Diperiksa Polisi, Putra Ahok Bantah Aniaya Ayu Thalia Nicholas Sean Purnama. Foto: Instagram/@nachoseann

MerahPutih.com - Kasus dugaan penganiyaan yang menjerat putra sulung Basuki T Purnama (Ahok), Nicholas Sean Purnama memasuki babak baru.

Teranyar, ia telah menjalani pemeriksaan sebagai terlapor di Polsek Penjaringan, Jakarta Utara. Sean diperiksa terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap selebgram Ayu Thalia.

Baca Juga

Anak Ahok Polisikan Balik Ayu Thalia

Sean didampingi kuasa hukumnya, Ahmad Ramzy menjalani pemeriksaan tersebut pada Selasa (28/9) kemarin.

"Nicholas Sean sebagai warga negara yang taat hukum sudah memenuhi panggilan dan sudah dilakukan pemeriksaan di Polsek Penjaringan," ungkap Ramzy ketika dihubungi wartawan, Rabu (29/9).

Ramzy melanjutkan, kliennya dicecar 20 pertanyaan dari penyidik seputar kronologis pertemuan hingga dugaan penganiayaan terhadap Ayu Thalia terjadi.

Kuasa hukum Nicholas Sean Purnama, Ahmad Ramzy, berikan keterangan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (31/8). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat
Kuasa hukum Nicholas Sean Purnama, Ahmad Ramzy, berikan keterangan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (31/8). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Namun, semuanya dibantah oleh kubu anak Komisaris Utama Pertamina itu.

"Jelas kita bantah semuanya, kita atau klien saya tidak pernah melakukan hal yang berkaitan dengan sentuhan fisik di dalam atau luar mobil," tutur Ramzy.

Dalam pemeriksaan tersebut, Ramzy menyebut kliennya membawa sejumlah barang bukti untuk diberikan penyidik. Mulai dari foto baju yang dikenakan keduanya saat dugaan penganiayaan terjadi hingga rekaman percakapan.

Sebagai informasi, Nicholas Sean Purnama dipolisikan oleh selebgram Ayu Thalia.

Nicholas diduga melakukan penganiayaan dengan mendorong Ayu Thalia sampai jatuh dan terluka.

Dalam laporan polisi tersebut, Nicholas Sean disangkakan dalam Pasal 351 KUHPidana tentang Penganiayaan.

Menanggapi tudingan tersebut, Nicholas Sean membantah dan melaporkan balik selebgram Ayu Thalia ke Polres Metro Jakarta Utara atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah dengan sangkaan Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP. (Knu)

Baca Juga

Putra Ahok dan Ayu Thalia Saling Lapor, Polisi: Semuanya akan Kami Proses

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Wali Kota Bobby Yakin PTM Dilakukan Pada Juli 2021
Indonesia
Wali Kota Bobby Yakin PTM Dilakukan Pada Juli 2021

Pembelajaran akan lebih baik dilakukan secara tatap muka, karena mempertimbangkan psikologi siswa dan siswi.

Catat! Pemerintah Tidak Melarang Masyarakat Mudik Lebaran Tahun Ini
Indonesia
Catat! Pemerintah Tidak Melarang Masyarakat Mudik Lebaran Tahun Ini

Kemenhub akan melakukan koordinasi dan sinergi bersama Gugus Tugas COVID-19

PKS Ingatkan Anies Soal Prokes Terkait Penambahan Jumlah Sekolah PTM
Indonesia
PKS Ingatkan Anies Soal Prokes Terkait Penambahan Jumlah Sekolah PTM

Komisi E DPRD DKI yang bidangi pendidikan menyambut baik niatan Gubernur Anies Baswedan yang menambah jumlah sekolah peserta pembelajaran tatap muka terbatas.

Begini Prosedur Suntik Vaksin Corona Bagi Jokowi
Indonesia
Begini Prosedur Suntik Vaksin Corona Bagi Jokowi

berdasarkan keterangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), vaksinasi COVID-19 akan dimulai sekitar pertengahan Januari 2021.

11 Titik Sasaran Vaksin Keliling Selasa (24/8), 2 Lokasi Layani Sampai Jam 5
Indonesia
11 Titik Sasaran Vaksin Keliling Selasa (24/8), 2 Lokasi Layani Sampai Jam 5

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menyiapkan vaksin mobil keliling di lima kota administrasi.

DPR Aceh Tetapkan Pilkada Digelar 2022
Indonesia
DPR Aceh Tetapkan Pilkada Digelar 2022

Pelaksanaan Pilkada Aceh 2022 diatur khusus dalam Pasal 65 ayat (1) UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA)

Pertemuan Pembuka Presidensi G20 Indonesia, Delegasi Bakal Pakai Mobil Listrik
Indonesia
Pertemuan Pembuka Presidensi G20 Indonesia, Delegasi Bakal Pakai Mobil Listrik

Presidensi G20 Indonesia sekaligus menjadi kesempatan untuk menunjukkan keberhasilan pemerintah untuk mereformasi struktural di bidang perdagangan, investasi, dan industri.

MPR Dorong Pemerintah Terjunkan 62.500 Mahasiswa Kedokteran Bantu Nakes
Indonesia
MPR Dorong Pemerintah Terjunkan 62.500 Mahasiswa Kedokteran Bantu Nakes

Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah mengusulkan agar semua mahasiswa yang terjun ke lapangan membantu nakes diberikan kompensasi akademis, misalnya dalam penanganan COVID-19 ini disetarakan dengan Satuan Kredit Semester (SKS).

Hari Ini 100 Ulama dari Jatim Divaksin AstraZeneca
Indonesia
Hari Ini 100 Ulama dari Jatim Divaksin AstraZeneca

Langkah itu ditempuh sebab PWNU Jatim mengeluarkan fatwa halal untuk vaksin AstraZeneca.

Sambangi Balai Kota DKI, Sandiaga Sebut Pariwisata Jakarta Bisa Tumbuh 20 Persen
Indonesia
Sambangi Balai Kota DKI, Sandiaga Sebut Pariwisata Jakarta Bisa Tumbuh 20 Persen

"Jika kita terus tekan angka penularan Covid-19 mungkin kita kenaikan 15 sampai 20 persen," tuturnya.