Diduga Jadi Makelar Kasus, Oknum Lawyer dan Sesjamdatun Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Ilustrasi penegakan hukum (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

MerahPutih.com - Seorang pengacara bernama Natalia Rusli dan Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Sesjamdatun), Chaerul Amir dilaporkan ke polisi atas dugaan makelar kasus.

Laporan itu diterima polisi dengan LP No 1671/III/ YAN 2.5 /2021 / SPKT PMJ Tanggal 26 Maret 2021 tertera nama Natalia Rusli dan Chaerul Amir sebagai Terlapor dengan pasal 378 Penipuan.

Baca Juga

Kapolda Metro Diminta Tindak Makelar Kasus yang Diduga Libatkan Anak Buahnya

Pelapor ialah Advokat Jaka Maulana dari LQ Indonesia Lawfirm yang mendapatkan kuasa dari korban penipuan berinisial SK. Perkara itu berawal dari Christian Halim, anak kandung SK yang ditahan di Polda Jatim karena masalah sengketa infrastruktur.

SK bertemu dengan Natalia Rusli yang mengaku sebagai pengacara dan menjanjikan bisa menangguhkan penahanan anaknya yang ditahan di Polda Jawa Timur melalui Chaerul Amir yang saat itu menjabat sebagai Sesjamdatun.

Chaerul Amir mengaku mampu memberikan penangguhan penahanan bagi anaknya SK yang ditahan dengan imbalan uang Rp500 juta, maka SK menyerahkan uang sejumlah Rp500 juta dalam pecahan 100 dollar US kepada Natalia Rusli.

Advokat Jaka Maulana dari LQ Indonesia Lawfirm
Advokat Jaka Maulana dari LQ Indonesia Lawfirm. Foto: Istimewa

Tak lama kemudian Natalia kembali meminta uang sebesar Rp1 miliar dalam pecahan 100 US Dollar, katanya untuk mengurangi tuntutan jaksa. Dari sana ibu SK mulai ragu dan juga sudah tidak ada uang lagi.

"Anak saya belum keluar dari tahanan, kenapa menawarkan pengurangan tuntutan? Sehingga saya menolak, memberikan Rp1 miliar," tegasnya.

Ternyata, penangguhan penahanan yang dijanjikan tidak kunjung turun dan sidang berlanjut hingga Christian Halim tetap ditahan.

"Penahanan anaknya tidak pernah dikabulkan. Christian Halim masih ditahan dan sidang atas perkara yang menjeratnya tetap berlanjut," lanjut ibu SK.

Chaerul Amir membantah tuduhan penipuan terhadapnya. SK diakui memang pernah menemuinya ketika Chaerul menjabat sebagai Inspektur IV di Pengawasan Kejaksaan Agung.

Kala itu SK melaporkan jika anaknya dikriminalisasi. "Lalu saya sampaikan buat saja laporan pengaduan secara resmi ke Kejaksaan," ungkap Chaerul. (Asp)

Baca Juga

KPK Tetapkan Makelar Tanah Tersangka Kasus Korupsi RTH Bandung

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kapolri: UU ITE Digunakan untuk Saling Lapor dan Berpotensi Timbulkan Polarisasi
Indonesia
Kapolri: UU ITE Digunakan untuk Saling Lapor dan Berpotensi Timbulkan Polarisasi

Ada kesan UU ITE hanya keras terhadap kelompok tertentu

PPSU Tewas Tabrak Lari, Anies: Pelaku Jangan Pengecut
Indonesia
PPSU Tewas Tabrak Lari, Anies: Pelaku Jangan Pengecut

"Ke pelaku ambil sikap bertanggung jawab jangan pengecut," papar Anies.

Wagub DKI Minta Semua Pihak Tegur Warga Pelanggar Protokol Kesehatan
Indonesia
Wagub DKI Minta Semua Pihak Tegur Warga Pelanggar Protokol Kesehatan

Keberhasilan PSBB masa transisi mengendalikan penularan COVID-19 dapat berjalan efektif tergantung dari kedisiplinan dan perilaku masyarakat.

Hukuman bagi Warga Nekat Mudik Tengah Dibahas
Indonesia
Hukuman bagi Warga Nekat Mudik Tengah Dibahas

Pemerintah menggodok penerapan sanksi bagi warga yang nekat mudik Lebaran tahun 2021.

Wapres Tegaskan Pembangunan Papua Melalui Pendekatan Wilayah Adat
Indonesia
Wapres Tegaskan Pembangunan Papua Melalui Pendekatan Wilayah Adat

Wapres menyatakan komitmen pemerintah untuk memberikan perlindungan dan pemberdayaan bagi masyarakat Papua.

Kasus Edhy Prabowo, KPK Buka Peluang Jerat PT ACK Tersangka Korporasi
Indonesia
Kasus Edhy Prabowo, KPK Buka Peluang Jerat PT ACK Tersangka Korporasi

"KPK tidak segan untuk menetapkan pihak-pihak lain sebagai tersangka dalam perkara ini termasuk tentu jika ada dugaan keterlibatan pihak korporasi," kata Ali

Banjir Bandang Luwu Utara tidak Terkait Aktivitas Gempa
Indonesia
Banjir Bandang Luwu Utara tidak Terkait Aktivitas Gempa

Sebelum banjir Luwu Utara, terjadi empat kali gempa berkala di Luwu Utara

Bantuan Sosial Tunai Triwulan I untuk Warga DKI Cair Hari Ini
Indonesia
Bantuan Sosial Tunai Triwulan I untuk Warga DKI Cair Hari Ini

Pemprov DKI Jakarta hari ini mencairkan dana bantuan sosial (Bansos) kepada warga pemegang kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Anak Jakarta (KAJ).

Kala Pesohor Jadi Pendengung RUU Cipta Kerja
Indonesia
Kala Pesohor Jadi Pendengung RUU Cipta Kerja

Sedikitnya 21 pesohor yang memiliki pengikut berjibun di media sosial, dikerahkan mengkampanyekan atau mejadi pendengung dengan tagar #IndonesiaButuhKerja.

Begini Cara Pemprov DKI Rayu Orang Tua Izinkan Anaknya Belajar Tatap Muka
Indonesia
Begini Cara Pemprov DKI Rayu Orang Tua Izinkan Anaknya Belajar Tatap Muka

Pemprov DKI Jakarta terus melakukan upaya agar orang tua mau mengizinkan anaknya untuk ikut sekolah tatap muka di tengah pandemi COVID-19. Mengingat saat ini antusias orang tua masih rendah memperbolehkan anaknya belajar di sekolah.