Dinkes DKI: Angka Kasus Corona di DKI Masih Fluktuatif Dua orang pendatang yang tidak memiliki SIKM terjaring di Stasium Gambir dan menempati fasilitas karantina Gedung KONI. (ANTARA/Livia Kristianti)

MerahPutih.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti mengatakan bahwa angka penularan COVID-19 di ibu kota mulai mengalami penurunan, meskipun masih fluktuatif.

"Angkanya fluktuatif, ada di kisaran satu (tingkat penularan)," kata Widyastuti di Jakarta, Kamis (28/5).

Baca Juga:

Soal 'New Normal', Muhammadiyah: Jangan Sampai Mall Dibuka Tapi Masjid Ditutup!

Widyastuti menerangkan, dengan angka penularan yang masih di kisaran satu, artinya satu orang positif corona di DKI bisa menyebarkan virus ke satu orang lainnya.

Widyastuti menegaskan bahwa Pemda DKI belum memutuskan untuk melonggarkan upaya pencegahan penularan virus meskipun penyakit cororona di Jakarta menurun.

Tiga petugas medis mengenakan alat pelindung diri lengkap di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Kamis (30/4/2020). Berdasarkan data pemerintah, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia per Kamis (30/4) secara kumulatif mencapai 10.118 orang atau bertambah sebanyak 347 kasus dari hari sebelumnya, sementara jumlah pasien sembuh mencapai 1.522 orang dan jumlah pasien meninggal sebanyak 792 orang. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)
Tiga petugas medis mengenakan alat pelindung diri lengkap di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Kamis (30/4/2020). Berdasarkan data pemerintah, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia per Kamis (30/4) secara kumulatif mencapai 10.118 orang atau bertambah sebanyak 347 kasus dari hari sebelumnya, sementara jumlah pasien sembuh mencapai 1.522 orang dan jumlah pasien meninggal sebanyak 792 orang. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

Saat ini, kata dia, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama tim terkait sedang menggodok indikator pelonggaran.

"Jadi kami tentunya sebagai bagian dari sistem, tentu akan mengacu pada indikator yang ditetapkan. Karena tentu kita tidak mungkin sendiri tapi tentu harus melihat daerah-daerah penyangga kita," ungkapnya.

Baca Juga:

Hasil Rapid Test Massal di Balai Kota Solo, Sopir Dinas Purnomo Reaktif

Adapun perkembangan kasus COVID-19 di DKI per 28 Mei 2020 yakni sebanyak 1.719 orang dinyatakan sembuh dari total 6.929 jiwa positif.

Angka pasien meninggal dunia hingga hari ini berjumlah 514 orang. (Asp)

Baca Juga:

TNI-Polri Diharapkan Ikuti 3 Aspek Indikator Kesehatan oleh Gugus Tugas COVID-19

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Imbau Masyarakat Tak Posting Foto Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air
Indonesia
DPR Imbau Masyarakat Tak Posting Foto Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

DPR kepada masyarakat agar tidak menggunggah informasi maupun foto para korban jatuhnya pesawat tersebut sebelum ada verifikasi.

[Hoaks atau Fakta]: Buronan Dikerangkeng, Berawal 212 berakhir 1212
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Buronan Dikerangkeng, Berawal 212 berakhir 1212

Foto editan ini, sebelumnya disebarkan dengan klaim yang berbeda, melalui artikel berjudul “[SALAH] Gambar “Pria Asal Yaman Berhubungan Seks dengan Kambing ditangkap Polisi”

Demi Kereta Cepat, Indonesia Izinkan TKA Tiongkok Masuk Saat Wabah Corona
Indonesia
Demi Kereta Cepat, Indonesia Izinkan TKA Tiongkok Masuk Saat Wabah Corona

KITAS tersebut harus terdapat sertifikasi kesehatan dari pemerintah Tiongkok

DPR Soroti Kinerja Menkes Terawan
Indonesia
DPR Soroti Kinerja Menkes Terawan

Saleh menyebut, hal itu juga menjadi perhatian komisi IX DPR

Bubarkan 18 Lembaga, Kajian Pemerintah Harus Matang
Indonesia
Bubarkan 18 Lembaga, Kajian Pemerintah Harus Matang

Anggaran yang semula diperuntukkan bagi 18 lembaga negara itu agar dapat dialokasikan ke kementerian/lembaga lain yang membutuhkan.

104 Orang Dijadikan Tersangka karena Sebar Hoaks Corona
Indonesia
104 Orang Dijadikan Tersangka karena Sebar Hoaks Corona

Polisi telah menetapkan ratusan tersangka kasus penyebaran hoaks terkait pandemi COVID-19.

Saat Pandemi COVID-19, Investasi Masuk Surabaya Justru Naik
Indonesia
Saat Pandemi COVID-19, Investasi Masuk Surabaya Justru Naik

Dibanding tahun 2019 lalu, PMA ada penurunan. Pada 2019 mencapai Rp2,44 triliun, dan tahun 2020 hanya Rp1,5 triliun.

Takut Gagal Bayar, Pinjaman Online Batasi Penyaluran Kredit
Indonesia
Takut Gagal Bayar, Pinjaman Online Batasi Penyaluran Kredit

Selama pandemi COVID-19 ini, penurunan terjadi pada sebagian besar platform penyelenggara fintech lending, namun ada beberapa sektor yang terjadi peningkatan penyaluran pembiayaan khususnya di sektor produktif.

Banyak Warga Berolahraga meski CFD Belum Dibuka, Ini Kata Satpol PP DKI
Indonesia
Banyak Warga Berolahraga meski CFD Belum Dibuka, Ini Kata Satpol PP DKI

Masih banyak masyarakat yang berolahraga dan bersepeda di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Minggu pagi.

Sejak Maret, Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet Nyaris 30 Ribu Orang
Indonesia
Sejak Maret, Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet Nyaris 30 Ribu Orang

Per Sabtu 12 Desember 2020, RSD Wisma Atlet merawat sebanyak 3.001 pasien terkonfirmasi positif COVID-19