Diperiksa Polisi, Dewi Tanjung Ngaku Tak Kenal Novel Baswedan Kader PDIP Dewi Tanjung di Polda Metro Jaya (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Dewi Tanjung mengaku dicecar puluhan pertanyaan saat diperiksa atas laporannya terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan.

"Sekitar 20 pertanyaan terkait apa yang saya laporkan," ucap Dewi di Mapolda Metro Jaya, Senin (11/11).

Baca Juga:

Kader PDIP Dewi Tanjung Diperiksa Polisi Karena Laporkan Dugaan Rekayasa Kasus Novel

Seperti diketahui, Dewi hari ini diperiksa sebagai saksi pelapor.

Dewi Tanjung mengaku tak kenal Novel Baswedan
Kader PDIP Dewi Tanjung di Polda Metro Jaya (MP/Kanu)

Menurut Dewi, dia ditanya soal tanggapannya terkait kasus penyiramab air keras yang menimpa Novel. Dewi juga mengaku membawa beberapa bukti dalam pemeriksaan tersebut. Semisal, rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV) saat Novel disiram air keras hingga pemberitaan di media massa.

"Pertanyaan paling dominan apa ya, ya paling sudah pernah lihat belum, kenal Pak Novel enggak. Saya bilang enggak kenal Pak Novel, yakan," ujarnya lagi.

Untuk diketahui, Dewi Tanjung membuat laporan polisi pada Rabu 6 November 2019.

Menurut dia, kasus yang membuat mata sebelah kiri Novel hampir buta itu hanya sandiwara. Laporan Dewi itu bernomor LP/7171/XI/2019/PMJ/Dit. Krimsus. Novel dilaporkan atas dugaan penyebaran berita bohong melalui media elektronik.

Baca Juga:

LPSK: Novel Baswedan Tak Bisa Dituntut

Dalam pasal yang disangkakan, yaitu Pasal 26 ayat (2) juncto Pasal 45 A Ayat (2) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 14 A ayat 1 UU RI nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Dewi meragukan hasil rekam medis Novel.

Dewi meminta tim dokter independen di Indonesia, memeriksa Novel. Ia menilai, apa yang menimpa Novel tak masuk akal.(Knu)

Baca Juga:

ICW Sebut Laporan Dewi Tanjung dan Gugatan OC Kaligis Soal Novel Pengalihan Isu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ditunggu Rakyat, Hasil Uji Klinis Vaksin COVID Diharapkan Menggembirakan
Indonesia
Ditunggu Rakyat, Hasil Uji Klinis Vaksin COVID Diharapkan Menggembirakan

"Di tengah masyarakat banyak sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ditekuni oleh masyarakat. Saya mengajak kepada masyarakat untuk membeli produk mereka," kata Jazilul Fawaid.

Hasil Penggabungan Bank Syariah Milik Negara Punya Aset Rp214 Triliun
Indonesia
Hasil Penggabungan Bank Syariah Milik Negara Punya Aset Rp214 Triliun

Nama tiap direksi, dewan komisaris dan dewan pengawas syariah (DPS) bank hasil penggabungan akan dibahas dalam RUPSLB BRIS yang diperkirakan dilaksanakan pada 15 Desember 2020.

 Wakil Ketua dan Komisioner Ombudsman RI Dinyatakan Sembuh dari COVID-19
Indonesia
Wakil Ketua dan Komisioner Ombudsman RI Dinyatakan Sembuh dari COVID-19

"Belum tahu kapan bisa ketemu keluarganya, mungkin hari ini mungkin besok, tapi pastinya udah sembuh," ungkap Alamsyah.

Libur Panjang, Warga Jakarta 'Hijrah' ke Luar Kota
Indonesia
Libur Panjang, Warga Jakarta 'Hijrah' ke Luar Kota

Libur panjang Tahun Baru Islam 1442 Hijriah yang dimulai pada Kamis (20/8) hingga Minggu (23/8) membuat warga Jakarta dan sekitarnya 'hijrah' ke luar kota.

Tak Pakai Masker, Pelanggar di Jakarta Pusat Dihukum Panjat Tiang
Indonesia
Tak Pakai Masker, Pelanggar di Jakarta Pusat Dihukum Panjat Tiang

Hukumannya unik, yaitu memanjat di tiang seraya memberikan pernyataan bahwa ia tak akan melanggar lagi.

Digeruduk Puluhan Orang Tua Calon Siswa, DPRD Bakal Panggil Disdik DKI
Indonesia
Digeruduk Puluhan Orang Tua Calon Siswa, DPRD Bakal Panggil Disdik DKI

Mereka protes PPDB tahun 2020-2021 jalur zonasi yang menggunakan pertimbangan usia.

Kemenpora Datangi Satgas Antimafia Bola, Ada Apa?
Indonesia
Kemenpora Datangi Satgas Antimafia Bola, Ada Apa?

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto menemui Ketua Satgas Antimafia Mabes Polri Brigjen Hendro Pandowo.

Gelar Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Tegal Terancam Dipenjara
Indonesia
Gelar Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Tegal Terancam Dipenjara

Wakil Ketua DPRD Tegal, WE nekat menggelar konser dangdutan di tengah pandemi COVID-19. Apalagi, konser tersebut dipadati pengunjung.

3.700 Kamar Hotel Siap Dijadikan Lokasi Isolasi OTG di Kawasan Jakarta
Indonesia
3.700 Kamar Hotel Siap Dijadikan Lokasi Isolasi OTG di Kawasan Jakarta

Sebanyak 27 hotel di Jakarta siap dijadikan tempat isolasi pasien COVID-19.

Pemerintah Tak Naikkan UMP, Pengusaha dan Buruh Bisa Berunding
Indonesia
Pemerintah Tak Naikkan UMP, Pengusaha dan Buruh Bisa Berunding

Pemerintah mesti membuat kebijakan yang tepat dalam menjaga kesejahteraan pekerja di berbagai sektor tersebut.