Dilantik Jadi Kapolri, Komjen Listyo Diminta Gerak Cepat Rangkul Senior Komjen Listyo Sigit Prabowo bersiap mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri di ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/1/2021). ANTARA FOTO/Pool/Galih Pradipta/foc.

MerahPutih.com - Komjen Listyo Sigit Prabowo akan resmi menjabat sebagai Kapolri baru untuk menggantikan Jenderal Idham Azis yang pensiun Februari mendatang.

Pengamat Intelijen dan Keamanan, Stanislaus Riyanta menilai setumpuk beban telah menanti Listyo. Salah satunya adalah konsolidasi internal. Menurutnya, angkatan Listyo yang terbilang muda, perlu gerak cepat merangkul seniornya.

Baca Juga

Penjelasan Kompolnas soal Pam Swakarsa Versi Komjen Listyo

"Mengingat Kapolri dari angkatan 91, sementara yang masih aktif ada 4-5 angkatan di atasnya," ujarnya kepada wartawan, Selasa (26/1).

Menurut Alumni Kajian Stratejik Intelijen Universitas Indonesia (UI) ini, pergerakan gerbong ini harus cermat dan bijak, senior-senior tetap dihargai sesuai kapasitas dan profesionalisme.

Sementara teman satu angkatan dan junior juga diperhatikan karirnya. Ini disebutnya tidak mudah. Stanislaus mengatakan konsilidasi ini untuk memastikan bahwa organisasi Polri tetap solid dan kompak.

Setelah itu, tentu akan ada pergerakan gerbong mengingat jabatan Kabareskrim akan ditinggalkan Listyo Sigit. Di sisi lain, lanjut dia, kasus-kasus yang sekarang bergulir dan menjadi sorotan publik harus diselesaikan dengan profesional.

Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (Foto: ANTARA/Istimewa)
Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (Foto: ANTARA/Istimewa)

Seperti kasus meninggalnya enam Laskar FPI di tol KM-50 beberapa waktu lalu. "Hal lain yang harus menjadi prioritas adalah membangun citra positif dan hubungan baik antara Polri dengan masyarakat termasuk terhadap ormas dan kelompok-kelompok lain," papar Stanislaus.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut Presiden Jokowi bakal melantik Komjen Listyo Sigit Prabowo pada Rabu (27/1) ini di Istana Negara.

Usai dilantik sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara, Komjen Sigit bakal langsung melakukan kegiatan di internal Polri. Kegiatan itu ialah pisah sambut di internal dan juga menggelar commander wish Kapolri baru.

Namun, masih belum jelas apakah commander wish yang akan diikuti pejabat utama Polri itu digelar secara virtual atau tidak lantaran masih situasi pandemi COVID-19.

Komjen Sigit siap dilantik sebagai Kapolri, setelah rapat paripurna DPR mengesahkan keputusan Komisi III terkait pengangkatan Kapolri baru.

Sigit saat uji kepatutan dan kelayakan pada Rabu (20/1) lalu menjanjikan Polri yang Presisi di bawah kepemimpinannya. Presisi yakni prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

Upaya prediktif dilakukan berdasarkan analisis fakta, data, dan informasi yang didukung kemajuan dan perkembangan teknologi. Sehingga, tindakan kepolisian akan lebih tepat dan menyelesaikan permasalahan secara tuntas.

Selanjutnya, responsibilitas dimaknai sebagai rasa tanggung jawab yang diwujudkan dalam ucapan, sikap, perilaku, dan responsibilitas menjalankan tugas.

Tujuannya untuk menjamin kepentingan masyarakat dalam menciptakan keamanan. Adapun transparansi berkeadilan merupakan realisasi dari prinsip, cara berpikir, dan sistem yang terbuka, akuntabel, dan humanis. (Knu)

Baca Juga

Rencana Komjen Listyo Bangkitkan Pam Swakarsa Dinilai Bentuk Perpolisian Masyarakat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PA 212 Cs Demo, Polda Metro Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Istana Negara
Indonesia
PA 212 Cs Demo, Polda Metro Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Istana Negara

Adapun rencana tersebut disiapkan untuk mengantisipasi adanya demonstrasi massa menolak Undang-Undang Cipta Kerja.

KPK Sita Kartu ATM Terkait Dugaan Korupsi Menteri Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Sita Kartu ATM Terkait Dugaan Korupsi Menteri Edhy Prabowo

Kartu Debit ATM yang diduga terkait dengan tindak pidana korupsi

Polri-TNI Gelar Operasi Besar-besaran saat PSBB Total, Jaksa Siapkan Sanksi Pidana
Indonesia
Polri-TNI Gelar Operasi Besar-besaran saat PSBB Total, Jaksa Siapkan Sanksi Pidana

Operasi Yutisi ini nantinya akan dilakukan bersama pemda, PMI, kejaksaan dan juga kehakiman. Operasi ini dimulai saat Pergub No 88 Tahun 2020 mulai berlaku.

[HOAKS atau FAKTA]: Polisi Asal Papua Mengundurkan Diri dan Gabung OPM
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Polisi Asal Papua Mengundurkan Diri dan Gabung OPM

Pada video, kamera tidak memperlihatkan wajah seorang pria yang mengenakan seragam Polri bernama Andy JR tersebut.

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Divonis 3 Tahun Penjara
Indonesia
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Divonis 3 Tahun Penjara

Bupati nonaktif Sidoarjo, Saiful Ilah divonis 3 tahun pidana penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya.

Akui Ciduk Aktivis Ravio Patra Semalam, Polisi: Statusnya Masih Saksi
Indonesia
Akui Ciduk Aktivis Ravio Patra Semalam, Polisi: Statusnya Masih Saksi

Penangkapan di daerah di Jalan Gelora, Menteng, Jakarta Pusat

Menteri Edhy Beli Ratusan Senjata Serbu untuk Tindak Maling Ikan
Indonesia
Menteri Edhy Beli Ratusan Senjata Serbu untuk Tindak Maling Ikan

KKP memperkuat pengawasan dan memberantas kapal pencuri ikan yang masuk wilayah Indonesia.

Ketersediaan Tempat Tidur Ruang Isolasi COVID-19 di Jakarta Tersisa 14 Persen
Indonesia
Ketersediaan Tempat Tidur Ruang Isolasi COVID-19 di Jakarta Tersisa 14 Persen

Rinciannya, Pemprov DKI Jakarta mempunyai sebanyak 8.055 tempat tidur isolasi dan kini sudah terisi oleh 6.954 pasien COVID-19.

Pasien OTG di RS Darurat Wisma Atlet Capai 1.984 Orang
Indonesia
Pasien OTG di RS Darurat Wisma Atlet Capai 1.984 Orang

Jumlah penderita COVID-19 yang menjalani perawatan di RS Darurat Wisma Atlet mengalami perubahan setiap harinya.

Pria Lansia Ini Meninggal di Tengah Kerumunan Massa FPI Penjemput Rizieq
Indonesia
Pria Lansia Ini Meninggal di Tengah Kerumunan Massa FPI Penjemput Rizieq

Sotong diketahui merupakan penjual ikan asal Bogor, Jakarta Barat