Diperiksa di Belasan Titik, Kebakaran di Gedung Kejagung Masih Misterius Foto udara gedung utama Kejaksaan Agung yang terbakar di Jakarta, Minggu (23/8/2020). (ANTARA/Aditya Pradana Putra/foc)

MerahPutih.com - Tim Puslabfor Mabes Polri melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) terkait kebakaran di gedung utama Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan. Kejadian berlangsung hampir 12 jam tersebut terjadi pada Sabtu (22/8) kemarin.

"Untuk hari ini tim Labfor masih melakukan pemeriksaan TKP," kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Awi Setiyono dalam keteranganya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (25/8).

Baca Juga:

Belum Diasuransikan, Gedung Kejagung Bakal Direnovasi 2021

Ia menyebut, pemeriksaan tak hanya dilakukan oleh Polri. Melainkan juga melibatkan sejumlah pihak Kejaksaan Agung tersebut.

"Pemeriksaan TKP didampingi penyidik dan staf Kejagung," sebutnya.

Awi menjelaskan, dalam pemeriksaan TKP tersebut, mereka telah mengambil sejumlah sempel di sejumlah lokasi kebakaran gedung Kejaksaan Agung untuk dilakukan analisa.

"Tim melaksanakan pengecekan dan pengambilan sempel di 15 titik lokasi kebakaran dan mengambil CCTV di beberapa lokasi untuk dianalisa," jelasnya.

Foto udara gedung utama Kejaksaan Agung yang terbakar di Jakarta, Minggu (23/8) (Antara FOTO/Aditya Pradana Putra)
Foto udara gedung utama Kejaksaan Agung yang terbakar di Jakarta, Minggu (23/8) (Antara FOTO/Aditya Pradana Putra)

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Argo Yuwono menuturkan rekaman CCTV itu bakal dianalisis untuk mengetahui penyebab kebakaran.

"Jadi hari ini tim kembali melaksanakan pengecekan dan mengambil CCTV di beberapa lokasi untuk dianalisa," ujar Argo.

Argo mengatakan, nantinya sampel abu itu bakal mengungkap penyebab kebakaran. Selain itu, tim juga melakukan penyisiran di seluruh area bangunan yang terbakar.

"Mulai dari lantai 1 hingga lantai 6 gedung Kejaksaan Agung," ucap Argo.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Gedung Kejagung Kebakaran, Semua Koruptor Bakal Diputihkan

Sebagaimana diketahui, kebakaran terjadi di Gedung Utama Kejaksaan Agung pada 22 Agustus 2020 malam sekitar pukul 19.10 WIB.

Sebanyak 65 mobil pemadam dikerahkan untuk meredam kobaran api.

Gedung yang terbakar merupakan kantor Jaksa Agung, Wakil Jaksa Agung, Biro Perencanaan dan Keuangan, Biro Pembinaan, Intelijen, dan Biro Kepegawaian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. (Knu)

Baca Juga:

Renovasi Gedung Kejagung Butuh Rp161 Miliar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bendera Partai Dibakar Pendemo, PDIP Tempuh Jalur Hukum
Indonesia
Bendera Partai Dibakar Pendemo, PDIP Tempuh Jalur Hukum

Hasto menyayangkan aksi pembakaran bendera tersebut

Ketua DPR Berharap Santri Jadi Agen Perubahan
Indonesia
Ketua DPR Berharap Santri Jadi Agen Perubahan

Hari Santri Nasional adalah wujud penghormatan atas jasa para santri dalam perjuangan meraih kemerdekaan.

Pasien Positif COVID-19 Melarikan Diri Belum Ditemukan, Anak dan Istri Ikut Terpapar
Indonesia
Pasien Positif COVID-19 Melarikan Diri Belum Ditemukan, Anak dan Istri Ikut Terpapar

"Kami masih kesulitan melacak pasien positif yang melarikan diri," ujar Ning

Listyo Sigit 'Langkahi' Dua Angkatannya, Kompolnas: Semua Pasti Menerima
Indonesia
Listyo Sigit 'Langkahi' Dua Angkatannya, Kompolnas: Semua Pasti Menerima

Presiden Jokowi telah mempertimbangkan dengan matang hal tersebut

Ratusan Warga Lereng Merapi Tolak Mengungsi
Indonesia
Ratusan Warga Lereng Merapi Tolak Mengungsi

Sebanyak 365 warga di kawasan rawan bencana (KRB) III atau berjarak 3 km dari puncak Gunung Merapi.

MRT Didaulat sebagai Moda Transportasi Terbaik bagi Disabilitas
Indonesia
MRT Didaulat sebagai Moda Transportasi Terbaik bagi Disabilitas

DTKJ menetapkan PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta memperoleh predikat terbaik dalam memberikan layanan bagi kalangan disabilitas.

Wartawan Hati-Hati Dikadali, Pelajari Trik-Trik Ngeles Narasumber Ini
Indonesia
Wartawan Hati-Hati Dikadali, Pelajari Trik-Trik Ngeles Narasumber Ini

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri terlihat menghindari awak media ketika dimintai komentar terkait sidang dugaan pelanggaran etik yang dilakukannya.

Hadapi Gelombang Mudik, Pemda DIY Terapkan 2 Strategi Kendalikan Corona
Indonesia
Hadapi Gelombang Mudik, Pemda DIY Terapkan 2 Strategi Kendalikan Corona

Sultan tidak melarang warga Yogyakarta berpergian antar kabupaten dan kota dalam wilayah DIY maupun keluar DIY.

Agus Widjojo: Bung Karno Mendirikan Lemhanas Sebagai Candradimuka Calon Pemimpin
Indonesia
Agus Widjojo: Bung Karno Mendirikan Lemhanas Sebagai Candradimuka Calon Pemimpin

Patung Bung Karno ini melambangkan kebiasaan Putra Sang Fajar itu membaca buku

Uji Coba Jalan Layang Kampung Melayu-Tanah Abang untuk Road Bike Makan Korban
Indonesia
Uji Coba Jalan Layang Kampung Melayu-Tanah Abang untuk Road Bike Makan Korban

Kegiatan road bike pertama di Jalang Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu- Tanah Abang langsung memakan korban.