Dinas Bina Marga DKI Buka Suara Terkait Trotoar di Tengah Jalan Kalimalang Personel Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur mengatur lalu lintas di atas trotoar Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang, Duren Sawit, Senin (16/9). (ANTARA/Andi Firdaus)

MerahPutih.com - Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugraha angkat bicara soal trotoar yang berada di tengah Jalan Kalimalang Raya. Hari mengaku pada Rabu (19/9) bakal menggelar rapat dengan pihak terkait.

"Rencananya Rabu akan kita rapatin PUPR dan operator sama SKPD terkait, clear minggu ini akan kita bongkar kalau hasil rapat itu selesai akan kita rapiin," kata Hari di Jakarta, Senin (16/9).

Baca Juga

PKS Dukung Anies Izinkan PKL Berjualan di Trotoar

Meski demikian, Hari menuturkan, fasilitas untuk pejalan kaki itu merupakan bagian dari proyek tol Becakayu (Bekasi, Cawang, dan Kampung Melayu). Hari menuturkan, bila trotoar tersebut kewenangan Pemprov DKI, dirinya nggak segan-segan untuk membongkarnya.

"Kemarin saya telusuri itu masuk proyek Becakayu kan itu kan dari kemen PUPR, operatornya Wijaya Karya, kemarin saya juga sudah sampaikan jika kewenangan di Pemprov akan saya bongkar," jelasnya.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugraha. Foto: MP/Asropih

Ia pun mengaku belum bisa berbuat banyak, lantaran belum ada serah terima tanggung jawab proyek tersebut kepada dirinya. "Makanya saya bilanng kalau sudah diserahkan kepada saya, saya bongkar supaya sebelah sini yang belum diaspal saya akan aspal," tambahnya.

Baca Juga

Alasan Anies Perbolehkan PKL Jualan di Trotoar

Hari juga enggan terburu-buru dalam bertindak, oleh karena itu pihaknya akan meminta keterangan dari pihak terkait.

"Maka saya pastikan Rabu tadi, kalau dia yang bangun saya suruh bongkar, rencana saya bikin jalan yang bagus disitu, saya gak mau bongkar aset orang, yang motong- motong kemarin begini apalagi bongkar yang itu," tutupnya.

Baca Juga

Pengamat Pesimistis PKL Ikuti Aturan Anies Bila Berjualan di Trotoar

Sebelumnya, ramai diperbincangkan keberadaan trotoar di tengah jalan Inspeksi Kalimalang Raya, Duren Sawit, Jakarta. Keberadaan pedestrian itu dianggap mengganggu para pengguna jalan. (Asp)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH