Dinilai Kekurangan Logistik, Partai Pendukung Anies Harus Patungan
Calon Presiden Anies Baswedan. (Foto: Antara)
MerahPutih.com - Pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan pada 19 Oktober 2023 sampai dengan 25 November 2023.
Tiga parpol yang tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), yakni NasDem, PKS, dan Demokrat masih belum menunjuk sosok bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Baca Juga:
LSI Denny JA: Tren Elektabilitas Prabowo Meroket, Ganjar Fluktuatif, Anies Turun
Pengamat politik Jerry Massie menilai, cawapres pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024 harus memiliki kekuatan politis, logistik, dan elektoral.
"Karena kalau hanya kuat secara politis atau elektoral tapi kalau logistik tidak ada ya susah juga, begitu juga sebaliknya," kata Jerry.
Dari sisi elektoral, Direktur Political and Public Poicy Studies (P3S) ini menyebut, para kandidat yang masuk bursa bakal cawapres tentu punya peta dukungan masing-masing yang dapat mendongkrak elektabilitas Anies.
Sementara soal logistik, Jerry Massie berpendapat faktor ini menjadi sangat penting karena mahalnya biaya politik yang harus dikeluarkan capres-cawapres.
"Mulai dari sosialisasi, pertemuan elit politik, kampanye ke berbagai daerah, pemasangan alat peraga, anggaran untuk mendukung tim kampanye, hingga iklan di media, tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit," tuturnya.
Jerry berpendapat bahwa Anies kurang secara logistik. Kecuali kalau ada sponsorship.
"Maka siapapun yang dipilih jadi cawapres tidak terlalu mempersoalkan logistik," katanya.
Menurutnya, jika tidak ada pihak eksternal yang membantu secara logistik, maka bakal cawapres yang dipilih harus mempunyai kekuatan logistik.
Namun, lanjut Jerry, soal logistik ini bisa ditanggulangi jika semua partai yang tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan sepakat sistem politik patungan.
"Sistem politik patungan, misalanya PKS, Demokrat, dan NasDem patungan berapa-berapa. Jadi kalau kita bicara semuanya itu tergantung logistik atau anggaran," katanya. (Knu)
Baca Juga:
Anies Buka Peluang Gaet Sosok dari Jatim untuk Jadi Cawapres
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Aturan Baru, ASN Wajib Pakai Baju Biru Muda Khas Prabowo saat Kampanye Pilpres 2024
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi