Diguyur Hujan Lebat, 8 Jalan di Jakarta Tergenang Banjir Banjir merendam ruas jalan di kawasan Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2020) malam. (ANTARA/HO-BPBD DKI).

MerahPutih.com - Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdatin BPBD) DKI, M. Insaf menyampaikan, sebanyak delapan ruas jalan ibu kota yang tergenang banjir imbas dari hujan lebat yang mengguyur Jakarta

Adapun 8 jalan yang tergenang air meliputi Jl. Jenderal Sudirman, Karet Semanggi, Setiabudi tepat di depan universitas Atma Jaya; kolong Semanggi, Jalan Jenderal Sudirman, Karet Semanggi, Setiabudi; Jalan Satrio, Karet Semanggi berada di depan Wihara Amurvhabumi.

Baca Juga

BMKG Prediksi Jabodetabek Masih Berpotensi Hujan hingga Jam 10 Malam

Kemudian Jalan Komplek Polri tepat di depan DPK, Karet Semanggi, Jakarta Selatan; Jalan Palmerah Utara 1 RT 01 RW 16, Kel. Palmerah, Kec. Palmerah; Taman Katalia Selatan RT. 03/RW.11 Kota Bambu Utara, Palmerah; Gatot Subroto, Petamburan, Tanah Abang, serta Karet Pasar Baru Timur 1, Karet Tengsin, Tanah Abang.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terus memperbarui perkembangan prakiraan cuaca di wilayah Jabodetabek.

Menurut hasil monitoring BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Jabodetabek.

Baca Juga

Bendung Katulampa Siaga I, Wali Kota Bogor Kontak Anies Baswedan

Kondisi tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 22.00 WIB. (Asp)

Penulis : Andika Pratama Andika Pratama
Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Positif Corona Jakarta Melonjak, Pengamat Kritik Anies
Indonesia
Kasus Positif Corona Jakarta Melonjak, Pengamat Kritik Anies

Data dari media massa disampaikan bahwa kasus positif Covid-19 di Jakarta melonjak tajam.

 Presiden Bagikan 3.218 Sertifikat Tanah ke Warga Yogyakarta
Indonesia
Presiden Bagikan 3.218 Sertifikat Tanah ke Warga Yogyakarta

"Setelah saya lihat ternyata di seluruh Indonesia harusnya ada 126 juta bidang tanah yang harus disertifikatkan. Tetapi saat itu, tahun 2015, yang selesai baru 46 juta. Berarti masih kurang 80 juta sertifikat," imbuhnya.

Ade Armando Kurang Tahu Pengedit Foto 'Joker' Anies
Indonesia
Ade Armando Kurang Tahu Pengedit Foto 'Joker' Anies

Ia bakal membeberkan soal foto tersebut

DKI Jakarta Rajai Penambahan Kasus Per 18 Juli
Indonesia
DKI Jakarta Rajai Penambahan Kasus Per 18 Juli

Total kasus corona per 18 Juli secara nasional sebanyak 84.882 pasien.

Gedung DPRD DKI Jakarta Ditutup
Indonesia
Gedung DPRD DKI Jakarta Ditutup

Ketiganya terkena virus COVID-19 dari luar kantor DPRD

Usai Dapat Penghargaan, Fahri Singgung Persatuan dan Kebersamaan
Indonesia
Usai Dapat Penghargaan, Fahri Singgung Persatuan dan Kebersamaan

Ada delapan kelompok penerima bintang tanda jasa dalam rangka HUT ke-75 RI

Tiga Anak Buah Anies Enggak Hadir, Rapat BUMD Ditunda
Indonesia
Tiga Anak Buah Anies Enggak Hadir, Rapat BUMD Ditunda

Komisi B memandang perlu menggelar rapat sinergi

Pemprov DKI: Penyebaran Virus Corona Bukan Terjadi di Pemukiman Kumuh
Indonesia
Pemprov DKI: Penyebaran Virus Corona Bukan Terjadi di Pemukiman Kumuh

"Akan lebih bahaya kalau masuk ke wilayah (pemukiman) padat penduduk, karena sirkulasi udara yang tidak bagus," paparnya.

Tolak Kenaikan Upah, KSPI Bakal Demo Kantor Anies
Indonesia
Tolak Kenaikan Upah, KSPI Bakal Demo Kantor Anies

Kenaikan UMP dan UMK tahun 2020 sebesar 8,51% berasal dari formula yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015

Sepekan Terakhir, Kasus Klaster Perkantoran di Jakarta Alami Penurunan
Indonesia
Sepekan Terakhir, Kasus Klaster Perkantoran di Jakarta Alami Penurunan

kasus positif di perkantoran pada tanggal 21-27 September hanya 4,1 persen atau 379 kasus dengan jumlah 51 kasus.