Diguncang Gempa Magnitude 6,2 Kantor Gubernur Sulbar Rusak Berat Gempa menyebabkan tanah longsor di bagian jalur trans Sulawesi di Kabupaten Majene, pada Kamis (14/01/2021). (ANTARA/M Faisal Hanapi

MerahPutih.com - Gempa dengan magnitudo 6,2 yang terjadi di wilayah Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, pada Jumat pukul 01.28 WIB menimbulkan korban jiwa dan kerusakan bangunan. Bangunan Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulawesi Barat yang berada di wilayah Kabupaten Mamuju mengalami kerusakan berat akibat gempa yang pusatnya berada di sekitar enam km arah timur laut Majene.

Laporan BPBD Mamuju, korban meninggal dunia tiga orang dan luka-luka 24 orang. Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga:

Majene Diguncang Gempa Susulan Lebih Besar

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati dalam siaran pers BNPB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), gempa memicu tanah longsor di tiga titik di sepanjang poros jalan Majene-Mamuju sehingga menyebabkan akses terputus dan mengakibatkan kerusakan 62 rumah rusak, satu puskesmas, dan bangunan Kantor Danramil Malunda.

BPBD sudah mendata dan mengevakuasi warga yang terdampak bencana serta mendirikan tempat pengungsian. Menurut laporan BPBD korban bencana membutuhkan bantuan pangan pokok, selimut, tikar, tenda, terpal, serta pelayanan medis.

Peta gempa bumi magnitudo 5,9 yang terjadi di wilayah Majene Provinsi Sulawesi Barat pada Kamis (13/1/2021) (ANTARA/HO.BMKG)
Peta gempa bumi magnitudo 5,9 yang terjadi di wilayah Majene Provinsi Sulawesi Barat pada Kamis (13/1/2021) (ANTARA/HO.BMKG)

Menurut pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, gempa di Majene guncangannya dirasakan di daerah Majene dan Mamuju pada skala IV-V MMI serta Palu, Mamuju Tengah, Mamuju Utara, dan Mamasa pada skala III MMI.

Pada skala III MMI getaran gempa dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk berlalu.

Baca Juga:

Dipicu Sesar Naik Mamuju, Gempa Majene Bersifat Merusak

Pada skala IV MMI getaran gempa pada siang hari dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah dan beberapa orang di luar rumah serta menyebabkan gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi.

Getaran pada skala V MMI dirasakan oleh hampir semua penduduk, membuat banyak orang terbangun, serta menyebabkan gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar bergoyang.

BMKG mendeteksi beberapa gempa susulan. Hingga pukul 02.20 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya enam kali gempa bumi susulan dengan magnitudo maksimum 4,1.

Menurut Bambang, gempa bumi magnitudo 6,2 tersebut masih merupakan rangkaian gempa dengan magnitudo 5,9 yang terjadi pada Kamis (14/1) pukul 13.35 WIB, atau sehari sebelumnya. (*)

Baca Juga:

Gempa 6,4 Guncang Gorontalo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemenkes Bakal Ganti Obat COVID-19 untuk Pasien Isoman
Indonesia
Kemenkes Bakal Ganti Obat COVID-19 untuk Pasien Isoman

Kementerian Kesehatan bakal secara bertahap mengganti pemberian obat Azitromychin dan Oseltamivir menjadi Azitromychin dan Favipiravir.

Pemprov DKI Tunggu Aturan Pusat soal THR Lebaran 2021
Indonesia
Pemprov DKI Tunggu Aturan Pusat soal THR Lebaran 2021

Pemprov DKI hingga kini belum dapat menentukan dan masih menunggu kebijakan pemerintah pusat terlebih dahulu soal aturan THR.

Kisah Orang Tua Mengantar Anak Sekolah di Tengah Pandemi
Indonesia
Kisah Orang Tua Mengantar Anak Sekolah di Tengah Pandemi

"Saya bersyukur dan senang akhirnya anak bungsu (Naufa) bisa kembali sekolah tatap muka," kata Risma

Permasalahan di Papua Dinilai Paling Kompleks dan Alot
Indonesia
Permasalahan di Papua Dinilai Paling Kompleks dan Alot

Pendekatan kolaboratif dinilai bisa menjadi jalan keluar dari permasalahan yang kompleks di Papua.

Setengah Juta Warga Medan Belum Dilindungi BPJS Kesehatan
Indonesia
Setengah Juta Warga Medan Belum Dilindungi BPJS Kesehatan

Pemkot Medan,saat ini tengah memilah warga yang seharusnya menjadi tanggung jawab si pemberi kerja dan mereka yang tidak mampu akibat berpenghasilan tidak tetap harus mendapat jaminan kesehatan oleh pemerintah daerah.

Selama 4 Hari, 14.853 Warga Wonogiri Balik Merantau ke Jabodetabek
Indonesia
Selama 4 Hari, 14.853 Warga Wonogiri Balik Merantau ke Jabodetabek

Pengelola Terminal Tipe A Giri Adipura mencatat selama empat hari sebanyak 14.853 orang warga Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah kembali merantau ke Jabodetabek.

Polda Jateng Buka Nomor Aduan Pinjaman Online
Indonesia
Polda Jateng Buka Nomor Aduan Pinjaman Online

Berdasarkan keterangan, lanjut dia, Ditkrimsus Polda Jateng membuka website pelaporan di www.reskrimsus.jateng.polri.go.id. Sedangkan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jateng membuka hotline di 024 8413 544.

Caplok Partai Demokrat, Moeldoko Dianggap Picu Keributan
Indonesia
Caplok Partai Demokrat, Moeldoko Dianggap Picu Keributan

"Hal ini sudah pasti akan melahirkan keributan dan kegaduhan baru dalam dunia perpolitikan di tanah air," kata Abbas

Marak Baliho Puan, DPP: Dibuat Atas Dasar Keputusan Rapat Fraksi PDIP DPR
Indonesia
Marak Baliho Puan, DPP: Dibuat Atas Dasar Keputusan Rapat Fraksi PDIP DPR

Baliho Ketua DPR Puan Maharani bertuliskan "Kepak Sayap Kebhinekaan" dan tentang PPKM bermunculan di sejumlah provinsi, termasuk Jawa Tengah.

Hadapi Lonjakan COVID-19 Usai Lebaran, Kemenkes Siapkan 70 Ribu Tempat Tidur Isolasi
Indonesia
Hadapi Lonjakan COVID-19 Usai Lebaran, Kemenkes Siapkan 70 Ribu Tempat Tidur Isolasi

"Persiapan sudah kita lakukan, saya berdoa agar persiapan itu tidak terpakai. Tetap kosong," ucap Menkes.