Dihukum Seumur Hidup, Heru Hidayat Akan Ajukan Banding Sidang kasus korupsi pengelolaan dana PT. Asuransi Jiwasraya di pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (26/10). (Antara/Desca Lidya Natalia)

MerahPutih.com - Tim kuasa hukum Komisaris Utama PT Trada Alam Mineral Heru Hidayat, Soesilo Aribowo merasa kecewa atas vonis seumur hidup terhadap kliennya. Sebab, hampir 90 persen perkara Jiwasraya menyangkut pasar modal.

"Memang kami kecewa, karena putusan itu saya lihat pertimbangan-pertimbangannya tidak detail dan matang. Tadi juga dinyatakan hampir 90 persen persoalannya persoalan pasar modal, ada insider trading, ada manipulasi pasar," kata Soesilo di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (26/10) malam.

Baca Juga:

Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro Dihukum Seumur Hidup

Soesilo berpandangan, kasus yang menjerat kliennya merupakan pasar modal, bukan perkara tindak pidana korupsi. Dia menyebut, Undang-Undang Nomor 14 tentang Pasar Modal tidak bisa dielaborasi dengan SEMA Nomor 7.

"Karena sepanjang Undang-Undang pasar modal tidak mengatur itu merupakan tindak pidana korupsi tidak bisa dikorupsikan, tapi tetap UU pasar modal," ujar Soesilo.

Menurut Soesilo, kerugian PT Asuransi Jiwasraya hanya berdasar pada laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dia pun tak memahami dan sulit menerima putusan hakim.

Sidang putusan terhadap Benny Tjokro di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (26/10) malam. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)
Sidang putusan terhadap Benny Tjokro di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (26/10) malam. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

"Mungkin kami akan berkoordinasi dengan klien, mungkin segera menyatakan banding terhadap putusan itu, tentu kita akan ketemu pak Heru dulu, karena tadi kita nggak sempat ketemu tapi hanya online saja, kita tentu tidak puas dan merasa kecewa," pungkasnya.

Diketahui, Heru dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersama sejumlah pihak lain bersalah telah melakukan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya. Tak hanya itu, majelis hakim menyatakan Heru telah melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Hukuman Heru Hidayat menyusul putusan terhadap Direktur Utama PT Hanson International Benny Tjokrosaputro yang diganjar pidana seumur hidup oleh majelis hakim Tipikor Jakarta.

Baca Juga:

Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro Dihukum Seumur Hidup

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara seumur hidup," kata Ketua Majelis Hakim Rosmina saat membacakan amar putusan terhadap Heru Hidayat di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (26/10) malam. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Syahganda Nainggolan Cs Dinilai Tak Pantas Diborgol dan Pakai Baju Tahanan
Indonesia
Syahganda Nainggolan Cs Dinilai Tak Pantas Diborgol dan Pakai Baju Tahanan

Penangkapan sejumlah pentolan (KAMI dan menunjukkan mereka ke depan publik dengan baju tahanan menuai kritikan.

Komisi III: Segera Lockdown Jakarta
Indonesia
Komisi III: Segera Lockdown Jakarta

Tiongkok langsung lockdown Wuhan ketika angka positifnya masih di angka 400

Ketum Peradi Pergerakan Minta Organisasi Advokat Peka Pada Penderitaan Rakyat
Indonesia
Ketum Peradi Pergerakan Minta Organisasi Advokat Peka Pada Penderitaan Rakyat

"Advokat wajib memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma kepada pencari keadilan yang tidak mampu."

 Update COVID-19 (31/5): Kasus Positif 26.473, Meninggal 1.613
Indonesia
Update COVID-19 (31/5): Kasus Positif 26.473, Meninggal 1.613

Untuk pasien sembuh pun terjadi penambahan yang cukup tinggi, berjumlah 293 orang dengan total 7.308 pasien sembuh.

 NasDem Usulkan 50 Persen Gaji Anggota DPR Dipotong untuk Penanganan COVID-19
Indonesia
NasDem Usulkan 50 Persen Gaji Anggota DPR Dipotong untuk Penanganan COVID-19

Ali menegaskan, usulan ini muncul dalam upaya solidaritas dan membangun semangat gotong royong di seluruh elemen bangsa untuk mengatasi wabah COVID-19.

DPD PKS Geram Sekretaris F-PKS DPRD Solo Belot Dukung Gibran
Indonesia
DPD PKS Geram Sekretaris F-PKS DPRD Solo Belot Dukung Gibran

"Saya sengaja mengenakan kemeja (khas pendukung Gibran). Ini simbolis (dukungan) dari saya sebagai salah satu anggota Fraksi PKS," kata Didik.

DKI: Rapid Test 97.828, Positif Corona 3.745 Orang
Indonesia
DKI: Rapid Test 97.828, Positif Corona 3.745 Orang

Persentase positif COVID-19 sebesar 4 persen.

Peroleh 17 Suara, Bang Ancah: Itu Menandakan PKS Solid
Indonesia
Peroleh 17 Suara, Bang Ancah: Itu Menandakan PKS Solid

Bang Ancah berharap Riza Patria dapat membantu Gubernur Anies Baswedan dalam menyelesaikan permasalahan kasus COVID-19 di Ibu Kota.

MUI Bahas Dua Fatwa Usulan Wapres Terkait Virus Corona
Indonesia
MUI Bahas Dua Fatwa Usulan Wapres Terkait Virus Corona

Komisi Fatwa sedang membahas dua fatwa yang diajukan oleh Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.

Pengamat Beberkan Bahayanya Melawan Arah Saat Tahu Ada Razia Polisi
Indonesia
Pengamat Beberkan Bahayanya Melawan Arah Saat Tahu Ada Razia Polisi

Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan penilangan terhadap 4.240 pengendara pelanggar aturan lalu lintas