Headline
Soal Ratna Sarumpaet, Prabowo: Saya Minta Maaf Prabowo Subianto saat bertemu dengan Ratna Sarumpaet (Foto: Ist)

MerahPutih.Com - Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf ke publik lantaran sempat mempercayai ucapan anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN), Ratna Sarumpaet yang mengaku dianiaya.

"Saya atas nama pribadi dan sebagai pimpinan daripada tim kami, saya minta maaf ke publik. Bahwa saya telah ikut menyuarakan sesuatu yang belum diyakini kebenarannya," kata Prabowo di kediamannya, Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (3/10).

Mantan Danjen Kopassus itu mengaku, sempat percaya dengan ucapan Ratna bahwa ibu dari artis Atiqah Hasiholan itu telah dianiaya. Seusai pengakuan itu, dirinya merasa terusik dan ingin membela Ratna.

"Kami terusik dan khawatir," ucap dia.

Sayang, ucapan Ratna atas penganiayaan itu tak terbukti. Ratna justru mengklarifikasi ke publik telah berbohong. Bahkan, Ratna sudah mengucapkan permintaan maaf melalui telepon kepada tim Prabowo-Sandiaga.

Fadli Zon dan Ratna Sarumpaet
Ratna Sarumpaet dalam kondisi lebam saat bertemu dengan Fadli Zon. Foto: @fadlizon

"Hari ini Bu Ratna menelepon tim kami, minta maaf. Dan menulis surat ke saya minta maaf bahwa beliau berbohong," tandasnya.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto pada Selasa (2/9), menilai tindakan dugaan penganiayaan yang dialami Ratna Sarumpaet merupakan ancaman terhadap demokrasi dan sebuah ironi dalam demokratisasi yang sedang berjalan di Indonesia.

"Ini ancaman serius terhadap demokrasi dan tentu ini sangat ironis, lalu hari ini adalah hari Antikekerasan Internasional namun harus saya sampaikan kepada publik," kata Prabowo.

Namun pada Rabu (3/9), Ratna mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan, dia mengaku muka bengkak yang dialaminya bukan disebabkan penganiayaan namun efek operasi plastik yang dilakukannya.

Ratna meminta maaf karena telah melakukan pembohongan publik, khususnya disampaikan kepada Prabowo Subianto, Amien Rais dan Djoko Santoso yang sebelumnya telah menemuinya.(Pon)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Tiap Tahun Indonesia Rugi Rp22 Triliun Akibat Bencana Alam

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasca Liburan Long Weekend, 6 ASN Pemda DIY Positif COVID-19
Indonesia
Pasca Liburan Long Weekend, 6 ASN Pemda DIY Positif COVID-19

Usai terkonfirmasi positif, sang PNS segera melapor pada pimpinan

Polres Madiun Punya Dua Kendaraan Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan
Indonesia
Polres Madiun Punya Dua Kendaraan Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan

Tujuan diluncurkan dua kendaraan ini adalah bentuk kesiapsiagaan polri

PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang hingga 16 Agustus 2020
Indonesia
PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang hingga 16 Agustus 2020

Daud mengimbau warga Bodebek untuk mematuhi semua ketentuan dan peraturan PSBB secara proporsional, dan konsisten menerapkan protokol kesehatan.

Otak Pembunuhan Bos Kapal Pura-Pura Kesurupan Saat Diperiksa Polisi
Indonesia
Otak Pembunuhan Bos Kapal Pura-Pura Kesurupan Saat Diperiksa Polisi

NL coba mengelabuhi polisi dengan berkata kalau korban (Sugianto) dibunuh karena persaingan bisnis

 Ratusan Daerah Dinilai Siap Jalankan New Normal, Ini Alasannya
Indonesia
Ratusan Daerah Dinilai Siap Jalankan New Normal, Ini Alasannya

Kami merekomendasikan ada 158 wilayah yang siap melakukan new normal dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat

Polda Banten Bongkar Sindikat Klinik Kecantikan Ilegal Berbahaya
Indonesia
Polda Banten Bongkar Sindikat Klinik Kecantikan Ilegal Berbahaya

Penggerebekan dilakukan pada hari Senin (21/9) pukul 18.00 WIB berdasarkan laporan dari masyarakat.

Pelaku Penyimpangan Ratusan Tabung Gas Subsidi Ditangkap, Begini Modusnya
Indonesia
Pelaku Penyimpangan Ratusan Tabung Gas Subsidi Ditangkap, Begini Modusnya

Para pelaku ini menjual kembali gas yang sudah dikurangi volumenya kepada masyarakat.

Ketua FPI Pastikan Rizieq Shihab Sudah Tahu soal Status Tersangka
Indonesia
Ketua FPI Pastikan Rizieq Shihab Sudah Tahu soal Status Tersangka

"Sudah (tau Rizieq sebagai tersangka)," ujar Ketua DPP Front Pembela Islam (FPI), Slamet Maarif

Anak Buah Anies Bolehkan Gelar Akad Nikah Tapi Tidak dengan Resepsinya
Indonesia
Hakordia dan Pilkada Jadi Momentum Bangun Kesadaran Budaya Antikorupsi
Indonesia
Hakordia dan Pilkada Jadi Momentum Bangun Kesadaran Budaya Antikorupsi

Merujuk data tahun 2018, KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) sebanyak 30 kali