Dilaporkan ke Polda Jateng, Penerbit Buku SD "Ganjar Tidak Bersyukur" Bakal Kooperatif General Manager Tiga Serangkai Admuawan menunjukkan soal pelajaran siswa SD yang menuat nama Ganjar, Selasa (9/2). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri dilaporkan ke Polda Jawa Tengah terkait kasus penyebutan "Ganjar Tidak Bersyukur" dalam soal di buku ajar Pendidikan Agama SD. Pihak yang melaporkan adalah sekelompok orang yang mengatasnamakan Forum Wali Murid Jawa Tengah.

Menanggapi laporan tersebut, Corporate Secretary Tiga Serangkai Hari Sumarsono menegaskan, pihaknya tidak mempersoalkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, laporan tersebut merupakan hak setiap warga negara.

"Kami siap dimintai keterangan dan akan kooperatif. Aduan tersebut adalah hak setiap warga negara," kata Hari, Selasa (16/2).

Baca Juga:

Viral Buku SD "Ganjar Tidak Pernah Bersyukur", Ini Kata Penerbit Tiga Serangkai

Hari mengaku, sebelum ada laporan tersebut, Polda Jawa Tengah telah mendatangi perusahaan yang berpusat di Solo itu soal buku yang viral di media sosial. Pada saat itu, ia sudah menyerahkan dokumen yang diminta kepolisian.

"Sekarang baru ramai ada laporan, kami siap menghadapinya. Pada Rabu pekan lalu, kami sudah pernah dilakukan BAP (berita acara pemeriksaan) sampai pukul 22.00 WIB. Dokumen terkait persoalan ini juga sudah kami serahkan pada Kamis pekan lalu di Mapolda Jateng," ucap dia.

PT Tiga Serangkai, lanjut dia, telah meminta pada sejumlah pihak untuk difasilitasi bertemu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk menyelesaikan persoalan ini. Namun, rencana tersebut belum bisa terealisasi sampai sekarang.

"Kami berharap bisa segera sowan ke beliau (Ganjar) agar persoalan ini cepat selesai dan tidak melebar ke mana-mana," katanya.

  General Manager Tiga Serangkai Admuawan menunjukkan soal pelajaran siswa SD yang menuat nama Ganjar, Selasa (9/2). (MP/Ismail)
General Manager Tiga Serangkai Admuawan menunjukkan soal pelajaran siswa SD yang menuat nama Ganjar, Selasa (9/2). (MP/Ismail)

Ia menambahkan, dari Kesbangpol Pemprov Jateng juga sudah telah melakukan klarifikasi ke kantor Tiga Serangkai. Tidak hanya itu, klarifikasi terbuka lewat media juga sudah dilakukan manajemen PT Tiga Serangkai.

"Yang jelas kami siap kooperatif jika Polda Jateng melayangkan panggilan pemeriksaan," tandasnya.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar F Sutisna membenarkan adanya laporan tersebut. Polda Jateng setelah menerima laporan tersebut akan melakukan klarifikasi pada pihak terkait.

"Ya benar ada laporan itu di Mapolda Jawa Tengah. Kami akan klarifikasi pada pihak terkait terlebih dulu," kata Iskandar.

Diberitakan sebelumnya, jagat maya dihebohkan dengan viralnya soal pelajaran Agama Islam siswa SD yang memuat "Ganjar Tidak Pernah Bersyukur". Nama pada soal itu dituding berkaitan dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Pada soal itu tertulis, "Meskipun sudah mendapatkan rezeki yang banyak, Pak Ganjar tidak pernah bersyukur. Sebagai orang Islam, ia pun tidak pernah melaksanakan salat. Pak Ganjar termasuk orang yang ....

a. beruntung

b. beriman

c. bangkrut

d. rugi.

Dari hasil penelusuran, soal buku agama tersebut diterbitkan Tiga Serangkai yang kantornya berada di Jalan dr Supomo, Solo, Jawa Tengah.

Baca Juga:

Sentil Ganjar, Gerindra Jateng: Wong Cilik Butuh Teladan Bukan Ancaman!

General Manager Tiga Serangkai Admuawan pun angkat bicara dengan menegaskan pembuatan soal pelajaran Agama Islam tersebut tidak ada kaitannya dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Kami tidak ada bermaksud menjelekkan Pak Ganjar Pranowo. Soal pelajaran itu (Ganjar Tidak Pernah Bersyukur) benar dicetak Tiga Serangkai," kata Admuawan, Selasa (9/2).

Admuawan membeberkan soal tersebut pertama kali ditulis pada buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk kelas 3 SD terbitan tahun 2009. Pada saat penerbitan buku tersebut, nama Ganjar tidak dikenal seperti sekarang.

"Kami tidak ada ada niat menjatuhkan (Ganjar). Kronologisnya lengkapnya seperti itu," kata dia. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

PPKM Mikro, Ganjar Instruksikan RT/RW Bikin Tempat Khusus Isolasi Mandiri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Berikan Banpres Produktif bagi 220 Pelaku Usaha di Aceh
Indonesia
Jokowi Berikan Banpres Produktif bagi 220 Pelaku Usaha di Aceh

Bantuan tersebut berupa hibah dengan besaran Rp2,4 juta yang ditujukan bagi para pelaku usaha mikro dan kecil.

Taliban Tuntut Joe Biden Penuhi Janji Penarikan Pasukan AS
Dunia
Taliban Tuntut Joe Biden Penuhi Janji Penarikan Pasukan AS

Kelompok Taliban Afghanistan pada Selasa menuntut pemerintahan Amerika Serikat pimpinan Presiden terpilih Joe Biden memenuhi perjanjian pada Februari untuk menarik pasukan AS dari Afghanistan.

Hasil Swab Pria Meninggal Saat Salat Jumat di Bogor Belum Keluar
Indonesia
Hasil Swab Pria Meninggal Saat Salat Jumat di Bogor Belum Keluar

Indikasinya sementara ini karena serangan jantun

Update COVID-19 DKI Rabu (21/10): 97.217 Positif, 82.178 Orang Sembuh
Indonesia
Jadi Relawan Uji Klinis, Ridwan Kamil Tidak Bakal Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
Jadi Relawan Uji Klinis, Ridwan Kamil Tidak Bakal Disuntik Vaksin COVID-19

Provinsi Jabar sendiri mendapat alokasi 97.080 dosis yang terbagi dalam dua tahap distribusi. Tahap I sebanyak 38.400 dosis. Sementara Tahap II sebanyak 58.680 dosis.

Dalam 4 Bulan, BTN Salurkan 31 Ribu Unit KPR
KPR
Dalam 4 Bulan, BTN Salurkan 31 Ribu Unit KPR

Sejak pandemi dimulai pada awal 2020 hingga pertengahan April 2021,KPR Subsidi baik skema konvensional maupun syariah tersalurkan lebih dari 153 ribu unit rumah.

Dana Kredit Rumah Program FLPP Dialihkan ke BP Tapera
KPR
Dana Kredit Rumah Program FLPP Dialihkan ke BP Tapera

Pascaintegrasi FLPP ke BP Tapera, Kementerian PUPR memiliki empat rencana inovasi kegiatan selama periode 2022-2024.

Kasus Dugaan Korupsi UNJ, Polisi Periksa Puluhan Saksi
Indonesia
Kasus Dugaan Korupsi UNJ, Polisi Periksa Puluhan Saksi

Polda Metro Jaya memeriksa 23 saksi atas kasus dugaan korupsi yang melibatkan Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Terduga Teroris Ini Sering Keluar Pagi Hingga Malam
Indonesia
Terduga Teroris Ini Sering Keluar Pagi Hingga Malam

Keseharian NM sendiri dikenal baik

Virus SARS di Balik Kerja Sama Bio Farma dan Perusahaan Vaksin Tiongkok
Indonesia
Virus SARS di Balik Kerja Sama Bio Farma dan Perusahaan Vaksin Tiongkok

Sebelum dunia diserang pandemi COVID-19, virus corona jenis lain telah membuat gempar sejumlah negara.