Diperiksa 7 Jam, Habib Novel Ditanya Soal Yayasan dan Ketua GNPF-MUI Habib Novel Bamukmin (kanan) dan pengacara Ali Lubis di Jakarta Pusat, Senin (13/2). (Foto MP/Yohanes Abimanyu)

Habib Novel Bamukmin akhirnya keluar dari ruang pemeriksaan penyidik Ditreskrimum Mabes Polri di Jakarta Pusat setelah diperiksa selama 7 jam. Habib Novel dicecar pertanyaan 11 pertanyaan seputar hubungannya dengan Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir.

Habib Novel menjalani pemeriksaan mulai pukul 12.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB. Pengacara Habib Novel Bamukmin, Ali Lubis mengatakan saat di dalam ruang penyidik kliennya dicecar 11 pertanyaan terkait kasus tindak pencucian uang (TPPU) terkai dengan dana Yayasan Kadilan untuk Semua.

Ali menjelaskan habib novel tidak mengetahui bahkan tadi baru tahu soal yayasan yang dimaksudkan.

"Terkait rekening, nama yayasan aja baru tahu apalagi itu jadi terkait tekening, yayasan, habib novel sama sekali tidak tahu dan baru tahu tadi saat diperiksa," katanya di Jakarta Pusat, Senin (13/2).

Ali menjelaskan hubungan Habib Novel dengan Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir tidak kenal dekat. Namun, beliau tahu karena sama-sama menjadi seorang ulama.

Sebelumnya, Ali menjelaskan Habib Novel kebingungan ditanya soal dana Yayasan. Menurut Ali, kliennya tidak tahu menahu soal yayasan.

"Habib Novel pada aksi 411 dan 212 itu sebagai penceramah atau sebagai ulama. Jadi sebatas itu aja, beliau cuma hadir, tidak tahu menahu apa yang dilakukan oleh yayasan, pengurus yang lainnya," kata Ali.

Ali heran kenapa kliennya disangkutpautkan sebagai saksi atas dugaan dana tersebut.

"Nggak ada, beliau cuma hadir pada saat itu aja. Jadi terkait yang lain-lainnya nggak tahu. Makanya nih bingung, nama yayasannya ga tau, tiba-tiba dipanggil. Kami hanya memenuhi panggilan Bareskrim," tuturnya. (Abi)



Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH