Dijamin Pemerintah, Seluruh Warga Surabaya Tidak Perlu Ragu Berobat ke RS Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menandatangani nota kesepakatan bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. (Foto: Pemkot Surabaya)

MerahPutih.com - Seluruh warga Surabaya kini tidak perlu ragu untuk berobat ke rumah sakit. Pemerintah Kota Surabaya menerapkan aturan bagi warganya untuk memperoleh layanan jaminan kesehatan cukup menunjukkan KTP (Kartu Tanda Penduduk).

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menandatangani nota kesepakatan bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Kantor Cabang Surabaya, terkait kerjasama program Jaminan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage) untuk warga Kota Surabaya, Selasa (16/3).

Baca Juga:

Nganggur, Pemkot Surabaya Ambil Alih Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan

"Mulai 1 April 2021, seluruh warga KTP Surabaya di manapun rumah sakit yang bekerjasama dengan pemerintah kota, cukup menggunakan KTP sudah bisa dilayani kesehatannya,” ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi atau Cak Eri, di Surabaya, Jatim, Rabu (17/3).

Ia menegaskan, kerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk memastikan bahwa kini pendataan warga Surabaya pemegang jaminan kesehatan yang masuk sudah mencapai 90 persen lebih.

"Program ini juga untuk memastikan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan tanpa harus beralasan kesulitan finansial. Jadi untuk mendapat layanan kesehatan, warga KTP Surabaya nggak perlu lagi pakai surat keterangan miskin," katanya.

Cak Eri menegaskan, jika warga sebelumnya membayar BPJS secara mandiri kelas satu, lalu tiba-tiba tidak sanggup membayar, maka otomatis bisa dimasukkan kelas tiga dan menjadi tanggung jawab pemkot pembayarannya.

“Misal ada warga Surabaya sakit di (BPJS) kelas satu, tiba-tiba dia tidak mampu membayar, lalu dia ganti ke kelas tiga. Nah, jika mau pindah ke kelas tiga secara otomatis langsung (biaya) dicover pemerintah kota,” tuturnya.

Pemkot Surabaya siap menanggung pembayaran BPJS Kesehatan warga Surabaya jika sudah non-aktif saat warga tersebut resign atau tidak lagi bekerja di perusahaan yang menanggung biaya BPJS.

“Semoga tidak ada lagi warga Surabaya yang sakit dan sedih sebab tidak dilayani kesehatannya,” ungkap Cak Eri.

Saat ini Pemkot Surabaya tengah menggodok SOP batas waktu maksimal layanan di puskesmas, mulai dari mendaftar hingga menerima obat.

"Jangan sampai ada (warga) nanti datang berobat 15 menit, menunggunya 2 jam. Sehingga pelayanannya bisa lebih cepat,” ucapnya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Pemkot Surabaya)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Pemkot Surabaya)

Deputi Direksi Wilayah Jawa Timur BPJS Kesehatan, I Made Puja Yasa mengapresiasi proses pendataan kepesertaan jaminan kesehatan di Kota Surabaya. Terlebih jaminan kesehatan nasional merupakan program wajib diikuti sebagai upaya proteksi kesehatan finansial.

“Ini bukti komitmen luar biasa terkait kehadiran pemerintah dalam memastikan jaminan kesehatan di wilayah Kota Surabaya,” imbuh I Made.

Menurutnya, saat ini jumlah pendudukan yang tercover pada program ini secara nasional sebanyak 222 juta jiwa atau sekitar 82 persen dari total penduduk di Indonesia. Sedangkan di Jatim, jumlah penduduk yang tercover program ini sebanyak 30,9 juta jiwa dari 41 juta jiwa atau 75 persen dari total penduduk di Jatim yang sudah tercover.

"Untuk Surabaya, saat ini penduduk yang sudah tercover dari 2,9 itu ada 2,5 juta. Jadi sekitar 84,4 persen. Jadi saat ini saja Kota Surabaya sudah di atas rata-rata nasional,” paparnya.

