Diduga Terlibat Nepotisme, Kubu Oposisi Mulai Tekan PM Abe Wapres AS Mike Pence dan PM Jepang Shinzo Abe bersulang saat jamuan makan yang diselenggarakan Abe di kediaman resmi perdana menteri di Tokyo, Jepang,(ANTARA FOTO/REUTERS/ Kiyoshi Ota/Pool)

MerahPutih.Com - Perdana Menteri Shinzo Abe mendapat tekanan keras dari kubu oposisi. Abe diduga terlibat dalam skandal nepotisme yang membuatnya kehilangan pengaruh.

Ada beberapa dokumen dari kementerian yang menimbulkan kecurigaan bahwa Abe memiliki kesepakatan dengan sejumlah orang melalui perjanjian yang dipalsukan.

Tuduhan bahwa seorang penyelenggara sekolah, yang memiliki hubungan dengan istri Abe, Akie, mendapat kesepakatan atas tanah untuk sekolah di kota Osaka menyurutkan ketenaran perdana menteri tersebut pada tahun lalu.

Mantan kepala penyelenggara sekolah dan istrinya ditangkap pada Juli, karena dicurigai menerima subsidi secara tidak sah.

Abe, dalam tahun keenamnya menjabat dan mengincar perpanjangan masa jabatan tiga tahun sejak September, tampak meninggalkan masalahnya dengan kemenangan besar pemilihan umum untuk kelompok penguasa pemerintahan pada Oktober.

Meski begitu, pada pekan lalu, surat kabar Asahi melaporkan bahwa beberapa dokumen tentang penjualan tanah mungkin telah dipalsukan. Hal tersebut menyusul pengungkapan kementerian keuangan yang menyimpan dokumen-dokumen yang menurut pejabat tidak lagi ada.

Dengan di bawah tekanan dari partai berkuasa bersama dengan pihak oposisi, kementerian tersebut pada Kamis (8/3) memberi rilisan ke parlemen sebanyak ratusan halaman dari apa yang dikatakannya sebagai salinan dokumen asli, namun anggota parlemen oposisi mengatakan bahwa keraguan mereka tetap ada.

"Ini bukan hanya masalah apakah dokumen diubah atau tidak. Ini adalah masalah yang menghancurkan fondasi politik," kata Renho, anggota parlemen majelis tinggi dari Partai Demokratik Konstitusional Jepang oposisi, yang menuju pada satu nama.

"Jika kata-kata di parlemen dan dokumen yang diajukan oleh pemerintah tidak benar, kita tidak bisa memperdebatkan apapun," demikian Renho kepada anggota dewan lainnya sebagaimana dilansir Antara dari Reuters.

Blok penguasa Abe memiliki mayoritas besar di kedua majelis parlemen, sehingga cengkeraman pada kekuasaan tampaknya tidak terkena risiko. Namun, dukungan yang merosot dapat mempersulit upayanya untuk masa jabatan tiga tahun ketiga sebagai pemimpin Partai Liberal Demokrat dalam pemilihan partai September.

Keterpilihan Abe kembali akan menempatkannya pada jalur menjadi perdana menteri terlama Jepang.

Abe telah membantah bahwa dia atau istrinya berpihak pada mantan kepala penyelenggara sekolah Moritomo Gakuen, Yasunori Kagoike.

Pada pertemuan Kamis komite anggaran majelis tinggi - yang diboikot oleh sebagian besar anggota parlemen oposisi - Abe mengatakan bahwa kementerian keuangan harus melakukan "upaya maksimal" untuk segera menjelaskan situasinya, demikian pernyataan yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Taro Aso.

Aso, sekutu dekat Abe, bisa berakhir di kursi panas jika ternyata pejabat kementeriannya mengganti dokumen yang disetujui.

"Jika laporan Asahi benar, itu akan menjadi masalah tanggung jawab Aso," kata mahaguru ilmu politik Universitas Nihon Tomoaki Iwai.(*)


Tags Artikel Ini

Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH