berita-singlepost-banner-1
Dinkes Kepulauan Riau Nyatakan Kondisi 238 WNI Observasi di Natuna Sehat Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana. (ANTARA/Nikolas Panama)
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.com - Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau menyatakan seluruh WNI dari Wuhan, Tiongkok, yang saat ini diobservasi di Hanggar Lanud Raden Sajad, Ranai, Natuna, dalam kondisi sehat.

Kepala Dinkes Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Senin (10/2), memastikan informasi terkait sejumlah WNI yang diobservasi di Natuna dalam kondisi sakit akibat air tidak bersih, tidak benar.

Baca Juga:

5 Kuliner Unik Khas Natuna yang Harus Kamu Cicipi

"Dari mana dan bagaimana ada yang tahu kondisi WNI yang menjalani observasi selama 14 hari itu? Itu sangat tertutup," katanya, dikutip Antara.

Tjetjep mengaku dirinya sendiri tidak dapat masuk ke kawasan observasi, karena itu prosedur WHO yang wajib dilaksanakan. Di lokasi observasi hanya petugas ring I yang memberikan pelayanan kepada warga yang diobservasi.

"Air di kawasan observasi sangat terjaga. Kebutuhan WNI yang diobservasi juga dipenuhi," ucapnya.

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melakukan senam bersama prajurit TNI di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (6/2/2020). Menurut data Kementerian Kesehatan, sebanyak 238 orang WNI yang menjalani proses observasi virus corona tersebut kondisi kesehatannya baik dan tidak ada satupun dari mereka yang menunjukkan gejala infeksi seperti demam, batuk dan pilek. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pras.
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melakukan senam bersama prajurit TNI di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (6/2/2020). Menurut data Kementerian Kesehatan, sebanyak 238 orang WNI yang menjalani proses observasi virus corona tersebut kondisi kesehatannya baik dan tidak ada satupun dari mereka yang menunjukkan gejala infeksi seperti demam, batuk dan pilek. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pras.

Ia mengatakan sarana hiburan dan olah raga, selain makanan yang sehat juga dipenuhi petugas. Bahkan petugas menambah kapasitas internet baru-baru ini untuk kepentingan WNI yang dievakuasi dari Wuhan tersebut.

"Mereka juga dapat menghubungi keluarganya sepanjang waktu," tuturnya.

Baca Juga:

Pemerintah Daerah Natuna Minta Wisatawan Tetap Berkunjung

Tjetjep mengatakan situasi dan kondisi di lokasi observasi sangat baik. Suasana dibangun dengan baik sehingga warga menjalani observasi dengan bahagia.

"Jadi yang dijaga bukan hanya jasmani, melainkan juga batin mereka," katanya.

Jika dari 238 orang itu ada yang kelelahan atau luka saat berolah raga, menurut dia, tidak ada kaitannya dengan virus corona sehingga informasi itu tidak perlu dibesar-besarkan.

"Saya harus bicara yang benar, sesuai realitas, meski ada sejumlah pihak yang menginginkan saya berhenti berbicara untuk kepentingan publik. Saya harus bicara untuk meluruskan cukup banyak informasi tidak benar yang terlanjur dibaca publik," katanya. (*)

Baca Juga:

Pemerintah Daerah Natuna Minta Wisatawan Tetap Berkunjung


berita-singlepost-mobile-banner-3
Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6