Kendati Surabaya jadi kota/kabupaten berpenduduk terpadat di Jatim, lanjutnya, namun jumlah peserta jaminan kesehatan juga paling tinggi. Sebab untuk mencapai hal ini diperlukan komitmen dan kerja keras tinggi.

“Ini merupakan prestasi luar biasa. Terlebih Bapak Wali Kota juga menyampaikan bahwa warga (Surabaya) yang menunggak pembayaran (BPJS), itu juga langsung otomatis menjadi peserta yang dibiayai Pemkot. Inilah komitmen yang luar biasa di Pemkot Surabaya,” ungkap I Made. (Andika Eldon/Surabaya)

Baca Juga:

Penjual Ketan di Surabaya Gratiskan Dagangnya Bagi Warga yang Sudah Divaksin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ditpolairud Polda Jatim Bongkar Pembuatan Bom Ikan 2,4 ton
Indonesia
Ditpolairud Polda Jatim Bongkar Pembuatan Bom Ikan 2,4 ton

Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Jawa Timur dan Badan Pemeliharaan Keamanan membongkar pembuatan dan penyimpanan 2,4 ton bom ikan.

Dukung Novel Baswedan Cs, Masyarakat Kirim 1.505 Surat ke Jokowi
Indonesia
Dukung Novel Baswedan Cs, Masyarakat Kirim 1.505 Surat ke Jokowi

Masyarakat pendukung Novel Baswedan cs mengirim 1.505 surat untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Sekretariat Negara.

DPR Minta Rencana Penghapusan PLTU Batu Bara Jangan Hanya Jadi Wacana
Indonesia
DPR Minta Rencana Penghapusan PLTU Batu Bara Jangan Hanya Jadi Wacana

PLN menemui kendala dalam upaya mengejar target porsi bauran EBT 23 persen. Apalagi, lanjutnya, mayoritas kontrak dengan pengembang swasta

Komnas HAM Minta Penyidikan Kebakaran Lapas Tangerang Mendalam, Objektif dan Transparan
Indonesia
Komnas HAM Minta Penyidikan Kebakaran Lapas Tangerang Mendalam, Objektif dan Transparan

Kalau soal investigasi yang lebih dalam tentu kita sudah kontak juga dengan Kapolda

Digaet Polisi, Polemik Berkepanjangan Hasil TWK Diyakini Berhenti
Indonesia
Digaet Polisi, Polemik Berkepanjangan Hasil TWK Diyakini Berhenti

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan niatnya untuk merekrut pegawai KPK yang diberhentikan karena tidak lulus TWK.

170 Kepala Daerah Terpilih Bakal Dilantik 26 Februari
Indonesia
170 Kepala Daerah Terpilih Bakal Dilantik 26 Februari

Pemerintah akan melantik kepala daerah terpilih di 170 daerah pelaksana Pilkada 2020 pada 26 Februari 2021.

PSI DKI Apresiasi Kesigapan Anak Buah Anies Tangani Banjir
Indonesia
PSI DKI Apresiasi Kesigapan Anak Buah Anies Tangani Banjir

Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta mengapresiasi kinerja Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan jajarannya dalam menangani banjir di Ibu Kota.

Penambahan Pasien Sembuh Lampaui Konfirmasi Positif COVID-19
Indonesia
Penambahan Pasien Sembuh Lampaui Konfirmasi Positif COVID-19

Kasus positif virus corona (COVID-19) di Indonesia pada hari ini, Jumat (6/8), bertambah 39.532.

Wamenag Sebut PPKM Darurat Bentuk Ajaran Agama Menjaga Keselamatan Jiwa
Indonesia
Wamenag Sebut PPKM Darurat Bentuk Ajaran Agama Menjaga Keselamatan Jiwa

MUI yang melalui kajian fikih telah menerbitkan beberapa fatwa

Kapolda Metro Jaya Minta Kader Muhammadiyah Ajari Anak Buahnya soal Akhlak
Indonesia
Kapolda Metro Jaya Minta Kader Muhammadiyah Ajari Anak Buahnya soal Akhlak

Kedatangannya untuk meminta salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia itu untuk menyediakan kadernya memberikan ceramah untuk kepolisian.