Din Syamsuddin: Tagar #BubarkanMUI Hadapi Dengan Senyum Majelis Ulama Indonesia. (Foto: MUI)

MerahPutih.com - Penangkapan Anggota Komisi Fatwa MUI oleh Densus 88 membuat riuh di media sosial dan muncul tagar #BubarkanMUI. Adanya targar tersebut tidak perlu ditanggapi serius. Bila desakan itu asli,menunjukkan kelompok Islamofobia telah mendapatkan momentumnya.

Mantan Ketua Umum MUI Din Syamsuddin menegaskan, desakan pembubaran MUI itu bisa jadi palsu. Hal itu hanya merupakan manuver untuk mengalihkan perhatian dari masalah besar yang sedang dihadapi bangsa dan hanya ingin mengetes.

Baca Juga:

Mahfud Sebut Masyarakat dan Media yang Buka Identitas Mantan Pengurus MUI

Din mengimbau umat Islam untuk menanggapi tindakan itu dengan senyuman. Tapi jika desakan itu asli, Din menegaskan, dirinya siap turun ke lapangan untuk menghadapi pihak yang hendak membubarkan MUI.

"Sebagai yang pernah memegang amanah sebagai Ketua Umum MUI dan Ketua Dewan Pertimbangan MUI saya siap turun lapangan," kata Din dalam keterangan tertulis, Selasa, (23/11).

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan tidak ada hubungan antara Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan terduga teroris yang ditangkap oleh Densus 88 Polri di Bekasi, Jawa Barat.

Mahfud mengklarifikasi, pemerintah dan aparat penegak hukum tidak pernah mengaitkan terduga teroris dengan MUI.

"Penegak hukum dalam hal ini Densus juga tidak pernah mengumumkan dan mengatakan bahwa yang bersangkutan adalah Pengurus MUI. Tidak pernah, polisi maupun Densus," ujar Mahfud.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Miftachul Akhyar (kiri) berdiri di samping Menko Polhukam Mahfud MD (tengah) saat jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (22/11/2021), sebagaimana disiarkan oleh kanal YouTube Kemenko Polhukam RI. ANTARA/Genta Tenri Mawangi
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Miftachul Akhyar (kiri) berdiri di samping Menko Polhukam Mahfud MD (tengah) saat jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (22/11/2021), sebagaimana disiarkan oleh kanal YouTube Kemenko Polhukam RI. ANTARA/Genta Tenri Mawangi.

Menurut dia, identitas terduga teroris yang pernah menjabat sebagai anggota Komisi Fatwa MUI merupakan informasi dari masyarakat dan pengembangan media.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kiai Haji Miftachul Akhyar mengatakan penangkapan seorang anggota Komisi Fatwa MUI, yang saat ini nonaktif, sebagai terduga teroris di Bekasi oleh Densus 88 Polri dapat jadi bahan introspeksi.

"Peristiwa ini bisa jadi sarana introspeksi atau dikenal dengan (istilah) muhasabah. Kami akan mewawas diri, kami lebih berhati-hati, lebih teliti, dan sebagainya untuk menjaga muruah dari majelis para ulama (yang menjadi) bagian dari anak bangsa," kata Miftachul. (Pon)

Baca Juga:

Bikin Tim Siber, MUI Jakarta Diharap Tidak Ikut Dalam Benturan Politik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tiba di Gedung KPK, Bupati Kolaka Timur Bungkam
Indonesia
Tiba di Gedung KPK, Bupati Kolaka Timur Bungkam

Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur memilih bungkam saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (22/9).

Langkah Jaksa Agung Ingin Terapkan Hukuman Mati Koruptor Didukung
Indonesia
Langkah Jaksa Agung Ingin Terapkan Hukuman Mati Koruptor Didukung

Kinerja Kejaksaan Agung di bawah komando ST Burhanuddin menunjukkan prestasi luar biasa. Utamanya di bidang penanganan tindak pidana korupsi. Apalagi, Jaksa Agung memunculkan wacana penerapan hukuman mati bagi para koruptor.

Pimpinan DPR Nilai Jenderal Andika dan Laksamana Yudo Mumpuni Jadi Panglima TNI
Indonesia
Pimpinan DPR Nilai Jenderal Andika dan Laksamana Yudo Mumpuni Jadi Panglima TNI

Mekanisme pengajuan nama Calon Panglima TNI akan berlangsung sesuai prosedur dan ketentuan

Jakarta Absen di Formula E 2022, Begini Tanggapan Wagub Riza
Indonesia
Jakarta Absen di Formula E 2022, Begini Tanggapan Wagub Riza

Nama Jakarta absen di penyelenggaraan Formula E musim 2022. Di dua seri sebelumnya, Jakarta juga tidak terdaftar di ajang balap mobil listrik ini.

Vaksinasi Bagi Disabilitas dan Penderita Gangguan Jiwa Dimulai Hari Ini
Indonesia
Vaksinasi Bagi Disabilitas dan Penderita Gangguan Jiwa Dimulai Hari Ini

Vaksinasi COVID-19 bagi penyandang disabilitas dan penderita gangguan jiwa dimulai hari ini. Kegiatan pemberian vaksin dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

Penerima Kartu Prakerja Disabilitas Hanya 3 Persen, Airlangga Janji Perbaiki
Indonesia
Penerima Kartu Prakerja Disabilitas Hanya 3 Persen, Airlangga Janji Perbaiki

Ada sebanyak 65 juta pendaftar Kartu Prakerja. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8,3 juta peserta diterima, dengan perincian disabilitas hanya 3 persen.

 Percepat Vaksinasi, Pelajar di Jabar Diminta Bawa Kakek/Nenek Buat Disuntik
Indonesia
Percepat Vaksinasi, Pelajar di Jabar Diminta Bawa Kakek/Nenek Buat Disuntik

Salah satu kendala dalam vaksinasi lansia, khususnya di perdesaan, yaitu sulitnya akses menuju tempat penyuntikan vaksin. Oleh karena itu, pihaknya menggerakkan para bidan untuk jemput bola ke rumah-rumah lansia.

Geledah Rumah Ihsan Yunus PDIP, Penyidik KPK Bawa 2 Koper
Indonesia
Geledah Rumah Ihsan Yunus PDIP, Penyidik KPK Bawa 2 Koper

Penyidik KPK membawa dua koper usai menggeledah rumah politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ihsan Yunus.

Naik KA, Penumpang di Bawah 12 Tahun Harus Dibuktikan Dengan Kartu Keluarga
Indonesia
Naik KA, Penumpang di Bawah 12 Tahun Harus Dibuktikan Dengan Kartu Keluarga

Meski kembali diperbolehkan, anak di bawah usia 12 tahun tetap harus memenuhi persyaratan seperti hasil negatif pemeriksaan COVID-19

Dukung Anies Jual Saham Miras, Demokrat: Uangnya Bisa Bangun Rumah Sakit dan Sekolah
Indonesia
Dukung Anies Jual Saham Miras, Demokrat: Uangnya Bisa Bangun Rumah Sakit dan Sekolah

Fraksi Demokrat DPRD DKI mendukung keinginan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjual kepemilikan saham minuman keras (miras) di PT Delta Djakarta.