Diduga Sebarkan Hoaks Megawati Sakit, Youtuber Ini Dilaporkan ke Polisi DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta melaporkan YouTuber Hersubeno Arief ke Polda Metro Jaya. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

MerahPutih.com - DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melaporkan Youtuber berinisial HA di SPKT Polda Metro Jaya pada Rabu (15/9).

Laporan tersebut diterima penyidik dengan nomor surat LP/B/4565/IX/SPKT/Polda Metro Jaya.

HA dilaporkan terkait dengan unggahan hoaks dalam kanal Youtube yang menyebut Megawati Soekarnoputri mengalami koma dan tengah dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta.

Baca Juga:

Megawati Angkat Bicara Dikabarkan Kritis di RSPP Jakarta

"Soal Ibu Megawati Soekarnoputri mengalami sakit atau koma, kami resmi melaporkan, terlapornya Hersubeno Arief dan kawan-kawan," kata Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum dan Keamanan DPD PDI Perjuangan Ronny Talapessy di Polda Metro Jaya, Rabu (15/9).

Dalam hal ini, sejumlah barang bukti termasuk video unggahan telah diserahkan ke polisi.

  Megawati Soekarnoputri saat berbicara Pilkada Serentak 2017 di Kantor DPP PDIP, Jakarta. (MP/Dery Ridwansah)
Megawati Soekarnoputri saat berbicara Pilkada Serentak 2017 di Kantor DPP PDIP, Jakarta. (MP/Dery Ridwansah)

"Kami siapkan bukti transkrip dari beberapa media online kemudian ada juga video yang dimasukkan ke dalam flashdisk serta menyiapkan beberapa saksi," terangnya.

Rony menilai, informasi itu sangat berbahaya karena terkesan menghina sosok Megawati.

"Jelas ini sangat berbahaya dan dapat menimbulkan hal yang tidak baik," jelas Ronny.

Baca Juga:

Disuruh Hasto, Megawati Mejeng Saat Pembukaan Sekolah Partai

Terkait dengan unggahan tersebut, HA disangkakan dengan pasal 28 ayat 2 juncto pasal 45 ayat a UU ITE dan pasal 14 atau 15 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Sebagai informasi, Youtuber HA disebut mengabarkan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri koma dan dirawat di RSPP.

Video tersebut tayang melalui channel Hersubeno Point dan telah ditonton lebih dari 400 ribu orang. (Knu)

Baca Juga:

Hasto Tegaskan Megawati dalam Kondisi Sehat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Luka Warga Palestina akibat Serangan Israel Hasil Make Up
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Luka Warga Palestina akibat Serangan Israel Hasil Make Up

Beredar unggahan berupa video di Twitter oleh akun @Gsiwalette menampilkan sejumlah warga Palestina sedang dirias wajahnya untuk membuat tampilan luka-luka berdarah.

Kemenkes Tegaskan Informasi Puluhan Wartawan Terkapar Usai Divaksin Hoaks
Indonesia
Kemenkes Tegaskan Informasi Puluhan Wartawan Terkapar Usai Divaksin Hoaks

Kemenkes menyampaikan bahwa informasi ada puluhan awak media terkapar hingga pingsan pasca-disuntik vaksin COVID-19 tidak benar.

Adik Legislator PDIP Diduga Ikut Jadi Vendor Bansos COVID-19
Indonesia
Adik Legislator PDIP Diduga Ikut Jadi Vendor Bansos COVID-19

Sebelum memeriksa Rakyan, penyidik telah menggeledah rumah orangtua Ihsan

Wagub DKI Yakin Masih Ada Lokasi Pemakaman Jenazah COVID-19 di Jakarta
Indonesia
Wagub DKI Yakin Masih Ada Lokasi Pemakaman Jenazah COVID-19 di Jakarta

Akhir-akhir ini angka kematian akibat ataupun terkait COVID-19 makin tinggi

Warga Diimbau tidak Kucilkan Keluarga Terduga Teroris ZA
Indonesia
Warga Diimbau tidak Kucilkan Keluarga Terduga Teroris ZA

Kapolsek Ciracas, Kompol Jupriono mengimbau masyarakat sekitar untuk tak mengucilkan keluarga terduga teroris ZA.

PBNU: Pernyataan Paul Zhang Penghinaan Terhadap Umat Islam
Indonesia
PBNU: Pernyataan Paul Zhang Penghinaan Terhadap Umat Islam

Kepada seluruh umat Islam, Helmy juga mengimbau tetap tenang

Komisioner KPI Enggak Tahu Ada Pegawainya Lakukan Tindakan Tak Senonoh
Indonesia
Komisioner KPI Enggak Tahu Ada Pegawainya Lakukan Tindakan Tak Senonoh

MS tidak pernah menyampaikan secara langsung dugaan kasus yang menerpa dirinya

Sekolah Tatap Muka SMP di Surabaya Dimulai Awal Desember
Indonesia
Sekolah Tatap Muka SMP di Surabaya Dimulai Awal Desember

Sekolah tatap muka untuk para siswa-siswi SMP di Kota Surabaya akan dimulai pada awal Desember 2020.

Tarif PPh 35 Persen Bagi Berpendapatan Rp 5 Miliar Berikan Keadilan
Indonesia
Tarif PPh 35 Persen Bagi Berpendapatan Rp 5 Miliar Berikan Keadilan

Pajak dari golongan tersebut nantinya akan memperbaiki postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta memperlebar ruang fiskal.

Polda Metro Minta Haris Azhar dan Fatia Kontras Hadiri Pemeriksaan
Indonesia
Polda Metro Minta Haris Azhar dan Fatia Kontras Hadiri Pemeriksaan

Polda Metro Jaya melayangkan surat pemanggilan pemeriksaan terhadap Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator Kontras Fatia.