Diproses Hukum, Hadi Pranoto Terus Beralasan Tak Sehat Video Anji (kanan) dan Hadi Pranoto yang sempat viral di You Tube.(Tangkapan layar dari Youtube Anji)

Merahputih.com - Setelah dua kali gagal diperiksa dengan alasan kesehatan, penyidik Polda Metro Jaya kini berharap Hadi Pranoto (HP) pekan depan bisa diperiksa terkait kasus dugaan penyebarab berita hoaks dari konten Youtube Anji.

"Koordinasi terakhir kita dengan tim kuasa hukumnya yang bersangkutan masih kurang sehat saudara HP. Mudah-mudahan Minggu depan (bisa diperiksa)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Sabtu (5/9).

Baca Juga

Influencer Bicara Penanganan COVID-19 Cenderung Menyampaikan Informasi Sesat

Hingga saat ini, penyidik masih menunggu kabar dari kuasa hukum Hadi. Jika pihak kuasa hukum Hadi menyatakan Hadi sehat, pihak kepolisian akan langsung melakukan pemeriksaan.

"Kita masih menunggu kok," ungkap Yusri.

Seperti diketahui, Anji dan Hadi Pranoto dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait tudingan penyebaran berita bohong di konten YouTube milik Anji.

Peneliti Hadi Pranoto menunjukkan ramuan herbal untuk antibodi COVID-19. Foto: ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/hp.

Dalam konten YouTube yang menjadi pemantik permasalahan itu, Anji tengah mewawancarai Hadi Pranoto dan membahas seputar virus corona.

Polda Metro Jaya juga sudah menaikkan status kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan. Artinya, kasus itu sudah memenuhi unsur pidana atau pasal yang dipersangkakan oleh pelapor.

Baca Juga:

Hadi Pranoto Polisikan Balik Pelapor, Dalihnya Terhina Dibilang Profesor

Pada 13 dan 24 Agustus, polisi sempat memanggil Hadi Pranoto. Namun, Hadi berhalangan hadir dengan alasan dirinya sakit dan sedang dirawat oleh disebuah rumah sakit. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Puncak Arus Balik Libur Natal Diprediksi Besok
Indonesia
Puncak Arus Balik Libur Natal Diprediksi Besok

PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 ke ibu kota Jakarta terjadi pada hari Minggu (3/1). Pada hari tersebut diperkirakan ada sebanyak 205 ribu kendaraan di jalan tol.

Napi Korupsi Ikut Dibebaskan?
Indonesia
Napi Korupsi Ikut Dibebaskan?

Pembebasan narapidana dan anak itu diatur dalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-19.PK/01.04.04

Anies: 50 Tenaga Medis DKI Terinfeksi Corona, 2 Meninggal
Indonesia
Anies: 50 Tenaga Medis DKI Terinfeksi Corona, 2 Meninggal

Pemprov DKI akan menaruh perhatian lebih pada tenaga kesehatan dalam menghadapi COVID-19 ini dengan Alat Pelindung Diri (APD).

 ODP dan PDP yang Meninggal Tidak Dihitung Dalam Jumlah Pasien Corona
Indonesia
ODP dan PDP yang Meninggal Tidak Dihitung Dalam Jumlah Pasien Corona

"Apabila kasus kematian ini telah terkonfirmasi dari hasil tes antigen dengan PCR yang sampelnya diambil sebelum meninggal, maka kematian tersebut akan dicatat sebagai kematian kasus konfirmasi positif COVID-19," kata Yuri

BMKG: Jakarta Hujan Disertai Petir pada Rabu
Indonesia
BMKG: Jakarta Hujan Disertai Petir pada Rabu

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Provinsi DKI Jakarta, Rabu, berpotensi hujan disertai kilat/petir pada Kota Administrasi Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur pada siang hari.

 Jokowi Akui Lebaran 2020 Terasa Berat Lantaran Ada Pandemi Corona
Indonesia
Jokowi Akui Lebaran 2020 Terasa Berat Lantaran Ada Pandemi Corona

“Memang ini berat, tapi kita alami dan hadapi bersama-sama. Semoga pandemi ini segera berlalu agar kita dapat bertemu dan saling melepas rindu.” kata Presiden, Minggu (24/5)

Anies Tegaskan Larangan Berkumpul Saat PSBB Untuk Kurangi Interaksi
Indonesia
Anies Tegaskan Larangan Berkumpul Saat PSBB Untuk Kurangi Interaksi

Gubernur Anies Baswedan menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020

 Ahli Epidemiologi: Rapid Test Menunjukkan Positif Belum Tentu Positif COVID-19
Indonesia
Ahli Epidemiologi: Rapid Test Menunjukkan Positif Belum Tentu Positif COVID-19

Djafri menjelaskan yang bisa menentukan seseorang positif atau tidak terjangkit COVID-19 harus melalui uji Polymerase Chain Reaction atau PCR.

Pasien Positif COVID-19 di DIY Naik jadi 28 Orang
Indonesia
Pasien Positif COVID-19 di DIY Naik jadi 28 Orang

tambahan pasien sebagian besar berusia muda dan seluruhnya adalah warga Kabupaten Sleman.

Pemprov DKI Tegaskan Tidak Ada Uang Tunai di Dalam Paket Sembako
Indonesia
Pemprov DKI Tegaskan Tidak Ada Uang Tunai di Dalam Paket Sembako

Edisson kembali memastikan bila Pemda DKI tidak memberikan bantuan berupa uang, melainkan hanya sembako saja.