Digugat Kivlan Zen soal PAM Swakarsa, Begini Reaksi Wiranto Menkopolhukam Wiranto (Antaranews)

MerahPutih.com - Menkopolhukam, Wiranto irit bicara menanggapi perihal laporan yang dilayangkan Mayor Jenderal TNI Kivlan Zen. Ia hanya mengatakan akan menyampaikan di waktu tertentu nan resmi.

"Nanti ya, nanti ada bantahan resmi menyeluruh. Di sana tak jelaskan nanti. Tapi semuanya itu tidak benar," ujar Wiranto di gedung Kemenko Polhukam, Jl Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (13/8).

Baca Juga: Pernah Ditargetkan Dibunuh, Wiranto Tolak Beri Penangguhan Penahanan Kivlan Zen

Sebelumnya diketahui, Kivlan Zen menggugat Wiranto terkait pembentukan Pam Swakarsa. Gugatan itu dilayangkan pada Senin (5/9) lalu. Kuasa hukum Kivlan, Tonin Tachta menyebut sidang perdana gugatan tersebut rencananya digelar pekan ini.

Kivlan Zen (berbaju batik). (MP/Asropih Opih)
Kivlan Zen (berbaju batik). (MP/Asropih Opih)

Berdasarkan isi gugatan yang disampaikan Tonin, perkara bermula saat Kivlan berhenti dari jabatan Kepala Staf Kostrad pada 28 Juni 2019.

Kivlan kemudian menjadi perwira tinggi tanpa jabatan di Mabes TNI. Sedangkan Wiranto saat itu menjabat Panglima ABRI. Wiranto lalu memerintahkan Kivlan untuk membentuk PAM Swakarsa dalam rangka pengamanan Sidang Istimewa MPR pada 10-13 November 1998.

Baca Juga: Video HK Akui Kivlan Zen Suruh Bunuh Wiranto dan Luhut Panjaitan

Di awal pembentukannya, Kivlan diberikan uang Rp 400 juta oleh Wiranto melalui Setiawan Djodi. Namun, dana itu dinilai tak memenuhi kebutuhan akomodasi anggota Pam Swakarsa.

Kivlan mengaku harus meminjam dari sana-sini untuk menutupi kebutuhan akomodasi tersebut. Akibat hal itu, Kivlan pun merasa dirugikan secara materiel dan imateriel. (Knu)

Baca Juga: 4 Gugatan Praperadilan Kivlan Zen Resmi Terdaftar


Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH