Digadang Jadi Calon Menteri, Begini Tanggapan Ahok Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kiri) berjalan bersama anggota DPR terpilih Yohanis Fransiskus Lema saat berada di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (13/8/20

MerahPutih.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menanggapi kabar bahwa dirinya menjadi calon menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.

Ahok mengatakan bahwa masih banyak yang lebih baik dari dirinya untuk ditempatkan sebagai menteri di Kabinet Kerja Jilid II.

Baca Juga: Berkunjung ke NTT, Ahok Akan Berdialog dengan Para Tokoh Agama

Mantan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Antaranews)
Mantan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Antaranews)

"Masih banyak yang lebih baik dari saya, untuk ditempatkan menjadi menteri," ujarnya di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (13/8)

Hal ini disampaikannya usai berdialog dengan sejumlah tokoh agama di Kota Kupang serta akademisi dari beberapa universitas di ibu kota provinsi berbasis kepulauan itu.

Pria yang saat ini lebih suka dipanggil dengan sebutan BTP tersebut menambahkan bahwa siapapun yang menjadi menteri di kabinet pimpinan Presiden Jokowi, semua penunjukan adalah kewenangan presiden.

Baca Juga: Pengamat Nilai Pos-Pos Menteri Ini Cocok untuk Ahok

"Semuanya itu kewenangan dari Presiden Jokowi. Saya tugasnya jalan-jalan ke daerah saja," katanya dilansir Antara

Menurut dia, dirinya tak akan masuk dalam struktur Kabinet Kerja Jilid II Presiden Jokowi. "Saya kira saya tidak ya," ucapnya.

Sementara itu terkait menjadi gubernur NTT untuk periode 2024, dia mengatakan tak ingin menjadi gubernur NTT.

"Pak Viktor masih memimpin dengan bagus kok," ungkapnya.

Dia juga mengaku bahwa kedatangannya ke Kota Kupang dengan tujuan ingin berinvestasi pakan ternak di salah satu kabupaten di Pulau Timor.

Basuki Tjahaja Purnama. Foto: (ANTARA/M Agung Rajasa)
Basuki Tjahaja Purnama. Foto: (ANTARA/M Agung Rajasa)

Baca Juga: Ahok Mau Berpolitik Lagi, Jokowi: Terserah

Selain ingin berinvestasi dan berdialog dengan tokoh agama dan akademisi, dia juga dijadwalkan berdialog dengan masyarakat Kota Kupang mulai pukul 17.00 Wita. (*)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH