Didominasi Perempuan, 275 Pasien di RSDC Wisma Atlet Masih Berjuang Sembuh Pasien COVID-19 berjemur di halaman Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Jumat (28/5/2021). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/foc.

MerahPutih.com - Jumlah pasien yang dirawat di RSDC Wisma Atlet, per Senin (4/10), kini berjumlah 275 pasien COVID-19.

Mereka dirawat di empat tower berbeda yakni Tower 4, 5, 6, dan 7.

Jumlah tersebut berkurang 1 orang dari yang sebelumnya berjumlah 276 pasien.

Baca Juga:

Berkurang Satu, Pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet 377 Orang

Hal terbut berdasarkan data atau laporan harian yang disampaikan Kepala Penerangan Kogabwilhan I TNI Kolonel Marinir Aris Mudian.

Jumlah data harian sejak Sabtu akhir pekan kemarin terdapat 25 pasien baru masuk RSDC Wisma Atlet.

Dari jumlah itu, sebanyak 12 pasien sudah pulang.

Adapun jumlah total pasien di RSDC hari ini terdiri atas 103 laki-laki dan 172 perempuan.

  Dokumentasi Wisma Atlet, di Kemayoran, Jakarta Pusat. ANTARA/Muhammad Zulfikar
Dokumentasi Wisma Atlet, di Kemayoran, Jakarta Pusat. ANTARA/Muhammad Zulfikar

Saat ini, jumlah keterisian tempat tidur di RSDC Wisma Atlet di angka 3,48 persen. Artinya, dari 7.894 tempat tidur yang tersedia, masih terdapat 7.619 tempat tidur kosong.

Sekadar informasi, semenjak dibuka pada Maret 2020 silam, RSDC Wisma Atlet sudah menangani sebanyak 128.203 orang terkonfirmasi positif COVID-19.

Sementara untuk jumlah yang keluar dari RSDC tercatat sebanyak 127.928 orang.

Pasien yang keluar terdiri atas 126.295 pasien sembuh, 1.037 pasien dirujuk ke rumah sakit lain.

Sedangkan pasien COVID-19 yang meninggal di RSDC Wisma Atlet total sebanyak 596 orang.

Teranyar, pemerintah memperbarui informasi perkembangan kasus harian COVID-19 pada Minggu (3/10).

Baca Juga:

Pasien COVID-19 Yang Dirujuk ke Wisma Atlet Terus Melandai

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan ada 1.142 kasus baru.

Data tersebut tercatat sejak Sabtu (2/10) pukul 12.00 WIB, hingga Minggu pukul 12.00 WIB.

Dengan penambahan itu, kini ada 4.219.284 kasus COVID-19 di Indonesia, terhitung sejak 2 Maret 2020.

Penambahan kasus didapatkan dari hasil pemeriksaan terhadap 238.058 spesimen dalam 24 jam terakhir. (Knu)

Baca Juga:

Pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Bertambah Tiga Orang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
59 Persen Warga Bandung Telah Divaksin Dosis Pertama
Indonesia
59 Persen Warga Bandung Telah Divaksin Dosis Pertama

Yana yakin apabila ketersediaan vaksin aman, maka pada September mendatang, target 70 persen warga Kota Bandung tervaksin bisa tercapai. Kota Bandung diperkuat 1.000 orang vaksinator.

Pemerintah Sri Lanka Tutup Sekolah Islam dan Larang Wanita Muslim Bercadar
Dunia
Pemerintah Sri Lanka Tutup Sekolah Islam dan Larang Wanita Muslim Bercadar

"Pada masa-masa awal kami, wanita dan gadis Muslim tidak pernah mengenakan cadar. Itu adalah tanda ekstremisme agama yang muncul baru-baru ini. Kami pasti akan melarangnya," ucap dia

Perjalanan Dinas Bidang Penindakan Tetap Gunakan Anggaran KPK
Indonesia
Perjalanan Dinas Bidang Penindakan Tetap Gunakan Anggaran KPK

"Untuk mengantisipasi timbulnya konflik kepentingan pada proses penanganan suatu perkara, kegiatan pada bidang penindakan tetap menggunakan anggaran KPK," kata Ali

Selain Izin, Menteri Edhy Diduga Terima Suap Pengiriman Benur
Indonesia
Selain Izin, Menteri Edhy Diduga Terima Suap Pengiriman Benur

Aliran uang dari para eksportir baik yang terkait perizinan dan proses pengiriman menjadi materi yang didalami tim penyidik saat memeriksa Edhy sebagai saksi kasus dugaan suap izin ekspor benur.

PT Pos Targetkan 100 Persen Bansos Tunai Cair di April
Indonesia
PT Pos Targetkan 100 Persen Bansos Tunai Cair di April

"Pos Indonesia mendukung usaha percepatan pemulihan ekonomi, lebih cepat, lebih baik. Kami mendukung program-program dan kebijakan dari pemerintah dalam memperkuat kembali ekonomi nasional," kata Faizal.

Draf Perpres Pemulihan Korban Tidak Ungkap Pelaku Pelanggaran HAM
Indonesia
Draf Perpres Pemulihan Korban Tidak Ungkap Pelaku Pelanggaran HAM

Untuk kasus pelanggaran HAM masa lalu, negara tidak akan meminta maaf

PDIP Tolak Perubahan RPJMD Gegara Anies Belum 'Lunasi' Janji
Indonesia
PDIP Tolak Perubahan RPJMD Gegara Anies Belum 'Lunasi' Janji

Kenapa RPJMD mau diubah? Wong banyak target program unggulan gubernur tidak tercapai

MUI Bogor Diminta Turun Tangan Tangani Demo FPI
Indonesia
MUI Bogor Diminta Turun Tangan Tangani Demo FPI

MUI juga diminta melakukan langkah persuasif kepada massa

Kasus Ibu Arteria Dahlan dengan Perempuan Ngaku 'Anak Jenderal' Bakal Diurus MKD
Indonesia
Kasus Ibu Arteria Dahlan dengan Perempuan Ngaku 'Anak Jenderal' Bakal Diurus MKD

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi pun turun tangan atas kasus tersebut. Bahkan meminta keduanya berdamai karena baik perempuan yang disebut membentak maupun Arteria sama-sama sisebut satu keluarga partai.