapi masuk RT terkendala sebab siapa yang bertanggung jawab tidak jelas," tuturnya.

Presiden Joko Widodo saat meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan di Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Senin, (22/3). (Foto: MP/Istimewa)
Presiden Joko Widodo saat meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan di Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Senin, (22/3). (Foto: MP/Istimewa)

SPAM Regional Umbulan dibangun dengan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), oleh PT Meta Adhya Tirta Umbulan yang merupakan konsorsium PT Medco Energi Internasional Tbk dan PT Bangun Cipta.

Proyek SPAM Regional Umbulan mengusung skema built operate transfer (BOT) dengan kontrak kerja selama 25 tahun, sejak tanggal beroperasi komersial.

"Model pembangunan KPBU ini akan terus kita dorong tak hanya di SPAM Umbulan saja, namun juga untuk proyek-proyek lain sehingga beban APBN ini akan semakin berkurang dan pengelolaannya justru swastalah yang nanti harus bergerak," terang Presiden.

Baca Juga:

PPKM Mikro Bantu Positivity Rate COVID-19 Di Jatim Jadi 6 Persen

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang turut hadir dalam peresmian SPAM Umbulan menyampaikan terima kasihnya atas kunjungan Presiden Jokowi.

"Air Umbulan yang berkualitas sangat baik dan bersih akan bisa dirasakan masyarakat di Jawa Timur. Yakni 1,3 juta penduduk di Kota dan Kabupaten Pasuruan, Sidoarjo, Gresik dan Surabaya tentunya," ungkap Khofifah. (Andika Eldon/Jawa Timur)

Baca Juga:

40 Tahun Mangkrak, Akhirnya Jokowi Resmikan SPAM Umbulan Jatim

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mensos Juliari: Ya, Ya Nanti Saya Buat Surat Pengunduran Diri
Indonesia
Mensos Juliari: Ya, Ya Nanti Saya Buat Surat Pengunduran Diri

Juliari Batubara segera mengundurkan diri sebagai Menteri Sosial setelah ditetapkan dan ditahan terkait kasus korupsi bantuan sosial (bansos) COVID-19.

Pembebasan PPN Bakal Bikin KPR Non Subsidi Meningkat
KPR
Pembebasan PPN Bakal Bikin KPR Non Subsidi Meningkat

"Jika belajar dari tahun lalu yang masih bisa bertahan hanya KPR subsidi, maka saya rasa di tahun ini untuk segmen KPR non subsidi mulai mengalami peningkatan," ujar Winang.

Hari Ini PN Jaktim Kembali Gelar Sidang Kasus Kerumunan Rizieq
Indonesia
Hari Ini PN Jaktim Kembali Gelar Sidang Kasus Kerumunan Rizieq

PN Jakarta Timur tidak menyiarkan langsung jalannya persidangan melalui internet

Anies Minta Tutup Gedung, Begini Tanggapan Sekjen DPR RI
Indonesia
Anies Minta Tutup Gedung, Begini Tanggapan Sekjen DPR RI

DPR mengungkap ada lebih dari 18 anggota DPR dan 22 pegawai terkonfirmasi positif COVID-19.

Jadi Kapolri, Komjen Listyo Harus Hapus Aturan Diskriminatif bagi Anggota Polri
Indonesia
Jadi Kapolri, Komjen Listyo Harus Hapus Aturan Diskriminatif bagi Anggota Polri

Presiden Joko Widodo bakal melantik Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri.

Djoko Tjandra Kabur, ICW Desak Jokowi Evaluasi Kinerja Intelijen
Indonesia
Djoko Tjandra Kabur, ICW Desak Jokowi Evaluasi Kinerja Intelijen

BIN sempat memulangkan dua buronan kasus korupsi

Kasat Sabhara yang Bersitegang dengan Kapolres Blitar Ditarik ke Polda Jatim
Indonesia
Kasat Sabhara yang Bersitegang dengan Kapolres Blitar Ditarik ke Polda Jatim

Kini, kasus itu tengah diusut oleh Bidang Propam Polda Jatim

Anies Minta Para Penerima BST Bijak Gunakan Uangnya
Indonesia
Anies Minta Para Penerima BST Bijak Gunakan Uangnya

Besaran BST DKI adalah Rp300 ribu per bulan

Penerima Bansos Dihadirkan dalam Sidang, Ini Kesaksiannya
Indonesia
Penerima Bansos Dihadirkan dalam Sidang, Ini Kesaksiannya

Tanda tangan Surat Penunjukan Penyedia Barang dan Jasa (SPPBJ) itu sulit didapatkan

Usai Memilih, Tiga Pasang Cakada Tangsel Optimistis Raih Kemenangan
Indonesia
Usai Memilih, Tiga Pasang Cakada Tangsel Optimistis Raih Kemenangan

Merekapun berharap warga Tangsel dapat memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin Tangsel.