Vaksin COVID-19
Diplomasi Vaksin COVID-19 Ala Indonesia Lab Vaksin Bio Farma. (Foto: Sekretariat Presiden)

MerahPutih.com - Pengadaan vaksin menjadi salah satu bahasan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kala bertemu atau melakukan pertemuan dengan berbagai koleganya di dunia.

Terakhir, dalam pertemuan Menteri ASEAN bersama negara-negara lainnya, seperti Rusia, Korea, Jepang, serta Tiongkok, Indonesia terus menggaungkan kerja sama dalam menangani pandemik secara bersama.

Langkah kerja sama antar negara, diyakini Indonesia sebagai cara jalan keluar terbaik agar wabah virus COVID-19 di dalam negeri yang kasus per hanya telah memcapai 3 ribuan di bulan September serta belahan dunia lainnya segera berakhir.

Menteri Luar Negeri Retno menegaskan, Indonesia terus menekankan kerja sama dalam memperoleh vaksin di kawasan. Untuk jangka panjang, kerja sama seperti ASEAN research centre, pharmaceutical and health industries, serta membangun resiliensi kesehatan kawasan menjadi sangat penting.

Baca Juga:

Jokowi Perkirakan Vaksin Merah Putih Diproduksi Pertengahan 2021

"Perang melawan covid-19 masih jauh dari selesai, baik dari sisi kesehatan maupun dari sisi dampak sosial-ekonominya. Oleh karena itu di dalam statement Indonesia, akan bersama melawan COVID. If we want to walk fast, walk alone; if we want to walk far, we need to walk together," ujar Retno.

Saat ini, komitmen vaksin baru datang dari Tiongkok dan Uni Emirat Arab, selain mengembangkan vaksin merah putih di dalam negeri yang dilakukan Kementerian Riset dan konsorsium Badan Usaha Milik Negara.

Pengembangan vaksin Sinovac Biotech Ltd dan PT Bio Farma (Persero) ini tengah dalam uji klinis pada warga di Bandung, Jawa Barat. Diharapkan bila lancar, produksi aka dilakukan pada 2021 mendatang.

Perusahaan asal Tiongkok, Sinovac ini memberikan prioritas kepada Bio Farma untuk menyuplai bulk atau konsentrat vaksin COVID-19 setelah Maret 2021 hingga akhir 2021. Selain itu, pihak Sinovac dan Bio Farma juga menandatangani perjanjian awal pembelian dan distribusi 40 juta dosis vaksin COVID-19 mulai November 2020 sampai Maret 2021.

Dengan UAE, perusahaan G-42 Health Care Al Holding Rsc Ltd, bakal memasok 10 juta dosis vaksin bagi Indonesia melalui kerja sama dengan PT Kimia Farma Tbk.

Paling tidak dengan komitmen dua perusahaan tersebut, Indonesia akan memiliki 30 juta dosis vaksin pada akhir tahun ini dengan rincian dari Sinovac 20 juta vaksin dan 10 juta vaksin dari G-42. Kemudian pada 2021, Indonesia memegang komitmen penyediaan 250 juta dosis vaksin COVID-19 dari Sinovac dan 50 juta dosis dari G-42.

Menlu Retno
Menlu Retno dan Menlu Singapura. (Foto: Kemenlu).

Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir terus melakukan penjajakan dengan produsen vaksin lain agar kebutuhan vaksin Indonesia untuk memerangi wabah COVID-19 dapat terpenuhi seluruhnya.

Berbagai perusahaan yang tengah didekati seperti Astrazeneca, CanSino, ataupun Pfizer yang saat ini tengah melakukan uji klinis vaksin diberbagai negara.

Presiden Joko Widodo menegaskan, seluruh negara berupaya untuk memperoleh komitmen pengadaan vaksin COVID-19 apabila nantinya ditemukan. Indonesia termasuk salah satu negara yang berupaya memperoleh ketersediaan vaksin tersebut baik bekerja sama baik dengan pihak luar maupun mengupayakan produksi di dalam negeri.

"Negara lain mungkin sejuta dua juta saja belum dapat, kita sudah dapat komitmen 290 juta baik yang diproduksi di sini maupun nanti yang diproduksi di luar. Saya kira ini berita yang sangat bagus," tuturnya.

Baca Juga:

Jokowi Minta Uji Klinis Vaksin COVID-19 Dipercepat, Tapi Ditolak

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
32 Lokasi Pengganti CFD Sudirman - Thamrin Disiapkan
Indonesia
32 Lokasi Pengganti CFD Sudirman - Thamrin Disiapkan

Lokasi-lokasi pengganti untuk mengurai kerumunan massa yang terjadi di satu titik.

Fraksi PAN DPRD DKI: Pansus Banjir Bukan untuk Jatuhkan Anies
Indonesia
Fraksi PAN DPRD DKI: Pansus Banjir Bukan untuk Jatuhkan Anies

Menurut Zita pansus banjir bukan untuk menjatuhkan ataupun mencari kesalahan Pemprov DKI dalam penanganan banjir.

KPU Bolehkan Kampanye Terbuka, Dihadiri Secara Fisik Maksimal 100 Orang
Indonesia
KPU Bolehkan Kampanye Terbuka, Dihadiri Secara Fisik Maksimal 100 Orang

Selebihnya, kehadiran peserta kampanye dapat dilakukan secara daring

Jabar Segera Miliki Mobile Combat COVID-19
Indonesia
Jabar Segera Miliki Mobile Combat COVID-19

Mobile Combat COVID-19 ini memiliki metode yang lebih sederhana dari Biosafety Level-2 (BSL-2) dan BSL-3

Realisasi Normalisasi Sungai, DPRD Desak Pemprov DKI Bebaskan Lahan
Indonesia
Realisasi Normalisasi Sungai, DPRD Desak Pemprov DKI Bebaskan Lahan

Oleh karena itu, tegas Nova Paloh, seharusnya pembebasan lahan tidak memakan waktu yang terlalu lama.

BPKP Usul Harga Swab Mandiri Enggak Sampai Rp800 Ribu
Indonesia
BPKP Usul Harga Swab Mandiri Enggak Sampai Rp800 Ribu

Namun, biaya itu masih akan dievaluasi oleh tim dari Kementerian Kesehatan

Puluhan Siswa Positif Corona di Yogyakarta Berasal dari Dua Pondok Pesantren
Indonesia
Puluhan Siswa Positif Corona di Yogyakarta Berasal dari Dua Pondok Pesantren

Gugus tugas penanganan COVID-19 Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mengumumkan, adanya 47 siswa yang positif COVID-19. Seluruh siswa tersebut adalah santri dari dua pondok pesantren.

DPR Desak Polri Proses Kasus Dugaan Pemalsuan Label SNI
Indonesia
DPR Desak Polri Proses Kasus Dugaan Pemalsuan Label SNI

Menurutnya, penyidik Polri perlu bersikap transparan agar masyarakat, khususnya pelapor memperoleh hak keadilannya.

Tingkat Keterpakaian Ruang Isolasi di RS Jakarta 80 Persen Lebih
Indonesia
Tingkat Keterpakaian Ruang Isolasi di RS Jakarta 80 Persen Lebih

Tingkat keterpakaian perlu ditekan ke angka di bawah 60 persen

Harun Masiku Bawa Foto Pimpinan Parpol Saat Menghadap Ketua KPU
Indonesia
Harun Masiku Bawa Foto Pimpinan Parpol Saat Menghadap Ketua KPU

Arief tidak menyebut nama saat menjawab pertanyaan jaksa