Polisi Pakai Gas Air Mata, Sejumlah Pendemo Dilarikan ke Rumah Sakit Kondisi jalanan di Harmoni, Jakarta Pusat saa demonstrasi menolak UU Cipta Kerja. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Puluhan pendemo di Harmoni, Jakarta Pusat terkapar setelah aparat kepolisian memukul mundur menggunakan gas air mata agar para pendomo membubarkan diri dan tidak berbuat anarkis.

Sepeda motor milik Gojek dari arah Harmoni membawa pendemo yang tidak berdaya itu ke depan gedung Mall Gajah Mada.

Dari pantauan lokasi terlihat, petugas medis mengobati para pendemo dengan memberikan oksigen.

Baca Juga:

Demo Berujung Bentrok, Grahadi Surabaya Diserang Mahasiswa dari Berbagai Arah

Sedangkan yang lukanya cukup serius dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis oleh relawan Gojek.

Puluhan relawan Gojek ini mondar-mandir membawa pendemo dengan kecepatan tinggi. Bahkan, orang yang menghalanginya akan ditabrak.

Selain kehabisan oksigen, massa juga ada yang luka lemparan benda tumpul di kepala. Tenaga medis yang berjumlah belasan ini pun tidak busa mengobati secara bersamaan.

Polisi menembakkan gas air mata ke arah demonstran saat unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja. Unjuk rasa tersebut berakhir ricuh dan mengakibatkan sejumlah fasilitas umum rusak. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/hp.
Polisi menembakkan gas air mata ke arah demonstran saat unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja. Unjuk rasa tersebut berakhir ricuh dan mengakibatkan sejumlah fasilitas umum rusak. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/hp.

Ahmad warga sekitar Harmoni menerangkan, bentrokan pecah sekitar pukul 14.30 WIB.

Massa dari depan Istana Negara dipukul mundur oleh aparat kepolisian.

"Dari fepan Istana tuh sudah mulai ramai terus jam 2-an lebih baru pecah di sini," kata dia Kamis (8/10).

Baca Juga:

Pot-Pot Tanaman Depan Kelurahan Kebon Sirih Hancur Diamuk Pedemo

Menurut dia, massa yang bentrok masih bertahan di simpang Harmoni dan tidak mundur selangkah pun.

Aparat kepolisian sudah berulang kali menembakan gas air mata tapi massa membalas dengan petasan kembang api.

"Ditembakin, malah nembak balik mereka. Dari tadi polisi kualahan sampai semprotin air dari water canon," tutur dia.

Selain Harmoni, aksi kericuhan juga terjadi kawasan Thamrin, Bunderan HI, Tugu Tani Medan Merdeka Selatan, Wisma Antara, Jalan Sabang, hingga Medan Merdeka Timur. (Pon)

Baca Juga:

Demo Tolak UU Ciptaker di Yogya Ricuh dan Satu Bangunan Terbakar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Blusukan Online, Warga Minta Gibran Perhatikan Nasib Disabilitas
Indonesia
Blusukan Online, Warga Minta Gibran Perhatikan Nasib Disabilitas

Gibran Rakabuming Raka melakulan kampanye blusukan online Pilwakot Solo di tengah pandemi COVID-19, Minggu (11/10).

Wali Kota Malang Lunasi Utang Guru TK yang Terjerat 24 Pinjol
Indonesia
Wali Kota Malang Lunasi Utang Guru TK yang Terjerat 24 Pinjol

Kasus seorang guru taman kanak-kanak (TK) yang terjerat utang di 24 pinjaman online memantik perhatian dari Wali Kota Malang, Sutiaji.

[Hoaks atau Fakta]: Anies Juara Lomba Mewarnai
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Anies Juara Lomba Mewarnai

Dari penelusuran Mafindo diketahui foto tersebut merupakan hasil suntingan dari dua sumber foto yang berbeda.

Pandemi COVID-19 Bikin Warga Lebih Religius
Indonesia
Pandemi COVID-19 Bikin Warga Lebih Religius

Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama melalukan survei tentang Urgensi Layanan Keagamaan di Masa Pandemi.

Fraksi PDIP Rotasi Johan Budi ke Komisi III Jelang Uji Kelayakan Calon Kapolri
Indonesia
Fraksi PDIP Rotasi Johan Budi ke Komisi III Jelang Uji Kelayakan Calon Kapolri

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di DPR melakukan rotasi atau perubahan penugasan terhadap sejumlah anggota DPR.

Bambang Trihatmojo Gugat Kemensetneg ke Pengadilan
Indonesia
Bambang Trihatmojo Gugat Kemensetneg ke Pengadilan

Gugatan itu mengenai utang Rp 54 miliar yang dilayangkan pemerintah terkait pelaksanaan SEA Games 1997.

COVID-19 Melonjak, Aturan dan Personil Penanganan Dinilai Bermasalah
Indonesia
COVID-19 Melonjak, Aturan dan Personil Penanganan Dinilai Bermasalah

Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19) yang sebelumnya bertanggung jawab langsung kepada Presiden, sekarang bertanggung jawab kepada Menteri BUMN.

Golkar Resmi Dukung Gibran-Teguh di Pilwalkot Solo
Indonesia
Golkar Resmi Dukung Gibran-Teguh di Pilwalkot Solo

Menurut Airlangga, dukungan Golkar kepada Gibran-Teguh di Pilwalkot Solo menegaskan simbol kerjasama

Jadi Kepala BNN, Petrus Golose Punya Harta Rp12,54 M
Indonesia
Jadi Kepala BNN, Petrus Golose Punya Harta Rp12,54 M

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tersebut, pria kelahiran Manado, Sulawesi Utara, 27 November 1965 itu tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp12,54 miliar.

Bulan Depan, KAI Daop VI Siapkan Tes COVID-19 dengan GeNose
Indonesia
Bulan Depan, KAI Daop VI Siapkan Tes COVID-19 dengan GeNose

PT Kereta Api (KAI) Daop IV Yogyakarta akan menyediakan alat pendeteksi COVID-19 dengan hembusan nafas bernama GeNose.