Dinsos Kota Solo Sisir Warga Belum Terima BLT BBM Warga menerima bantuan BLT BBM di Kantor Pos Solo. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Dinas Sosial (Dinsos) Solo mencatat sebanyak 39.613 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tidak mendapatkan bantuan BLT BBM. Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah mengingat penyisiran data masih terus dilakukan.

Kabid Pemberdayaan Fakir Miskin Dinsos Solo, Lusia Sari mengatakan, pihaknya menerima banyak aduan dari masyarakat yang dilaporkan karena tidak masuk ke daftar penerima bantuan.

Baca Juga

40.687 KPM di Jakarta Pusat Telah Terima BLT BBM

"Kemungkinan masih akan ada tambahan lagi yang belum dapat bantuan BLT BBM. Kita lakukan penyisiran," kata Lusia, Kamis (22/9).

Ia menjelaskan data penerima BLT berasal dari data Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Data Keluarga Miskin di Solo 15.231 KK, yang rentan masalah sosial ada 50.787 KK.

Baca Juga

Respons Pernyataan AHY, Adian Sebut Jokowi Tidak Hanya Beri BLT

Disinggung soal penerima bansos yang dianggap mampu atau salah sasaran, pihaknya masih akan mendalami ini. Warga yang mendapati salah sasaran bisa melapor ke Dinsos.

"Jika ada warga miskin yang merasa berhak mendapat bantuan, namun tak tercatat sebagai penerima laporkan ke Dinsos," papar dia.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming warga yang tidak dapat bantuan BLT BBM akan diberikan bantuan dari BLT APBD-Perubahan yang telah dianggarkan Rp14 miliar. Verifikasi sedang dilakukan.

"BLT BBM dari APBD 2022, setiap orang mendapatkan Rp 600.000 per orang. Warga untuk bersabar karena masih dilakukan verifikasi data penerima bantuan," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

16,2 Juta Orang Telah Terima BLT BBM

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Prabowo Minta TNI Solid untuk Jaga Pesatuan Bangsa
Indonesia
Prabowo Minta TNI Solid untuk Jaga Pesatuan Bangsa

Prabowo juga meminta kepada seluruh prajurit TNI untuk senantiasa menjaga sinergitas

Wagub Uu Usulkan Hari Anak Yatim Nasional
Indonesia
Wagub Uu Usulkan Hari Anak Yatim Nasional

Pandemi COVID-19 dianggap menjadi momentum tepat bagi bangsa Indonesia memiliki Hari Anak Yatim Nasional.

Lima Nama Pengganti Lili Pintauli sebagai Wakil Ketua KPK
Indonesia
Lima Nama Pengganti Lili Pintauli sebagai Wakil Ketua KPK

Tumpak mengatakan terdapat lima nama yang diajukan presiden untuk menggantikan Lili Pintauli.

OTT Bupati Kuansing, KPK Amankan Dolar Singapura dan iPhone XR
Indonesia
OTT Bupati Kuansing, KPK Amankan Dolar Singapura dan iPhone XR

"KPK menemukan bukti petunjuk penyerahan uang Rp 500 juta, uang tunai dalam bentuk rupiah dengan total Rp 80,9 juta, mata uang asing sekitar SGD1.680 dan serta iPhone XR," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar

DPR Belum Bahas Rencana Kenaikan Harga BBM dengan Pemerintah
Indonesia
DPR Belum Bahas Rencana Kenaikan Harga BBM dengan Pemerintah

ingga kini tidak ada persetujuan Komisi VII DPR RI atas rencana Pemerintah untuk menaikan harga BBM bersubsidi.

Kompolnas: Narasi Densus 88 Harus Dibubarkan dari Kelompok Terorisme dan Radikal
Indonesia
Kompolnas: Narasi Densus 88 Harus Dibubarkan dari Kelompok Terorisme dan Radikal

Dalam wawancara dengan para narapidana terorisme, mereka menganggap Polisi itu 'thogut'

TNI AL Rencanakan Penghapusan KRI Teluk Sampit 515 dari Daftar Alutsista
Indonesia
TNI AL Rencanakan Penghapusan KRI Teluk Sampit 515 dari Daftar Alutsista

TNI Angkatan Laut (AL) berencana untuk mengusulkan penghapusan satu kapal KRI Teluk Sampit 515 dari jajaran alat utama sistem pertahanan (alutsista) TNI AL. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono. Menurutnya, penghapusan dilakukan karena usia kapal yang sudah tua.

Duet Anies-Puan Tergantung Restu Megawati
Indonesia
Duet Anies-Puan Tergantung Restu Megawati

Koalisi kebangsaan akan terbentuk jika duet Anies-Puan yang didukung oleh koalisi parpol PDIP-Demokrat-NasDem-PKS terealisasi.

AS Ancam Boikot G20, DPD: Absen Berarti tak Hormati Indonesia
Indonesia
AS Ancam Boikot G20, DPD: Absen Berarti tak Hormati Indonesia

"Bahwa sedang terdapat resistensi politik beberapa negara terhadap Rusia dan mengancam untuk absen dalam forum G20, itu tentu bisa dimaknai sebagai sikap yang tidak menghormati Indonesia sebagai Presidensi G20," sambung dia.

Terungkap! Uang Suap dari Azis Syamsuddin untuk Sawer Biduan hingga Maju Pilkada
Indonesia
Terungkap! Uang Suap dari Azis Syamsuddin untuk Sawer Biduan hingga Maju Pilkada

Pengacara Maskur Husain mengaku menggunakan sebagian uang haram senilai total Rp 2,55 miliar yang diduga diterima dari Azis Syamsuddin dan politikus Partai Golkar Aliza Gunado untuk berbagai keperluan pribadi.