Direktur TV Yang Ditangkap Polres Jakpus Kelola Kanal YouTube di Bondowoso Hoaks. (Gambar oleh memyselfaneye dari Pixabay )

MerahPutih.com - Polisi dikabarkan menangkap seorang direktur televisi lokal berbasis jaringan kabel di Bondowoso, Jawa Timur, berinisial AZ terkait tuduhan menyebarkan berita hoaks lewat kanal YouTube.

Namun, Kasatreskrim Polres Bondowoso Agung Ari Wibowo saat dihubungi menjawab belum bisa berkomentar. Hingga kini, direktur TV lokal di Jatim itu, kabarnya masih menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakpus. Rencananya, polisi akan menggelar jumpa pers terkait penangkapan direktur TV, Jumat (15/10).

Baca Juga:

Polisi Tangkap Direktur TV Swasta Terkait Kasus Dugaan Hoaks

Polres Metro Jakarta Pusat menangkap seorang direktur televisi swasta terkait dugaan penyebaran hoaks.

"Benar," kata Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Hariyanto saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (14/10).

Setyo belum menjelaskan secara detail kasus yang menjerat direktur tv swasta tersebut. Termasuk soal identitas dan kronologi kasusnya.

Hoaks. (Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay)
Hoaks. (Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay)

Direktur tv swasta tersebut ditangkap di wilayah Jawa Timur beberapa hari lalu. Dalam penangkapan itu, 2 orang lainnya turut diciduk oleh aparat polisi.

Teranyar, Direktur tv swasta dan dua orang lainnya itu masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik. (Andika Eldon/ Jawa Timur)

Baca Juga:

Mengenal Pengaruh Hoaks Pada Ketahanan Digital Nasional

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Delapan Titik Lokasi Vaksinasi Keliling di Jakarta, Jumat (13/8)
Indonesia
Delapan Titik Lokasi Vaksinasi Keliling di Jakarta, Jumat (13/8)

Program vaksinasi keliling ini menyasar ke anak-anak, dewasa dan lansia

Guru di Bekasi Kena Tipu Oknum Agen Marketplace, Rugi Jutaan Rupiah
Indonesia
Guru di Bekasi Kena Tipu Oknum Agen Marketplace, Rugi Jutaan Rupiah

Salah satunya dialami seorang guru berinisial SI (24) ini. Ia baru saja kehilangan uang Rp 23 juta yang notabene adalah uang pensiun dan tabungan almarhum sang ibunda.

PR Panjang Integrasi BRIN, Alasan tidak Dipimpin Menteri Sampai Polemik Birokrasi
Indonesia
PR Panjang Integrasi BRIN, Alasan tidak Dipimpin Menteri Sampai Polemik Birokrasi

Masih memantau perkembangan revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 33 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Haji 2021 Belum Pasti, Kemenag Bikin Tim Manajemen Krisis
Indonesia
Haji 2021 Belum Pasti, Kemenag Bikin Tim Manajemen Krisis

Komisi VIII DPR RI akan membentuk Panitia Kerja untuk membahas dan memutuskan biaya penyelenggaraan Haji bersama Kemenag dan jajaran pemerintah terkait lainnya.

Politisi Nasdem: Imlek Nasional Virtual Tak Kurangi Suasana Kegembiraan Warga Tionghoa
Indonesia
Politisi Nasdem: Imlek Nasional Virtual Tak Kurangi Suasana Kegembiraan Warga Tionghoa

Imlek Nasional (Imleknas) tahun 2021 ini berbeda dengan sebelumnya karena diadakan secara virtual pada Sabtu (20/2).

DKPP: Ada Penyelenggara Pemilu Ahli Manipulasi Perolehan Suara
Indonesia
DKPP: Ada Penyelenggara Pemilu Ahli Manipulasi Perolehan Suara

Berdasarkan hasil pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik Tahun 2020 memberi rekomendasi perlunya penguatan kelembagaan penyelenggara pemilu.

KPU Jangan Jatuh di Lubang yang Sama
Indonesia
KPU Jangan Jatuh di Lubang yang Sama

Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu telah mengatur tugas dan kewenangan yang dimiliki oleh KPU, Bawaslu

[HOAKS atau FAKTA]: Sinovac Tidak Manjur, Tiongkok Pindah ke Pfizer dan Moderna
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Sinovac Tidak Manjur, Tiongkok Pindah ke Pfizer dan Moderna

Tiongkok yang diklaim tidak lagi menggunakan vaksin Sinovac dikarenakan kurang manjur, lalu beralih menggunakan vaksin Moderna dan Pfizer.

Aplikasi Ini Bisa Pantau Kegiatan Hukum Orang Asing Selama di Indonesia
Indonesia
Aplikasi Ini Bisa Pantau Kegiatan Hukum Orang Asing Selama di Indonesia

Selama ini, pelaporan orang asing oleh pihak hotel, penginapan ataupun perusahaan dilakukan secara manual

12 Pegawai dan Anggota DPRD Positif COVID-19
Indonesia
12 Pegawai dan Anggota DPRD Positif COVID-19

DPRD DKI mulai tanggal 4 sampai tanggal 18, saya akan Lockdown kantor DPRD, ucap Prasetyo di depan Gedung DPRD, Jakarta Pusat, Senin (4/12).