Dikarantina Selama 21 Hari, 1,3 Miliar Warga India Dilarang Keluar Rumah Wilayah India di-lockdown selama 21 hari. Foto: nbcpalmsprings.com

MerahPutih.com - Pemerintah India memutuskan untuk lockdown wilayahnya selama tiga pekan karena pandemi COVID-19. Artinya, 1,3 miliar warga India dilarang keluar rumah selama karantina.

Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan bahwa satu-satunya cara untuk mencegah penyebaran virus asal Wuhan, Tiongkok itu adalah tidak berpergian.

Baca Juga

Dana Reses Dipotong untuk Korban COVID-19, Popularitas DPR Diprediksi Bakal Meningkat

"Akan ada larangan total untuk keluar dari rumah Anda," kata Modi dalam pidato yang disiarkan televisi, Selasa (24/3)

Selama masa lockdown, pemerintah India menugaskan aparat kepolisian untuk melakukan penjagaan. Selain itu, ada aturan jam malam di sejumlah wilayah.

Modi mengimbau agar warga tidak panik untuk keluar rumah, namun masih banyak orang-orang yang memilih keluar rumah untuk berbelanja di toko.

India
Polisi India melakukan patroli. Foto: BBC

Karantina wilayah ini ditempuh setelah terjadi peningkatan tajam kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir. Tercatat ada 519 kasus yang dikonfirmasi di seluruh India dan 10 kematian.

Modi menuturkan karantina wilayah dilakukan untuk menyelamatkan nyawa setiap warga negara. Ia mengatakan jika tidak melakukan lockdown, maka India akan berjalan mundur 21 tahun.

Baca Juga

Dampak Corona, Pemerintah Minta Pemda Relaksasi Keringanan Pajak bagi Pengusaha

"Kita harus membayar biaya ekonomi ini, tetapi [itu] adalah tanggung jawab semua orang." tegasnya.

Pemerintah India sudah menyiapkan dana 2 miliar dolar AS untuk meningkatkan infrastruktur kesehatan negara. (*)

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Nasi Padang Sumber Penularan COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Nasi Padang Sumber Penularan COVID-19

Dalam pesan tersebut diklaim bahwa nasi padang adalah sumber penyebaran virus COVID-19.

Ulasan How Democracy Die, Buku Viral Unggahan Anies Baswedan
Indonesia
Ulasan How Democracy Die, Buku Viral Unggahan Anies Baswedan

Tak kata-kata sarat politik pada unggahanya. Hanya ucapan selamat berakhir pekan

Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat, Djoko Tjandra Terancam Kurungan 5 Tahun
Indonesia
Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat, Djoko Tjandra Terancam Kurungan 5 Tahun

Dengan demikian, sudah ada tiga orang tersangka dalam perkara ini

40 Hari Meninggalnya Didi Kempot, Seniman Solo Berikan Hadiah Patung Sang Maestro ke Keluarga
Indonesia
40 Hari Meninggalnya Didi Kempot, Seniman Solo Berikan Hadiah Patung Sang Maestro ke Keluarga

Keluarga memberikan suvenir berupa buku tahlil bergambar Sang Maestro dan sajadah pada jemaah pengajian dan warga.

Mal di Depok Belum Tentu Dibuka Pekan Depan
Indonesia
Mal di Depok Belum Tentu Dibuka Pekan Depan

Kalau tren dari reproduksi efektif COVID-19 ini jika masih di bawah satu, mal akan dibuka

Akui Bansos Belum Tersalurkan, Jokowi Mohon Warga Sabar Tunggu Dikirim
Indonesia
Akui Bansos Belum Tersalurkan, Jokowi Mohon Warga Sabar Tunggu Dikirim

Misalnya BLT desa, yang diterima masyarakat kurang lebih 10 persen.

  Langgar Protokol Kesehatan, Pemkot Solo Tutup Sementara Pasar Klitikan
Indonesia
Langgar Protokol Kesehatan, Pemkot Solo Tutup Sementara Pasar Klitikan

"Kami dapat aduan warga langsung dilakukan pengecekan dan hasilnya memang benar ada pelanggaran protokol kesehatan di Pasar Klitikan," kata dia.

Ikuti Jejak Sang Ayah, Saka Putra Didi Kempot Launching Single Gelang Putih
Indonesia
Ikuti Jejak Sang Ayah, Saka Putra Didi Kempot Launching Single Gelang Putih

Launcing ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh istri almarhum Didi Kempot, Yan Vellia.

Kabar Baik Zona Hijau COVID-19 Depok Bertambah, Ini Nama Kelurahannya
Indonesia
Kabar Baik Zona Hijau COVID-19 Depok Bertambah, Ini Nama Kelurahannya

Sementara, untuk penambahan kasus konfirmasi positif pada Jumat (10/7) sebanyak 5 kasus

Bisnis Kosmetik Melejit Saat Pandemi, Kemenperin Gelar Pameran Virtual
Indonesia
Bisnis Kosmetik Melejit Saat Pandemi, Kemenperin Gelar Pameran Virtual

Penyelenggaraan kegiatan Virtual Expo IKM Kosmetik 2020 yang diikuti oleh 35 pelaku usaha yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.