Diksi Kurang Tepat, Perkap Pam Swakarsa Bisa Jadi Sumber Polemik Pengamat Intelijen dan Keamanan Stanislaus Riyanta. (FOTO: Kiriman Stanislaus Riyanta/Dok-Pribadi).

Merahputih.com - Pengamat intelijen dan keamanan Stanislaus Riyanta meyakini bahwa Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa (Pam Swakarsa) bertujuan baik. Terutama untuk memuliakan profesi satuan pengamanan.

Selain itu peraturan tersebut secara teknis mengatur bagaimana fungsi kepolisian terbatas dapat optimal menciptakan situasi aman di masyarakat secara mandiri.

"Namun, jika diksi yang digunakan kurang tepat maka dapat menjadi sumber polemik yang tidak produktif," ujar Stanislaus kepada wartawan di Jakarta, Jumat (18/9).

Baca Juga

MPR: Hadirnya PAM Swakarsa Tunjukkan Potensi Ketakutan Masa Lalu

Untuk menghindari resistensi dan polemik yang berlebihan dan kontra produktif maka Polri perlu menjelaskan lebih detail Peraturan Kapolri No 4 Tahun 2020 tentang Pam Swakarsa ini.

Terutama terkait Satuan Keamanan Lingkungan dan asumsi publik bahwa ini akan menjadi pam swakarsa jilid dua meneruskan pam swakarsa pada masa oder baru.

Selain itu, Polri harus bisa menjamin bahwa Satuan Pengamanan yang nantinya akan menggunakan seragam sewarna dengan Polri bertugas sesuai dengan kewewenangnya.

Polri sendiri meminta agar Peraturan Kepolisian Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa (PAM Swakarsa) tidak dipolitisasi hingga menjadi polemik di publik.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan bahwa istilah PAM Swakarsa yang digunakan polisi saat ini berbeda dengan apa yang dikenal publik pada era 90-an.

"Itukan (polemik PAM Swakarsa) ditarik di politik lagi, pada intinya kan saya sampaikan bahwa ini mengukuhkan apa yang sudah ada," kata Awi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (17/9).

In
Pengamat intelijen Stanislaus Riyanta

"Kok kami ditarik lagi ke '98. Tidak ada," tambahnya.

Dia menjelaskan bahwa aturan itu diterbitkan untuk mengembangkan aturan yang sudah ada sebelumnya. Hanya saja, dalam Perkap baru itu pihaknya membuat sejumlah modifikasi, termasuk warna seragam Satpam.

Awi menerangkan, PAM Swakarsa ini merupakan bentuk pengamanan yang dilakukan oleh pengemban fungsi kepolisian di masyarakat. Beberapa diantaranya seperti satpam atau satkamling (satuan keamanan lingkungan)."Selama ini kan juga kondusif karena memang tadi ada filosofinya," ujar Awi.

Jenderal bintang satu ini juga memastikan bahwa dalam praktiknya, PAM Swakarsa yang telah dikukuhkan oleh Polri tidak akan bersikap represif kepada masyarakat. PAM Swakarsa akan hadir untuk memberikan pengamanan.

"Kami (polisi) lakukan pembinaan agar tugas-tugas kepolisian secara terbatas jelas, ada batas-batasnya, dia tidak boleh represif," kata Awi.

Baca Juga:

Wakapolri Klarifikasi Isu Pelibatan Preman Tertibkan Protokol Kesehatan

Merujuk Perkap 4/2020, PAM Swakarsa dijabarkan menjadi suatu bentuk pengamanan oleh pengemban fungsi kepolisian yang diadakan atas kemauan, kesadaran, dan kepentingan masyarakat sendiri yang kemudian memperoleh pengukuhan dari institusi Polri.

Dalam Pasal 2 Perkap 4/2020 dijelaskan bahwa PAM Swakarsa bertujuan untuk meningkatkan pembinaan penyelenggara dan kemampuan dalam mengemban fungsi kepolisian terbatas di lingkungan masing-masing. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Usut Dugaan Korupsi di Bandung Barat
Indonesia
KPK Usut Dugaan Korupsi di Bandung Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menyelidiki dugaan korupsi di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

  Berani Bebaskan Napi Koruptor, Menteri Yasonna Bakal Berhadapan dengan Rakyat
Indonesia
Berani Bebaskan Napi Koruptor, Menteri Yasonna Bakal Berhadapan dengan Rakyat

“Jika Yasonna membebaskan napi koruptor, maka Yasonna harus bertanggung jawab ke rakyat. Dan biarlah rakyat yang akan menilai,” ucap dia.

Hendak Temui Ma'ruf Amin, Bus Pembawa Kiai PWNU Jatim Kecelakaan di Cipali
Indonesia
Hendak Temui Ma'ruf Amin, Bus Pembawa Kiai PWNU Jatim Kecelakaan di Cipali

Kejadian sendiri terjadi pada Jumat (31/1) sekitar pukul 04.00 WIB

Istri Wali Kota Tidore Kepulauan Meninggal Dunia Akibat COVID-19
Indonesia
Istri Wali Kota Tidore Kepulauan Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Sulama Ali menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah Chasan Boesoerie Ternate

 Corona Merebak, Jamu Tradisional Kian Jadi Primadona
Indonesia
Corona Merebak, Jamu Tradisional Kian Jadi Primadona

"Sebelum ada isu corona, biasanya hanya menjual 50 hingga 60 botol jamu. Setelah ada wabah corona, bisa menjual hingga 100 botol lebih per hari," ujar Oktavia Purnawati, Jumat (6/3).

Pandemi COVID-19, Desain Produk Ditantang Kedepankan Aspek Kesehatan
Indonesia
Pandemi COVID-19, Desain Produk Ditantang Kedepankan Aspek Kesehatan

Desainer produk industri, tidak hanya berdaya guna tinggi, namun juga sedap dipandang dan mampu memenuhi standar protokol kesehatan.

Menteri Yasonna Siap Hadapi Gugatan Tommy Soeharto
Indonesia
Menteri Yasonna Siap Hadapi Gugatan Tommy Soeharto

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mengaku siap menghadapi gugatan Hutomo Mandala Putra, atau yang kerap disapa Tommy Soeharto, ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Penyiram Novel Bakal Langsung Bebas, Ini Penjelasannya
Indonesia
Penyiram Novel Bakal Langsung Bebas, Ini Penjelasannya

Suparji hanya berharap, hakim jangan tersandra dengan tuntutan jaksa

Polisi Dalami Komunitas Sesama Jenis Cari Korelasi dengan Pesta Gay di Apartemen Jaksel
Indonesia
BPK Ungkap Nilai Fantastis Kerugian Dugaan Korupsi Asabri
Indonesia
BPK Ungkap Nilai Fantastis Kerugian Dugaan Korupsi Asabri

BPK akan berkoordinasi lebih lanjut dengan penegak hukum seperti Kepolisian, Kejaksaan Agung, dan KPK