Dihantam Pandemi, Negara di Pasifik Bergantung Bantuan Tiongkok Istana Kekaisaran Tiongkok di Beijing. (Foto:

MerahPutih.com - Negara-negara di kepulauan Pasifik beralih ke lembaga keuangan yang dipimpin Tiongkok, untuk menutup defisit anggaran yang dilanda pandemi COVID-19. Beralihnya, berbagai negara di pasifik karena sulitnya mendapatkan bantuan dari negara barat.

Misalnya, Kepulauan Cook, sebuah negara kecil berpenduduk sekitar 20.000 orang di Pasifik Selatan, beralih ke Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) yang didukung Beijing akhir tahun lalu setelah pinjaman dari AS dan Bank Pembangunan Asia (ADB) yang dipimpin Jepang dan hibah dari sekutu dekat Selandia Baru gagal.

Baca Juga:

153 Warga Tiongkok Tiba Saat PPKM, Ini Penjelasan Pemerintah

Pinjaman AIIB senilai USD20 juta dolar kepada Kepulauan Cook adalah yang kedua setelah ekonomi Pasifik yang tegang dalam beberapa bulan terakhir.

Lalu, Fiji mendapatkan fasilitas senilai USD50 juta dolar AS, menandakan kedatangan bank pembangunan yang terkait erat dengan Prakarsa Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative) Tionkok ke Pasifik.

Vanuatu, dengan populasi 300.000, juga mengumumkan mereka telah menerima hibah USD12 juta dolar AS dari pemerintah Tiongkok.

Negara-negara pasifik ini, menghadapi kesulitan ekonomi mengingat ketergantungan negara kepualuan ini, pada pariwisata internasional. Sektor ini mengalami kontraksi selama pandemi melanda.

Presiden Tiongkol Xi JinPing. (Foto: news.cn)
Presiden Tiongkol Xi JinPing. (Foto: news.cn)

"Tiongkok sangat bersedia meminjamkan uang kepada negara-negara kepulauan Pasifik mana pun. Meski Australia dan Selandia Baru telah mendorong pulau-pulau tersebut untuk melihatnya terlebih dahulu, jauh lebih mudah mendapatkan uang dari Tiongkok," Kata Presiden Kamar Dagang Kepulauan Cook Fletcher Melvin dikutip Antara.

Profesor Politik Komparatif di Universitas Victoria Wellington Jon Fraenkel mengatakan Fiji, yang memiliki salah satu ekonomi Pasifik terbesar, sangat membutuhkan dana asing setelah dihantam pandemi.

Dosen senior di Pusat Studi Pertahanan dan Keamanan di Universitas Massey yang berbasis di Wellington menegaskan, jika AIIB dan Tiongkok menjadi pemberi pinjaman utama ke Pasifik dan pemulihan ekonomi kawasan tersebut, pasti akan ada alasan untuk kekhawatir akan adanya ketergantungan ekonomi pada Tiongkok. (*)

Baca Juga:

Vaksinasi COVID-19 Mandiri Atau Berbayar Siapa Mau?

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PUPR Ajukan Tambahan Rp1,5 Triliun Buat Ganti Rugi Lumpur Lapindo
Indonesia
PUPR Ajukan Tambahan Rp1,5 Triliun Buat Ganti Rugi Lumpur Lapindo

Pengajuan anggaran sebesar Rp1,5 triliun itu sesuai dalam kesimpulan rapat kerja Kementerian PUPR dan Komisi V DPR pada 15 September 2020 lalu.

Jaksa Cecar Suami Pinangki Soal Penghasilannya
Indonesia
Jaksa Cecar Suami Pinangki Soal Penghasilannya

"Gaji sekitar Rp 7 juta tunjangan 6 sampai 7 juta. Jadi sekitar Rp14 juta sebulan," kata Yogi saat bersaksi untuk Pinangki

Anak Buahnya Copot Baliho Rizieq Shihab, Pangdam Jaya: Jangan Seenaknya Pasang
Indonesia
Anak Buahnya Copot Baliho Rizieq Shihab, Pangdam Jaya: Jangan Seenaknya Pasang

"Kalau masang baliho itu jelas ada aturannya. Ada pajaknya, tempatnya juga sudah ditentukan. Jangan seenaknya sendiri. Seakan-akan dia paling benar. Tidak ada itu," lanjutnya.

Ini Alasan Pangdam Jaya Beri Toleransi Acara Tabur Bunga Gatot cs di TMP Kalibata
Indonesia
Ini Alasan Pangdam Jaya Beri Toleransi Acara Tabur Bunga Gatot cs di TMP Kalibata

Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan, Gatot dan kawan-kawan yang belum izin ke Kementerian Sosial (Kemensos) tetap diperbolehkan masuk, karena mereka telah berjasa buat negara.

PB IDI: Tenaga dan Layanan Kesehatan Harus Ditambah
Indonesia
PB IDI: Tenaga dan Layanan Kesehatan Harus Ditambah

Masyarakat diimbau agar lebih disiplin lagi menjalankan protokol kesehatan

Gunakan APD Lengkap, Satgas TPPO Bareskrim Polri Periksa 14 ABK Kapal Long Xing
Indonesia
Bogor dan Ciamis Diguyur Hujan Es, Ini Penjelasan Ilmiah Dosen IPB University
Indonesia
Bogor dan Ciamis Diguyur Hujan Es, Ini Penjelasan Ilmiah Dosen IPB University

Fenomena hujan es yang terjadi di Ciamis dan Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (23/9) secara ilmiah disebabkan kondisi udara panas uap air yang ada di udara cukup banyak.

Polisi Bangun Posko Khusus Pantau Kedisiplinan Warga di Bundaran HI
Indonesia
Polisi Bangun Posko Khusus Pantau Kedisiplinan Warga di Bundaran HI

"Ini tentu akan menjadi fokus pengawasan kedepan karena di kawasan itu ramai pengunjung," kata Guntur

Penyitaan SPBE Berujung Laporan ke Bareskrim
Indonesia
Penyitaan SPBE Berujung Laporan ke Bareskrim

Terlapor telah dipanggil Bareskrim pada Senin (29/6) tetapi mangkir.

Isu Pemakzulan Jokowi Hanya Kuras Energi dan Menuai Kritik
Indonesia
Isu Pemakzulan Jokowi Hanya Kuras Energi dan Menuai Kritik

Hak setiap warga negara menyampaikan pendapat