Dinkes DKI Siap Vaksinasi Tahap Kedua, Sasarannya Ada Ojol Ilustrasi seseorang divaksin (Antara/Pixabay)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bersiap untuk melaksanakan vaksinasi COVID-19 tahap kedua. Menurut jadwal, kegiatan ini mulai dilakukan pada pekan depan.

Untuk tahap kedua ini, sasarannya kepada sektor layanan publik seperti TNI-Polri, tokoh agama, aparatur sipil negara (ASN), satpol PP, guru, pedagang, kemudian ojek online (ojol).

"Mungkin dari berbagai unsur tidak hanya dari pedagang mungkin berkisar di 3,4 juta orang (penerima vaksin tahap kedua)," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia saat dihubungi wartawan, Senin (15/2).

Baca Juga:

Polisi Selidiki Unsur Pidana di Balik Vaksinasi COVID-19 Helena Lim

Dwi menuturkan, untuk tempat vaksinasi dan waktu masih dikoordinasikan. Tak menuntut kemungkinan dilakukan di fasilitas kesehatan (faskes) DKI dan juga memakai gelanggang olahraga (GOR).

"Ya masih dimatangin karena sambil berjalan. Jadi (divaksinasi) pedagang, tenaga transportasi, kemudian pegawai atau pekerja layanan publik, kemudian tenaga pengamanan," terangnya.

Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 Sinovac dosis pertama ke seorang tenaga kesehatan saat vaksinasi massal di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2021). Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar vaksinasi dengan menargetkan 6.000 orang tenaga kesehatan yang bertugas pada fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta di DKI Jakarta. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 Sinovac dosis pertama ke seorang tenaga kesehatan saat vaksinasi massal di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2021). (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Dalam pemberitahuan vaksin tahap kedua ini, ucap Dwi, kemungkinan besar sudah tidak menggunakan sistem SMS blast seperti tahap awal terhadap tenaga kesehatan (nakes). Untuk penjadwalan vaksin sektor layanan publik ini dilakukan pendataan oleh institusi masing-masing.

"Mereka pasti ada asosiasinya. Jadi dari berbagai sumber. Prinsipnya dari data tersebut akan dikirimkan ke Kementerian Kominfo untuk nanti dimasukin dalam sistem satu data kementerian informasi," jelasnya.

Tak pakai SMS blast, kata dia, untuk menghindari kendala mengenai pendataan. Terkadang ucapnya dalam sistem itu tidak tepat sasaran.

"Makanya kita minta yang melakukan pendataan itu institusi atau asosiasinya, karena mereka yang tahu anggotanya kan," ungkapnya.

Baca Juga:

Kompensasi Dampak Penerima Vaksin, Pemerintah Dituntut Konsisten

Dwi menegaskan, nantinya hanya orang yang bekerja di layanan masyarakat itu yang mendapatkan vaksinasi virus corona, tidak termasuk keluarga.

"Enggak kalau di rumah, kecuali kalau istri juga pedagang ya sudah 2-2 nya kan sama-sama melakukan aktivitas itu. Tapi kalau yang kerja cuma suami, istri full rumah tangga berarti enggak termasuk," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Penghentian Bansos sampai Pidana Menanti Penolak Vaksinasi COVID-19

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dinkes Solo Jamin Perawatan Kesehatan Bayi Tanpa Tempurung Kepala
Indonesia
Dinkes Solo Jamin Perawatan Kesehatan Bayi Tanpa Tempurung Kepala

Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo, Jawa Tangah memastikan bayi Muhammad Arkan Naufal Hidayatullah (18 hari) yang lahir tanpa tempurung kepala akan tetap mendapatkan perawatan yang layak.

Presiden Jokowi Bertolak ke Yogyakarta untuk Kunjungan Kerja
Indonesia
Presiden Jokowi Bertolak ke Yogyakarta untuk Kunjungan Kerja

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak menuju ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (28/2), dalam rangka kunjungan kerja.

Piala Menpora: 297 Pemain dan Official 4 Klub Liga 1 Divaksin Corona
Indonesia
Piala Menpora: 297 Pemain dan Official 4 Klub Liga 1 Divaksin Corona

Sebanyak 297 pemain dan official empat Klub Liga 1 yang berlaga di Piala Menpora mendapatkan vaksinasi corona di pendopo Balai Kota, Jawa Tengah, Selasa (23/3).

Kontingen DKI di PON Papua Bakal Dilakukan Tes Malaria
Indonesia
Kontingen DKI di PON Papua Bakal Dilakukan Tes Malaria

Dinkes DKI Jakarta dan BUMD Jaktour sedang menyiapkan tempat isolasi terpusat (isoter)

Rizal Ramli Soroti Besarnya Anggaran COVID-19
Indonesia
Rizal Ramli Soroti Besarnya Anggaran COVID-19

Rizal Ramli khawatir ada pihak-pihak yang justru memanfaatkan pandemi untuk mencari keuntungan

Vaksin COVID-19 Akhirnya Diperbolehkan untuk Lansia
Indonesia
Vaksin COVID-19 Akhirnya Diperbolehkan untuk Lansia

Kementerian Kesehatan memastikan warga lanjut usia (lansia) berusia 60 tahun ke atas akan mulai mendapatkan vaksinasi CoronaVac buatan Sinovac, Tiongkok.

Terkait Kasus Tanah di Labuan Bajo, Kejati NTT Sita 2 Aset Tanah Milik Tersangka
Indonesia
Terkait Kasus Tanah di Labuan Bajo, Kejati NTT Sita 2 Aset Tanah Milik Tersangka

"Dua tanah itu diduga diperoleh dari hasil tindak pidana korupsi pengalihan aset tanah Pemda Manggarai Barat," ucap Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi NTT, Abdul Hakim

Anies Minta Pembangunan Sumur Resapan Tidak Membahayakan Orang Lain
Indonesia
Anies Minta Pembangunan Sumur Resapan Tidak Membahayakan Orang Lain

Pembangunan sumur resapan di Jakarta tengah menuai sorotan. Pasalnya, pemasangannya yang dilakukan di jalanan justru menggangu mobilitas warga.

Siswa Sekolah Positif COVID-19, Orang Tua Tolak Anak Masuk Isoter
Indonesia
Siswa Sekolah Positif COVID-19, Orang Tua Tolak Anak Masuk Isoter

Tujuh siswa yang positif dalam konsisi sehat tanpa gejala. Meskipun demikian orang tua siswa positif menolak dilakulan masuk isoter.

Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Penyelundupan 310 Kg Sabu Asal Iran
Indonesia
Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Penyelundupan 310 Kg Sabu Asal Iran

Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar penyeludupan narkoba jenis sabu dari jaringan internasional asal Iran. Dari dua tersangka yang ditangkap, polisi menyita 310 kilogram sabu.