Dinas Pertanian Klaten Kucurkan Rp800 Juta Untuk Pakan 2.000 Sapi Pengungsi Merapi Harga sapi di Pasar Bekonang, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah anjlok akibat banyak warga lereng merapi menjual hewan ternak, Minggu (15/11). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Dinas Pertanian Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mengucurkan dana senilai Rp800 juta untuk membeli pakan hewan ternak sapi milik warga lereng Gunung Merapi yang mengungsi.

Pembelian hewan ternak tersebut dilakukan supaya warga lereng Gunung Merapi tidak terus-terusan mencari pakan hewan ternak di lokasi zona berbahaya erupsi merapi.

Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten, Widiyanti mengatakan, pihaknya telah menyiapkan kandang komunal untuk menampung ribuan sapi milik pengungsi jika Gunung Merapi jika terjadi erupsi. Kandang komunal tersebut disiapkan di tiga desa, yakni Desa Balerante, Tegalmulyo dan Sidorejo, Kecamatan Kemalang.

Baca Juga

KPU Sleman Akan Buka TPS di Tempat Pengungsian

"Pembuatan kandang komunal lokasinya sudah kami siapkan. Jika erupsi merapi terjadi hewan ternak warga tinggal dievakuasi," kata Widiyanti, Selasa (17/11).

Ia menjelaskan kandang komunal di Desa Balerante sudah dibuatkan Badan Penanggulagan Bencana Daerah (BPBD) Klaten. Sedangkan di Desa Tegalmulyo dan Sidorejo kandang komunal masih dalam bentuk lapangan.

"Nanti kami buatkan kandang dengan bambu-bambu dan dikasih terpal agar tidak kehujanan sapinya," kata dia.

Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten, Jawa Tengah, Widiyanti, Selasa (17/11). (MP/Ismail)
Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten, Jawa Tengah, Widiyanti, Selasa (17/11). (MP/Ismail)

Data Dinas Pertanian, kata dia, di Desa Balerante sudah ada 128 sapi milik warga lereng Gunung Merapi yang menitipkan sapinya di kandang komunal karena ditinggal mengungsi. Pihaknya juga menempatkan petugas jaga dan dokter hewan di kandang untuk memantau kesehatan hewan.

"Kebutuhan makan hewan ternak kami yang mencukupinya dengan mengajukan anggaran sebesar Rp 800 juta untuk 2.000 ternak sapi milik pengungsi," tutur dia.

Widiyanti menambahkab, dana sebesar tersebut akan digunakan sesuai kebutuhan. Termasuk jumlah ternak yang ikut dievakuasi. Belanja akan disesuaikan dengan kebutuhan yang ada dilokasi.

Baca Juga

Wisatawan Lokal Didorong Traveling

"Dana pakan terbak bersumber dari BTT (Bantuan Tidak Terduga). Kami juga menerima bantuan dari ISPI (Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia) berupa pakan ternak sebanyak 2 ton," tutup Widiyanti. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Puncak Mudik Diprediksi Berlangsung H-2 Lebaran
Indonesia
Puncak Mudik Diprediksi Berlangsung H-2 Lebaran

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperediksi 109.327 kendaraan diprediksi bakal meninggalkan Jabotabek pada H-2 Lebaran 2021 atau Selasa (11/5).

Muhammadiyah Sebut Pasien COVID-19 dan Tenaga Medis Tidak Wajib Puasa
Indonesia
Muhammadiyah Sebut Pasien COVID-19 dan Tenaga Medis Tidak Wajib Puasa

Pengurus Pusat Muhammadiyah menyebut pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19, termasuk bagi yang tidak bergejala atau Orang Tanpa Gejala (OTG) tidak wajib menunaikan puasa.

Masuki Libur Panjang, Kasus Positif COVID-19 Tembus 400 Ribu
Indonesia
Masuki Libur Panjang, Kasus Positif COVID-19 Tembus 400 Ribu

Masyarakat diminta untuk menghabiskan waktu liburannya di rumah saja. Dan tidak perlu keluar rumah tanpa ada kepentingan yang mendesak.

Corona Mengganas, DPR Pesimistis Target Pertumbuhan Ekonomi Tercapai
Indonesia
Corona Mengganas, DPR Pesimistis Target Pertumbuhan Ekonomi Tercapai

Komisi XI DPR RI mengaku pesimistis dengan target pertumbuhan ekonomi yang dipatok pemerintah sebesar 8 persen pada kwartal II tahun ini. Pasalnya, saat ini kasus COVID-19 terus mengalami kenaikan.

Nakes yang Mesum Sesama Jenis di RSD Wisma Atlet Dipecat
Indonesia
Nakes yang Mesum Sesama Jenis di RSD Wisma Atlet Dipecat

Untuk oknum nakes semalam sudah diperiksa di Polres Jakarta Pusat

[HOAKS atau FAKTA]: Empat Orang Alami Kelumpuhan Wajah Setelah Disuntik Vaksin Corona
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Empat Orang Alami Kelumpuhan Wajah Setelah Disuntik Vaksin Corona

Akun Instagram @geloranews mengunggah gambar tangkapan layar artikel di situs Gelora News yang berjudul “4 Orang Alami Kelumpuhan Wajah Setelah Disuntik Vaksin Corona” pada tanggal 10 Desember 2020.

 Sejumlah Guru Terpapar COVID-19 Saat Uji Coba PTM
Berita
Sejumlah Guru Terpapar COVID-19 Saat Uji Coba PTM

Pemprov DKI akan fokus menekan laju penyebaran kasus COVID-19 dengan meningkatkan pengawasan terkait disiplin protokol kesehatan (prokes) dan menggenjot vaksinasi.

Tekan Penyebaran COVID-19, Ratusan Masker Dibagikan di Kawasan Menteng
Indonesia
Tekan Penyebaran COVID-19, Ratusan Masker Dibagikan di Kawasan Menteng

Pembagian difokuskan di kawasan stasiun, pasar, dan fasilitas publik yang menjadi tempat keramaian.

Wali Nanggroe Bakal Datangi Jokowi Bahas Pilkada Aceh 2022
Indonesia
Wali Nanggroe Bakal Datangi Jokowi Bahas Pilkada Aceh 2022

Tujuan kedatangan dirinya untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, menghormati hak-hak dan kekhususan Aceh .

Wagub DKI Minta Pemerintah Pusat dan Daerah Bantu Penanganan Banjir
Indonesia
Wagub DKI Minta Pemerintah Pusat dan Daerah Bantu Penanganan Banjir

"Tidak hanya Jakarta, Bogor, bahkan Depok, Tangerang, dan sampai Cianjur itu kita kerja sama," kata Riza