Dipanggil KPK, Anies: Insya Allah Saya Hadir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima vaksinasi dosis kedua di Jakarta, Sabtu (18/9/2021) (ANTARA/[email protected])

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku akan hadir dalam pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait saksi dugaan kasus korupsi lahan Munjul, Cipayung, Jakarta Timur.

"Tapi Insya Allah saya akan hadir sesuai dengan undangan yang diberikan oleh KPK besok," ucap Anies di Jakarta, Senin (20/9).

Baca Juga

KPK Periksa Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Besok

Namun, orang nomor satu di Jakarta ini belum mengetahui apa yang akan digali lembaga anti rasuah tersebut. Kendati demikian dirinya siap datang menyampaikan keterang sesuai apa diketahui dirinya dalam perkara tersebut.

"Jadi saya sendiri belum tahu keterangan yang dibutuhkan apa," ucap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

Gubernur DKI Anies Baswedan saat peringatan Hari Sumpah Pemuda di Monas, Senin (28/10). (Foto: MP/Asropih)
Gubernur DKI Anies Baswedan saat peringatan Hari Sumpah Pemuda di Monas, Senin (28/10). (Foto: MP/Asropih)

Untuk diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, pada Selasa (21/9) besok.

Keduanya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Dirut Perumda Sarana Jaya, Yoory Corneles dan kawan-kawan, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur.

"Di antaranya yaitu Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) dan Prasetyo Edi Marsudi (Ketua DPRD DKI Jakarta)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (20/9). (Asp)

Baca Juga

PSI Tagih Keseriusan Anies Jalankan Gugatan Terkait Polusi Udara

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tiga Siswa Terpapar COVID-19, SMPN 85 Jaksel Di-lockdown 10 Hari
Indonesia
Tiga Siswa Terpapar COVID-19, SMPN 85 Jaksel Di-lockdown 10 Hari

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 85 Jakarta Selatan terpaksa harus ditutup lantaran ada tiga siswa yang terkonfirmasi terpapar COVID-19.

Anggota DPR Desak Pemerintah Segera Hapus Dualisme Pasar Migor Curah
Indonesia
Anggota DPR Desak Pemerintah Segera Hapus Dualisme Pasar Migor Curah

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menilai dengan adanya dualitas pasar dan disparitas harga migor curah ini dinilai menimbulkan kompleksitas dan masalah baru di pasar.

Haul ke-52 Bung Karno, PDIP Gelar Doa Bersama
Indonesia
Haul ke-52 Bung Karno, PDIP Gelar Doa Bersama

Untuk mengenang wafatnya sang Proklamator 52 tahun lalu, DPP PDI Perjuangan (PDIP) mengadakan doa bersama pada Senin (20/6) malam.

Pemuda Sukabumi Hampir Kehilangan Nyawa karena Tertidur Pulas di Rel Kereta
Indonesia
Pemuda Sukabumi Hampir Kehilangan Nyawa karena Tertidur Pulas di Rel Kereta

MAA hampir saja kehilangan nyawa akibat terserempet KA rute Sukabumi-Cipatat pada Minggu (12/6).

Dilatih Berkuda, Gibran Belajar Soal Patriotisme dari Prabowo
Indonesia
Dilatih Berkuda, Gibran Belajar Soal Patriotisme dari Prabowo

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, berkunjung ke kediaman Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto di bukit Hambalang

Perkiraan Polisi Soal Kecepatan Mobil Vanessa Angel
Indonesia
Perkiraan Polisi Soal Kecepatan Mobil Vanessa Angel

Dalam hal ini, Vanessa dan suami meninggal dunia\

Eks Kader PSI Minta Usut Tuntas Kasus Warga Keracunan Nasi Kotak
Indonesia
Sejumlah Upaya Pemprov DKI Memperbaiki Kualitas Udara Jakarta
Indonesia
Sejumlah Upaya Pemprov DKI Memperbaiki Kualitas Udara Jakarta

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, perbaikan kualitas udara Jakarta memang menjadi PR (Pekerjaan rumah) Pemerintah Jakarta dan juga masyarakat.

Asabri Cairkan Asuransi Agggota TNI Yang Gugur di Kiwirok Papua Pada Keluarga
Indonesia
Asabri Cairkan Asuransi Agggota TNI Yang Gugur di Kiwirok Papua Pada Keluarga

Ahli waris menerima manfaat sesuai dengan ketentuan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2020 di antaranya Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK), Nilai Tunai Tabungan Asuransi (NTTA) dan Beasiswa bagi yang memiliki anak.

Anggaran Besar, Pemprov Kepulauan Riau Bikin Badan Pengelola Perbatasan Negara
Indonesia
Anggaran Besar, Pemprov Kepulauan Riau Bikin Badan Pengelola Perbatasan Negara

Kepri yang notabene daerah maritim itu secara geografis berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura.