Dinkes DKI Minta Mendikbud Masukkan Gerakan Cuci Tangan ke Ekstrakurikuler Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay/com/slavoljubovski)

MerahPutih.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti mengikuti acara webinar yang di selenggarakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan tema "Kampanye Nasional dan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia", pada (15/10).

Menurut Widyastuti, kebiasaan rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir saat ini wajib dilakukan guna menurunkan risiko penularan COVID-19 dan penyakit lainnya.

Widyastuti pun menyarankan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) RI memasukkan perilaku cuci tangan dalam kegiatan ekstrakurikuler nonpelajaran formal di sekolah.

Baca Juga:

Tangan Kering karena Sering Cuci Tangan? Ini Solusinya!

"Mungkin Kementerian Pendidikan sudah bergerak untuk memasukkan dalam ekstrakurikuler atau modul pembelajaran yang mengajak sejak paud, untuk selalu memasukkan tentang ajaran cuci tangan ini dengan baik dan benar," ujar Widyasturi saat webinar Kamis (15/10).

Sehingga dengan adanya gerakan sederhana membiasakan mencuci tangan ini, dapat mengurangi penularan penyakit atau virus corona di dunia pendidikan.

"Tujuan kita untuk menurunkan penyakit menular yang bisa dicegah dengan mencuci tangan bisa dikendalikan termasuk dalam hal pengendalian penyakit COVID-19," tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI, Widyastuti. Foto: MP/Asropih
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI, Widyastuti. (Foto: MP/Asropih)

Ia pun berharap siswa didik sekolah di Jakarta sudah membiasakan diri berperilaku rajin mencuci tangan dalam membantu pemerintah menanggulangi COVID-19. Tak hanya pelajar masyarakat juga perlu sering melakukan perilaku, hidup, bersih dan sehat (SHBS) dalam menghadapi penyakit mematikan dari Tiongkok itu.

"Pembelajaran sejak dini melalui anak anak sekolah, sejak mulai paud, sudah harus mulai diajarkan tentang gerakan ini (rajin cuci tangan) jadi kita masukkan dalam elemen di institusi pendidikan," paparnya.

Baca Juga:

Selain Cuci Tangan dan Pakai Masker, Cegah COVID-19 dengan Jaga Kebersihan Mulut

Widyastuti menyatakan, perilaku rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dapat menurunkan risiko penularan virus COVID-19 mencapai 35 persen.

"Terkait dengan COVID-19, kita tahu bahwa jurnal ilmiah menyebutkan bisa menurunkan penularan COVID-19 kurang lebih 35 persen," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Penularan COVID-19 Marak Lewat Sentuhan, Masyarakat Diingatkan Rajin Cuci Tangan

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Natal dan Tahun Baru, Kafe dan Mal di Tangsel Diwajibkan Tutup Jam 19.00
Indonesia
Natal dan Tahun Baru, Kafe dan Mal di Tangsel Diwajibkan Tutup Jam 19.00

Tangerang Selatan membatasi jam operasional pusat perbelanjaan dan tempat makan pada periode Hari Raya Natal dan tahun baru 2020.

 Berkah Idulfitri, Ribuan Napi Terima Remisi
Indonesia
Berkah Idulfitri, Ribuan Napi Terima Remisi

Dari jumlah tersebut, sebanyak 104.960 orang mendapatkan RK I atau pengurangan masa hukuman sebagian dan 365 orang mendapatkan RK II atau langsung bebas.

Update COVID-19 DKI Rabu (22/7): 17.535 Positif, 11.187 Orang Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 DKI Rabu (22/7): 17.535 Positif, 11.187 Orang Sembuh

Secara kumulatif, pemeriksaan PCR sampai dengan 21 Juli 2020 sebanyak 474.851 sampel

Ratusan Nakes Gugur Akibat COVID-19, Menkes: Tolong Bantu Mereka
Indonesia
Ratusan Nakes Gugur Akibat COVID-19, Menkes: Tolong Bantu Mereka

Pemerintah memutuskan untuk menerapkan kebijakan pengetatan pembatasan pergerakan masyarakat pada 11-25 Januari 2021

Vaksin COVID-19 Buatan Indonesia Diproduksi Massal 2021
Indonesia
Vaksin COVID-19 Buatan Indonesia Diproduksi Massal 2021

Sudah ada beberapa kandidat vaksin COVID-19 yang telah memasuki tahap uji coba pada manusia.

JK: Sebabnya Dulu Selesaikan, Ekonomi Akan Lancar Lagi
Indonesia
JK: Sebabnya Dulu Selesaikan, Ekonomi Akan Lancar Lagi

Masalah kesehatan sebagai dampak dari pandemi COVID-19 harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum menggiatkan kembali kegiatan perekonomian yang ikut terpuruk.

Laporan BPBD DKI, 150 RT di Jakarta Terendam Banjir
Indonesia
Laporan BPBD DKI, 150 RT di Jakarta Terendam Banjir

Hujan yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya menyebabkan banjir di sejumlah titik. BPBD DKI melaporkan total terdapat 42 RW dengan 150 RT terdampak banjir.

KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Bebas Penyuap Eks Gubernur Riau
Indonesia
KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Bebas Penyuap Eks Gubernur Riau

"JPU KPK yang diwakili Wahyu Dwi Oktavianto hari ini menyatakan upaya hukum kasasi terhadap putusan majelis hakim tingkat pertama atas nama terdakwa Suheri Terta," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

Pengamat Minta Tidak Ada Dikotomi Perlu Tidaknya TNI-Polri Disiplinkan Warga
Indonesia
Pengamat Minta Tidak Ada Dikotomi Perlu Tidaknya TNI-Polri Disiplinkan Warga

Masyarakat masih banyak yang tidak paham protokol kesehatan

Sudah Masuk Indonesia, Corona Mutasi Baru E484K Disebut Mengkhawatirkan
Indonesia
Sudah Masuk Indonesia, Corona Mutasi Baru E484K Disebut Mengkhawatirkan

Mutasi virus corona E484K merupakan sesuatu yang mengkhawatirkan karena sifatnya lebih menular.